Jum'at, 22 Februari 2019
Follow:
Home
Harga Minyak Dunia Diprediksi Sulit Naik dengan Kemenangan Donald Trump
Senin, 14/11/2016 - 12:02:20 WIB
 
 

JAKARTA-Donald Trump baru saja memenangi pemilihan presiden di Amerika Serikat pada 9 November 2016 lalu. Dalam kampanye-kampanyenya, Trump menunjukkan indikasi tidak begitu perhatian terhadap isu-isu perubahan iklim (climate change).

Ada perkiraan, Trump akan menggenjot produksi minyak dan gas serpih (oil and shale gas) tanpa mempertimbangkan stabilitas lingkungan, sehingga harga minyak dunia sulit naik.

Pada Jumat (11/11/2016) lalu, harga minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak Desember 2016, turun 0,49% menjadi US$ 44,44 per barel. Harga jenis Brent juga menurun 0,37% menjadi US$ 45,67 per barel.

Tetapi itu semua masih prediksi-prediksi dari retorika kampanye Trump saja. Orientasi kebijakan negara di bawah Trump masih disusun oleh tim transisi pemerintahannya.

''Kita belum bisa mengambil kesimpulan sekarang,'' kata Gubernur OPEC, Widhyawan Prawiraatmadja, melalui pesan singkat kepada media, Senin (14/11/2016), sebagaimana dilansir detikFinance.

Widhyawan menambahkan, perubahan harga minyak pasca terpilihnya Trump hanya efek psikologis dalam jangka pendek saja. Secara fundamental, kondisi pasar belum berubah, masih terjadi kelebihan pasokan sehingga harga cenderung lemah.

''Dampak saat ini hanya dari sisi psikologis yang masih berubah-ubah. Kondisi pasar masih over supply,'' ucapnya.

Harga minyak, sambungnya, akan menguat jika permintaan meningkat atau pasokannya yang turun. Kenaikan permintaan sangat bergantung pada pertumbuhan ekonomi global.

Sedangkan turunnya pasokan bisa terjadi jika negara-negara anggota OPEC dan produsen-produsen minyak non-OPEC seperti Rusia setuju mengurangi produksi.

Pertanyaannya, apakah OPEC dan negara-negara eksportir minyak yang bukan anggota OPEC akan memangkas produksi?

''Jawabannya, kita lihat sama-sama nanti hasil sidang OPEC tanggal 30 November 2016 yang akan datang,'' tutupnya. (ee)

Ilustrasi. (f: int)

 
Berita Terbaru >>
Karhutla Makin Meluas, Pemrov Riau Minta Bantuan Pusat
Mursini Gantikan Aziz Zaenal Jadi Ketua DPW PPP Riau
Bersama IBI, Disdalduk KB Pekanbaru Wujudkan Program KKBP
Edarkan Narkoba di Tapung, Suami Istri Ditangkap Polisi
15 Ton Ganja Siap Panen di Aceh Besar Dimusnahkan BNN
Dirpamobvit Polda Banten Ikuti Pelatihan Auditor Obvitnas di Jakarta
Syamsuar, Bupati Berprestasi Dilantik Jokowi jadi Gubenur Riau
Hoaks Pilpres Dibuat untuk Pengaruhi Sikap Politik Masyarakat
Ria Ricis Youtuber Wanita Pertama Asia Tenggara Raih 10 Juta Subscribers
Sekitar 200 Keluarga Terjebak di Kawasan ISIS di Suriah
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com