Senin, 25 Maret 2019
Follow:
Home
Sejumlah Kepala Desa di Kampar Diintimidasi Seorang Calon Bupati
Kamis, 05/01/2017 - 11:48:20 WIB
  Kapolda Riau Irjen Pol Zulkarnain Adinegara  

KAMPAR - Sejumlah kepala desa (Kades) di Kabupaten Kampar, Riau, mendapat intimidasi dari salah satu pasangan calon kepala daerah terkait Pilkada serentak pada Februari nanti.

Kades diperintahkan Paslon tersebut untuk tidak memilih calon lain agar langkah menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kampar berjalan mulus. Adanya intimidasi ini sudah diketahui Polda Riau.

Kades diminta jangan takut atas tekanan itu dan tetap diminta netral, karena pilihan pada Februari berada pada tangan masyarakat.

Menurut Kapolda Riau Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, adanya intimidasi ini merupakan bentuk kerawanan Pilkada. Hal ini dikhawatirkan mengganggu‎ keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Pilkada.

"Kerawanan ini mulai terjadi dengan bentuk penekanan kepada kepala desa oleh oknum pasangan calon," kata Zulkarnain di Sekolah Polisi Negara, Jalan Pattimura Pekanbaru, Rabu (4/1/2017) siang.

Hanya saja, mantan Kapolda Maluku Utara ini tak menyebut siapa Paslon dimaksud dan Kades mana saja di Kabupaten Kampar yang mendapat intimidasi.

"Saya himbau (Paslon) tidak perlu paksa, Kadesnya juga tidak perlu takut, yang milihkan rakyat," ungkapnya.

Masalah ini, tegas Zulkarnain, sudah ditangani ‎pihaknya dan pihak terkait yang turut menyelenggarakan Pilkada.

"Sudah ditangani, artinya keadaan ini masih bisa ditangani," katanya.

Pria berbintang dua ini menyebut Pilkada di dua daerah Riau, yaitu Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar bakal memasuki riskan karena terjadinya pelanggaran, baik itu saat proses kampanye terbuka, pemungutan suara hingga perhitungan.

Untuk menghadapinya, Kapolda sudah mempersiapkan ribuan pasukan dari berbagai satuan yang ada. Personil ini diturunkan ke Kampar dan Kota Pekanbaru, di mana Polda sifatnya hanya sebagai bantuan.

"Ada ‎2.059 personil Polda dan jajaran di Polres kedua daerah itu diturunkan," sebut Zulkarnain.

Kepada setiap Paslon, Kapolda menghimbau untuk melakukan hal-hal yang menyejukkan dan jangan sampai memicu terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Lakukanlah hal yang menyejukkan. Ini demokrasi Indonesia. Ini kan sarana, saya minta tolong jangan intimidasi dan jangan lakukan tindak kekerasan. siap kalah siap menang," ujar Zulkarnain. **/suk

 
Berita Terbaru >>
Makin Berat, Fredrich Yunadi Divonis MA 7,5 Tahun Penjara
KI dan Fitra Riau Gelar Bimtek Pengelolaan Informasi Berbasis Teknologi
PWI Riau Gelar Pelatihan Jurnalistik Wartawan Migas
Ada KPK Gadungan Coba Peras Keluarga Penyuap Romi
Upaya Padamkan Api, Water Bombing Sisiri Kawasan Karhutla di Riau
Kasus Duel Siswa dan Kepsek SMAN 2 Rakit Kulim Inhu Berakhir Damai
Waduh, 86 Hotspot Kepung Riau Hari Ini
Bantu Dana Pendidikan Daerah Tertinggal, Komunitas Anak Ceria Galang Dana di CFD
FPI Bantu Masyarakat Koto Aman yang Menunggu Nasib di Bawah Fly Over
Tertarik Cangkang Sawit, Pengusaha Jepang Temui Gubri
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com