Senin, 25 Maret 2019
Follow:
Home
Wisata ke Kawah Gunung Papandayan
Sabtu, 06/06/2015 - 01:16:39 WIB
 
 

Gunung Papandayan merupakan sebuah gunung dengan ketinggian 2665 mdpl,
gunung ini merupakan gunung berapi yang masih aktif berada di daerah kecamatan Cisurupan, Kab.Garut. Disebelah selatan gunung ini terdapat Gunung Guntur, dan disebelah timurnya terdapat Gunung Cikuray yang menjulang menembus langit Garut.

Gunung Papandayan merupakan kerucut paling selatan dari deretan gunung
api di priangan selatan yang telah diklasifikasikan (sejak zaman penjajahan Belanda) sebagai gunung aktif yang cukup berbahaya di Jawa Barat. Letusan-letusan yang terjadi sejak dahulu kala membuat wujud gunung ini seperti potongan tapal kuda.

Kawah tertuanya terletak di Tegal Alun-alun yang telah lama mati dan berubah menjadi padang terbuka. Dinding kawah tua ini membentuk kompleks pegunungan dengan puncak-puncaknya yaitu Gunung Malang (2675 Mdpl), Gunung Masigit (2619 Mdpl), Gunung Saroni (2611 Mdpl) dan Gunung Papandayan (2665 Mdpl) yang mengelilingi Tegal Alun-alun. Di padang inilah muncul mata air yang menjelma menjadi Sungai Ciparugpug.

Disekitar areal tapal kuda ini, kita juga dapat melihat gunung-gunung kecil yang mengelilingi Gunung Papandayan, antara lain Gunung Puntang (2555 Mdpl), Gunung Walirang (2238 Mdpl), Gunung Tegal Paku (2225 Mdpl) dan Gunung Jaya (2422 Mdpl). Sementara dilembah diantara Gunung Puntang dan Gunung Walirang terdapat sungai Cibeureum Gede yang mengalir ke Sungai Cimanuk.

Akses Menuju Gunung Papandayan

Untuk mencapai gunung papandayan ini dapat ditempuh dengan menggunakan
perjalanan darat. Terdapat dua akses untuk mencapai tempat ini yang
pertama dari Cisurupan dan yang ke dua dapat diakses melalui Pangalengan, namun untuk akses jalur yang kedua dibutuhkan kendaraan yang mumpuni untuk mengatasi treknya dan dibutuhkan pemandu untuk menembus trek dari daerah Pangalengan menuju Gunung Papandayan ini.

Bagi yang membawa kendaraan pribadi dari Kota garut dapat langsung
menuju pertigaan Cisurupan, disini baraya akan menemukan plang Selamat
Datang di Gunung Papandayan. Setelah menemukan titik ini anda aman, jika
masih ragu bisa melakukan sosped aka bertanya pada orang sekitar dan
selanjutnya bisa menuju parkiran Gunung Papandayan.

Fasilitas di Gunung Papandayan

Gunung ini sendiri telah dilengkapi dengan beberapa fasilitas yang memungkinkan wisatawan dan para peneliti untuk berkunjung ke sini.
Lapangan parkir seluas lapangan bola. MCK, Mushola, warung-warung
makanan dan sekumpulan pemandu yang terlatih baik pengetahuan dan
kemampuan bahasa inggrisnya cukup dapat memanjakan dan membantu kita
untuk lebih dalam memahami isi gunung dan kekayaan hutan yang ada di
Gunung papandayan.

Di Gunung Papandayan terdapat empat kawah istimewa yang terbentuk karena
letusan dahsyatnya dimasa silam, kawah tersebut adalah Kawah Mas, Kawah
Baru, Kawah Nangklak, dan Kawah Manuk. View kawah-kawah ini sudah dapat
terlihat dari Garut kota, terlebih jika kita telah memasuki wilayah
Bayongbong, sebuah kecamatan sebelum memasuki darah Cisurupan.

Daya Tarik Wisata

Lalu apa sebetulnya yang menjadi daya tarik wisatawan untuk Gunung
Papandayan ini? Karena Gunung Papandayan merupakan gunung berapi aktif
yang memiliki kawah tentunya kawah merupakan salah satu daya tarik yang
kerap kali dijadikan tujuan wisata, baik itu wisatawan domestik maupun
wisatawan luar negeri. Selain itu ada sabana yang sangat luas dan indah,
daerah ini merupakan padang rumput yang memiliki luas 8 Hektare, daerah
ini bernama Pondok Saladah, sebuah tempat yang sangat tidak asing lagi
bagi para pendaki gunung. Pondok Saladah berada pada ketinggian 2288 mdpl.

Objek-objek wisata mempesona yang terdapat di gunung ini terbentuk
secara alamiah dari proses vulkanisma yang telah berlangsung di masa
lampau. Aktivitas yang terjadi selama beratus-ratus tahun ini, telah
menghasilkan dan meninggalkan bentuk-bentuk alam yang khas berupa kerucut gunung api, kawah, singkapan bebatuan dan terbentuknya struktur-struktur baru berupa curug (air terjun), danau, mata air panas, lubang semburan uap panas dari dalam tanah, kolam-kolam mendidih dan endapan belerang berwarna kuning yang menyatu dengan bentang alam yang di penuhi batuan berserakan dan dataran-dataran terbuka yang diselimuti rerumputan dan tumbuhan edelweis yang indah atau hutan-hutan tua berbalut lumut yang menakjubkan.

Flora dan Fauna Gunung Papandayan

Beberapa flora has yang dapat kita temukan di Gunung Papandayan
diantaranya Pohon Suagi ( Vaccinium valium ), Edelweis (Anaphalis
javanica), Puspa (Schima walichii), Saninten (Castanea argentea), Pasang
(Quercus platycorpa), Kihujan (Engelhardia spicata), Jamuju (Podocarpus
imbricatus ), dan Manglid (Magnolia sp ). Sedangkan potensi fauna
kawasan diantaranya Babi Hutan ( Sus vitatus ), Trenggiling (Manis
javanicus), Kijang (Muntiacus muntjak), Lutung (Trachypitecus auratus )
serta beberapa jenis burung antara lain Walik (Treron griccipilla ), dan
Kutilang ( Pycononotus aurigaste ).

Gunung Papandayan mempunyai kawasan hutan Dipterokarp Bukit, hutan
Dipterokarp Atas, hutan Montane, dan hutan Ericaceous.*klik-int

     

 
Berita Terbaru >>
Makin Berat, Fredrich Yunadi Divonis MA 7,5 Tahun Penjara
KI dan Fitra Riau Gelar Bimtek Pengelolaan Informasi Berbasis Teknologi
PWI Riau Gelar Pelatihan Jurnalistik Wartawan Migas
Ada KPK Gadungan Coba Peras Keluarga Penyuap Romi
Upaya Padamkan Api, Water Bombing Sisiri Kawasan Karhutla di Riau
Kasus Duel Siswa dan Kepsek SMAN 2 Rakit Kulim Inhu Berakhir Damai
Waduh, 86 Hotspot Kepung Riau Hari Ini
Bantu Dana Pendidikan Daerah Tertinggal, Komunitas Anak Ceria Galang Dana di CFD
FPI Bantu Masyarakat Koto Aman yang Menunggu Nasib di Bawah Fly Over
Tertarik Cangkang Sawit, Pengusaha Jepang Temui Gubri
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com