Minggu, 21 Juli 2019
Follow:
Home
Ingat, Ini Tanda Keputihan Tak Normal
Jumat, 18/03/2016 - 07:33:21 WIB
  Ilustrasi ( net)
 

JAKARTA (klikriau.com)- Keputihan, ‎setiap wanita mungkin pernah mengalami hal ini . Masalah wanita yang satu ini memang tidak bisa dianggap sepele karena cairan berlebih dari vagina ini bisa bersifat fisiologis (normal) ataupun tanda suatu penyakit.

Kepala departemen Obgyn RSCM-FKUI Budi Iman Santoso, SpOG (K), keputihan normal biasanya dialami wanita ketika mendekati haid, pubertas, sesudah haid, stres maupun wanita yang memiliki mobilitas tinggi.

"Jika keputihan tidak normal, biasanya ditandai dengan bau menyengat, kekuningan bahkan hijau. Biasanya ini terjadi karena akumulasi kuman dan tanda penyakit," kata Budi,  Kamis (17/3).

Menurut Budi, pada kasus tertentu, keputihan juga bisa terjadi akibat penggunaan bedak di area vagina ketika masih bayi. "Bedak itu tempat bersembunyi virus yang‎ memicu kanker. Gunakan bedak pada tubuh, bukan pada area vagina," tegasnya.

"Jaga kebersihan vagina, kenali faktor risiko‎ dan perhatikan bahan celana dalam apakah terbuat dari nilon atau katun. Caranya dengan merendam celana dalam dengan cairan rivanol sebanyak satu tutup botol (sekitar 5-10 cc) untuk 5 liter air. Lakukan 5-10 menit setiap hari. Bila selama satu minggu, keputihan masih berlanjut, segera periksakan ke dokter," pungkasnya.*klik-net

 
Berita Terbaru >>
Satu Orang Komisioner Bawaslu Inhu Terancam Dipecat
Bunga Bangkai Ditemukan Warga Palupuh Agam di Pinggang Bukit
Hari Ini 17 Titik Panas Kembali Muncul di Riau
Belasan Rumah Hangus Terbakar di Pasar Umbut Kelapa Inhil
Duh, Komedian Nunung Sampai Berhutang Demi Narkoba
Kota Pekanbaru Raih Dua Penghargaan dari Kemen PPPA
Cegah DBD, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan Lingkungan
Penganiaya Balita yang Makamnya Dibongkar untuk Autopsi Ternyata Ibu Kandung
ASITA Riau Tolak Program Umroh Digital
FW-KLA Diharap Mampu Bersinergi dengan Pemerintah
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com