Jum'at, 18 Januari 2019
Follow:
Home
Ternyata Masjid An-Nur Pekanbaru Masuk 6 Masjid Megah di Indonesia
Selasa, 14/06/2016 - 06:29:39 WIB
  Masjid An-Nur Pekanbaru/int
 

PEKANBARU - Ada 6 masjid megah dan cantik di Indonesia, yang disebut dengan nama masjid agung, karena merupakan masjid terbesar di wilayahnya dan menjadi tempat pembelajaran Islam. Salah satunya dalah masjid An-Nur Pekanbaru.

Untuk mengetahui apa dan bagaimana masjid-masjid agung nan canik tersebut, berikut ini nama dan lokasinya.

1. Masjid Agung An Nur, Pekanbaru

Di Pekanbaru terdapat Masjid Agung An Nur. Masjid ini beralamat di Jalan Hang Tuah, dekat pusat kota. Masjid Agung An Nur pun disebut-sebut mirip seperti Taj Mahal yang ada di India.

Dari bagian halaman, Masjid Agung An Nur memiliki kolam yang mirip dengan Taj Mahal. Bentuk menara masjidnya pun sama persis. Jika mengambil foto masjidnya dari depan kolam, pasti tidak beda jauh dengan potret Taj Mahal.

Masjid Agung An Nur didirikan pada tahun 1968. Sempat direnovasi pada tahun 2002, masjidnya kini mampu menampung 4.500 jamaah dengan luas 12 hektar dan memiliki tiga lantai. Lantai paling atas untuk salat, sisanya untuk kegiatan-kegiatan keagamaan dan kantor pengurus masjid.

Masjid Agung An Nur adalah masjid termegah di Riau sekaligus tempat pusat kegiatan remaja mesjid se-Riau. Fasilitasnya lengkap, dari taman yang luas, ruangan untuk pembelajaraan Islam dan bahasa Arab, perpustakaan dan tempat belajar untuk anak-anak.

2. Masjid Istiqlal, Jakarta


Inilah masjid kebanggaan orang Indonesia, sekaligus yang terbesar di Asia Tenggara. Inilah Masjid Istiqlal di Jakarta, seluas 9 hektar dan mampu menampung 200 ribu jamaah!

Masjid Istiqlal juga tak bisa dilepaskan dari sejarah kemerdekaan bangsa. Awalnya masjid ini diprakasai oleh KH Wahid Hasyim dan Tjokroaminoto dari Partai Syarikat Islam pada tahun 1950-an. Hingga akhirnya Presiden Indonesia pertama, Soekarno ikut turun tangan membantu pembuatan masjid dan akhirnya mulai digunakan pada tahun 1978.

Menariknya lagi, arsitek Masjid Istiqlal adalah seorang Kristiani yang bernama Frederich Silaban. Meski begitu, tiap detil bangunan masjidnya tak lepas dari segala hal tentang Islam seperti 12 pilar di dalam masjid yang jadi simbol angka kelahiran nabi Muhammad SAW yaitu 12 Rabiul Awal. Tinggi menaranya 66,66 meter atau 6.666 cm yang menyimbolkan jumlah ayat di Al Quran. Serta ada 7 pintu masuk, yang namanya diambil dari Asmaul Husna yaitu nama-nama Allah.

Tamu-tamu besar negara pun juga menyempatkan untuk datang ke Masjid Istiqlal dalam kunjungannya ke Indonesia. Jadi, Masjid Istiqlal adalah gerbang para pengunjung yang mau melihat kehidupan umat muslim Indonesia.

Beberapa tamu besar negara yang pernah datang seperti Barack Obama, Presiden Amerika, Pangeran Charles dari Inggris dan Raja Faisal dari Arab Saudi. Di bulan Ramadan, Masjid Istiqlal pun tak pernah sepi dari aneka kegiatan bagi umat muslim. Dari kegiatan buka puasa bersama hingga itikaf, Anda bisa datang ke sana untuk mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa.

3. Masjid Agung Jawa Tengah, Semarang


Masjid Agung Jawa Tengah diresmikan pada tahun 2006 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Pembangunan masjid ini memakan waktu lima tahun dan dapat menampung hingga 15.000 orang.

Masjid ini berada di Desa Sambirejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, berjarak sekitar 800 meter dari Jalan Arteri Soekarno-Hatta yang merupakan jalan protokol. Masjid Agung Jawa Tengah memiliki nilai-nilai filosofi umat Islam dalam setiap sudut bangunannya.

Di bagian depan terdapat bangunan dengan 25 pilar berarsitektur romawi. Pilar-pilar tersebut melambangkan jumlah Nabi yang diyakini oleh umat muslim. Selain itu, di pintu gerbang terdapat terdapat ukiran kaligrafi dua kalimat syahadat. Di dinding masjid juga terdapat lukisan-lukisan kaligrafi yang indah.

Di ruang utama terdapat Al Quran dengan ukuran 145 cm x 95 cm. Al-Qur'an raksasa dengan tulisan tangan itu dibuat oleh Hayatudin, seorang ahli kaligrafi dari Universitas Sains dan Ilmu Al Quran dari Wonosobo, Jawa Tengah. Ada juga menara dengan ketinggian 99 meter, yang dikenal dengan nama menara Asmaul Husna, 99 nama Allah yang mulia.

Keistimewaan masjid ini adalah mempunyai 6 payung hidrolik raksasa yang bisa dibuka-tutup secara otomatis. Payung-payung ini merupakan adopsi dari bangunan Masjid Nabawi di Madinah. Jika payung ini dibuka dapat menampung hingga sepuluh ribu orang.

