Jum'at, 18 Januari 2019
Follow:
Home
Berwisata Sambil Panen Sayuran
Minggu, 29/03/2015 - 17:30:12 WIB
 
 

Pekanbaru (klikriau.com) - Mulai hitungan tiga, ya? Satu, dua, tiga, serentak anak-anak itu mencabut pokok batang kangkung dan mengangkatnya ke atas. Tanah pun beterbangan di atas kepala. Namun mereka tetap ceria.
    
Begitulah suasana puncak acara Panen Perdana di Kebun Kompleks Pemda Arengka Komunitas Pekanbaru Berkebun. Sekitar 65 murid SD Muhamadiyah 3 Pekanbaru bersama enam gurunya, ikut panen perdana kangkung di lahan seluas 500 meter persegi itu.
   
"Kita memang mengundang murid SD Muhamadiyah 3 Pekanbaru untuk acara Panen Perdana di kebun percontohan milik Komunitas Pekanbaru Berkebun," kata Yul Achyar, Koordinator PKU Berkebun.
   

 
Dua tenaga ekpert di komunitas Pekanbaru Berkebun, Yasrul Yus dan  Beri Rahmat Catra menerangkan kepada murid asal tanaman, ada yang dari biji dan ada yang dari stek.

"Untuk sayuran yang ditanam di lahan PKU Berkebun, rata-rata ditanam dari biji, seperti kangkung, bawang, cabe, melon, mentimun, labu dan jagung," kata Beri.

Usai dikenalkan tentang tanaman, murid diajak langsung praktek cara menanam biji kangkung. "Satu lubang dimasukan tiga biji benih. Usai ditaruh, langsung ditutup dengan tanah dan disiram," ujar Yasrul.

Mereka dengan cepat memahami apa yang dikatakan para penggiat dari komunitas PKU Berkebun. Terlihat tidak ada yang salah dalam cara menanam mereka.

Acara pun dilanjutkan dengan panen kangkung. Tanaman kangkung milik PKU Berkebun ini merupakan hasil panen perdana. "Untuk memanen kangkung darat, caranya tanah harus dibasahi terlebih dahulu. Kemudian, kita pegang pokok tanaman kangkung, baru kemudian dicabut," ujar Beri menerangkan cara panen kangkung.

Suasana jadi riuh ketika mereka disuruh memanen serentak setelah aba-aba hitungan. Saling cepat memanen, sehingga tanah beterbangan. Tak ada raut marah, ketika kepala mereka tersiram tanah, yang ada wajah ceria.

"Ini pertama kali Cindi, ikut panen sayur. Sebelumnya tidak pernah merasakan memanen sayur langsung dari kebunnya," ujar Cindi, murid kelas 6 SD Muhamadiyah.

Begitu juga dengan Fathia, dia merasa senang bisa menanam kangkung dan memanen kangkung langsung dari kebunnya.

Urban Farming

"Tujuan komunitas Pekanbaru Berkebun memang mengajak banyak orang untuk mencintai tanaman. Kalau sudah cinta, maka akan banyak orang terlibat berkebun, sesuai konsep jaringan dari Indonesia Berkebun, Urban Farming," tambah Yul.

Disebutkan, komunitas PKU Berkebun adalah salah satu jaringan dari ID Berkebun yang sudah berdiri sejak 20 Februari 2011. Dalam konsepnya, jaringan ini bertujuan untuk menyebarkan semangat positif untuk lebih peduli kepada lingkungan dan perkotaan dengan program urban farming.

"Komunitas ini lebih memanfaatkan lahan tidur di kawasan perkotaan yang diubah menjadi lahan perkebunan produktif. Seperti kebun milik PKU Berkebun ini. Tadinya lahan ini lahan kosong dipenuhi semak belukar. Setelah mendapat izin dari pemilik lahan, lalu kami berenam dari penggagas membersihkan lahan kosong itu menjadi  lahan perkebunan," ujar Yul yang sehari-hari berprofesi sebagai PNS di Dinas Pariwisata Provinsi Riau ini.

Di lahan itu, komunitas ini menanam berbagai sayuran yang menjadi tanaman kehidupan. Berbagai jenis tanaman yang ditanam adalah, selain kangkung juga ada tomat, bawang merah, cabe merah, cabe rawit, bayam, coisim atau sawi, bunga kol (bunga lobak), melon oranje dan hijau, labu, buncis, mentimun, jagung, wortel, dan terong.

"Memang jenisnya banyak ditanam di sini, supaya lahan bisa menjadi lahan percontohan bagi semua anggota komunitas dan mereka yang suka berkebun," tambah Yasrul Yus.

Lahan percontohan itu sudah berdiri sejak dua bulan lalu, mulai dari pembersihan lahan hingga tanam perdana. Dari semua jenis tanaman yang ditanam itu, baru kangkung yang bisa dipanen. Tanaman lain, karena musim kemarau kemarin, sempat terhalang pertumbuhannya.

Hadiah Hidroponik
   
SD Muhamadiyah 3 Pekanbaru yang berkunjung ke Kebun Pekanbaru Berkebun, selain mendapat ilmu tentang tanaman, sekolah ini juga mendapat tiga paket hidroponik system Wicks dari komunitas.
   
"Kita berharap dengan pemberian paket ini, sekolah bisa mengajarkan ke muridnya untuk mengenal tanaman," ucap Yul.
   
Tiga paket hidroponik itu langsung diterima oleh Wali Kelas 6, Yaumidar Syam, mewakili SD Muhamadiyah 3 Pekanbaru.*mimbar-bbg


 
Berita Terbaru >>
Tetap Awet Muda, Ini Rahasia Ira Koesno si Pemandu Debat Capres
Berbeda Pendapat Sebuah Kewajaran, Tapi Tetap Ada Adabnya
Kejati Pimpin Serah Terima Tiga Kejari di Riau
Luhut Binsar Panjaitan Panen Raya dan Bagikan Sertifikat di Siak
Vanessa Angel Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Prostitusi Online
Aris 'Idol' Ditangkap Karena Penyalahgunaan Narkoba
Kunjungi Siak, Menko Kemaritiman Puji Sikap Patriot Sultan Syarif Kasim II
Pemko Pekanbaru Kembali Agendakan Relokasi PKL Teratai
Mandeh Run 2019 di Surga Wisata Tersembunyi
Dinas PUPR Dumai Hentikan Proyek Tanpa Izin
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com