Senin, 25 Maret 2019
Follow:
Home
Sepanjang Ramadan IHSG Naik Hingga 2,05
Selasa, 27/06/2017 - 08:41:38 WIB
 
 

JAKARTA - Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode bulan puasa (ramadan) atau 29 Mei-22 Juni 2017 mendaki 2,05 persen menjadi 5.829,70 poin.

"Jadi, pendapat yang mengatakan periode ramadan, biasanya IHSG bergerak turun tidak tepat," tutur Analis Indosurya Mandiri Sekuritas William Surya Wijaya, mengutip ANTARA, Senin (26/6).

Ia mengungkapkan, pada 2012 silam hingga akhir tahun lalu, IHSG cenderung menguat. Lalu, tahun ini, IHSG kembali melanjutkan penguatannya. "Pada 2017 ini, IHSG pun mengalami penguatan," katanya.

Menurut dia, pergerakan IHSG mencerminkan kondisi ekonomi domestik dan global. Sentimen ekonomi nasional yang kondusif menjadi faktor utama penopang IHSG tahun ini.

Meskipun, sentimen negatif global terus membayangi, seperti konflik geopolitik global di semenanjung Korea dan Timur Tengah, serta kenaikan suku bunga acuan Amerika Serikat (Fed Fund Rate).

"Predikat 'investment grade' yang diberikan Standard & Poor's (S&P), serta data-data ekonomi nasional yang membaik di sepanjang tahun ini menjadi faktor utama bagi IHSG untuk bergerak naik," imbuh William.

Sekadar mengingatkan, pada 19 Mei 2017, lembaga pemeringkat internasional Standard and Poor's (S&P) menempatkan Indonesia pada posisi Investment Grade dengan menaikkan peringkat Indonesia pada level BBB- (triple B minus) dengan prospek stabil.

Sementara itu, posisi cadangan devisa Indonesia akhir Mei 2017 tercatat US$124,95 miliar atau lebih tinggi jika dibandingkan dengan posisi akhir bulan sebelumnya, yakni US$123,25 miliar.

Kepala Divisi Komunikasi BEI Yulianto Aji Sadono menyebutkan bahwa pergerakan IHSG pada penutupan perdagangan hari terakhir di bulan puasa, jelang libur panjang lebaran di level 5.829,70 poin merupakan yang tertinggi sepanjang masa.

"Dengan demikian, IHSG telah menguat sekitar 10,06 persen di sepanjang tahun ini kalau dibanding posisi penutupan pada akhir 2016 yang berada di level 5.296,71 poin," ucapnya.

Sejalan dengan kenaikan IHSG, ia menambahkan, nilai kapitalisasi pasar BEI juga melampaui rekor tertingginya sepanjang masa menjadi Rp6.373 triliun atau menguat 8,46 persen bila dibandingkan dengan posisi kapitalisasi pasar BEI pada akhir 2016 yang berada di posisi Rp5.754 triliun.***

 
Berita Terbaru >>
Makin Berat, Fredrich Yunadi Divonis MA 7,5 Tahun Penjara
KI dan Fitra Riau Gelar Bimtek Pengelolaan Informasi Berbasis Teknologi
PWI Riau Gelar Pelatihan Jurnalistik Wartawan Migas
Ada KPK Gadungan Coba Peras Keluarga Penyuap Romi
Upaya Padamkan Api, Water Bombing Sisiri Kawasan Karhutla di Riau
Kasus Duel Siswa dan Kepsek SMAN 2 Rakit Kulim Inhu Berakhir Damai
Waduh, 86 Hotspot Kepung Riau Hari Ini
Bantu Dana Pendidikan Daerah Tertinggal, Komunitas Anak Ceria Galang Dana di CFD
FPI Bantu Masyarakat Koto Aman yang Menunggu Nasib di Bawah Fly Over
Tertarik Cangkang Sawit, Pengusaha Jepang Temui Gubri
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com