Payungnya yang berjumlah 6 pun melambangkan jumlah Rukun Iman. Tak heran, kalau Masjid Agung Jawa Tengah juga disebut sebagai Masjid Nabawi dari Semarang.

4. Masjid Agung Agung Akbar Surabaya



Masjid Agung Al Akbar terletak di Jalan Pagesangan, kecamatan Jambangan, Surabaya. Masjid ini dibangun pada 4 Agustus 1995 dan diresmikan pada tanggal 10 November 2000 oleh Presiden KH Abdurrahman Wahid.

Masjid Agung Al Akbar berdiri di lahan seluas 11,2 hektar dengan luas bangunan 28.509 meter persegi. Disebut-sebut, masjid ini merupakan terbesar kedua di Indonesia setelah Masjid Istiqlal yang mampu menampung hingga 60 ribu jamaah.

Masjid ini memiliki dua lantai dan dilengkapi dengan lift dan menara. Para pengunjung yang datang ke masjid dapat juga menikmati pemandangan kota Surabaya, Sidoarjo dan Bangkalan dari atas menara yang memiliki tinggi 99 meter.

Kesan unik dari Masjid Agung Al Akbar terletak pada desain dari kubah dengan struktur daun, dengan bangunan kombinasi antara warna biru dan hijau gelap yang memberikan kesan sejuk dan damai. Pintu masuk masjid ini terdiri dari 45 pintu utama, dan semuanya dibuat dari kayu jati berukir. Sementara itu, interior masjidnya dihiasi oleh ukiran hias dan kaligrafi yang sangat dominan menghiasi dinding masjid.

Masjid Agung Al Akbar sungguh elok dilihat. Jangan lupa juga, untuk menghabiskan waktu beribadah di sana dan buka puasa bareng, mumpung sedang bulan Ramadan.

5. Masjid Raya Muhajidin, Pontianak


Inilah masjid terbesar di Kalimantan Barat, Masjid Raya Muhajidin. Masjid ini diresmikan pertama kali pada tanggal 23 Oktober 1978, bertepatan dengan ulang tahun Pontianak ke 207. Januari 2015 lalu, masjidnya selesai direnovasi dan akhirnya diresmikan kembali oleh Presiden Joko Widodo.

Masjid Raya Muhajidin berlokasi di Jalan Jendral Ahmad Yani, Kel Akcaya, Pontianak dengan luas 60 X 60 meter, di atas lahan seluas 4 hektar. Halaman depannya yang merupakan lahan parkir, dapat menampung sekitar 1.600 mobil. Masjidnya sendiri, mampu menampung 9.000 jamaah.

Bagian dalam terlihat luas dan sejuk. Lantai keramik berwarna cokelat muda menyatu cantik dengan warna dinding yang senada emas. Pilar-pilar menopang bangunan dengan kokohnya. Menengok ke atas, ada kubah megah dengan kaligrafi berwarna emas. Di tepian bangunan utama berdiri menjulang 4 menara.

Dinamakan Masjid Raya Muhajidin karena ingin menandakan perjuangan. Banyak perjuangan yang dilakukan di Pontianak. Mulai dari perjuangan kemerdekaan RI sampai perjuangan menyebarkan agama Islam di pulau ini. Selamat datang dan beribadah di sana.

6. Masjid Islamic Center, Samarinda


Bergeser ke Kalimantan Timur, inilah Masjid Islamic Center Samarinda. Lokasinya di kelurahan Teluk Lerong Ulu, Kota Samarinda yang disebut masjid termegah dan terbesar ketiga di Asia Tenggara setelah Masjid Istiqlal dan Masjid Al Akbar.

Masjid ini berjarak hanya sekitar 2 km dari Jembatan Mahakam. Proses pembangunan Islamic Center Samarinda dimulai pada tanggal 5 Juli 2001 oleh Presiden Megawati Soekarno Putri. 7 Tahun kemudian, masjid ini diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudoyono.

Luas bangunan utama Masjid Islamic Center Samarinda seluas 43.500 meter persegi. Masjid ini mampu menampung hingga 50 ribu jamaah. Terdapat 7 menara, dengan menara utama setinggi 99 meter yang melambangkan Asmaul Husna. Lalu, 6 menara lainnya mengitari masjidnya yang angka 6 bermakna Rukun Iman.

Masjid Islamic Center Samarinda ini bergaya arsitektur khas Turki dengan kombinasi unsur Eropa, Timur Tengah, dan Indonesia. Perpaduan aneka gaya arsitektur tersebut dapat dilihat dari kubah yang mengadopsi model kubah Masjid Haghia Sophia di Istanbul, Turki dan penempatan gerbang-gerbang tinggi nan megah ala Eropa kuno. Adapun desain menara terinspirasi oleh menara Masjid Nabawi, Madinah.

Masjid ini merupakan pusat pembelajaran Islam di Samarinda. Apalagi di bulan Ramadan, ada banyak kegiatan Islami di sana.****/detik.com




 
Berita Terbaru >>
Tetap Awet Muda, Ini Rahasia Ira Koesno si Pemandu Debat Capres
Berbeda Pendapat Sebuah Kewajaran, Tapi Tetap Ada Adabnya
Kejati Pimpin Serah Terima Tiga Kejari di Riau
Luhut Binsar Panjaitan Panen Raya dan Bagikan Sertifikat di Siak
Vanessa Angel Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Prostitusi Online
Aris 'Idol' Ditangkap Karena Penyalahgunaan Narkoba
Kunjungi Siak, Menko Kemaritiman Puji Sikap Patriot Sultan Syarif Kasim II
Pemko Pekanbaru Kembali Agendakan Relokasi PKL Teratai
Mandeh Run 2019 di Surga Wisata Tersembunyi
Dinas PUPR Dumai Hentikan Proyek Tanpa Izin
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com