Kamis, 27 Juni 2019
Follow:
Home
PBB Serukan Akhiri Ketegangan di Al-Aqsa
Selasa, 25/07/2017 - 06:17:06 WIB
 
 

YERUSALEM - PBB memperingatkan krisis di Kompleks Masjid Al-Aqsa, Yerusalem harus diselesaikan. Untuk meredam konflik yang terjadi, PBB mengutus Nickolay Mladenov ke lokasi.

Amerika Serikat juga mengutus ajudan utama Presiden Donald Trump Jason Greenblatt mendatangi lokasi.

Mladenov berharap konflik di Al-Aqsa dapat dicari jalan keluar pekan ini.

"Sangat penting bahwa solusi terhadap krisis saat ini dapat ditemukan pada hari Jumat minggu ini," ujar Mladenov seperti dilansir AFP, Selasa (25/7/2017).

Seperti diketahui, saat ini warga Palestina menolak masuk Masjid Al-Aqsa sebagai wujud protes dan menggelar doa di jalan raya. Sementara itu, otoritas Israel mengklaim alat pendeteksi logam dipasang karena adanya serangan kepada petugas keamanan.

Indonesia juga mengecam tindakan kekerasan yang terjadi di lingkungan Masjid Al-Aqsa. Menlu Retno Marsudi juga telah menjalin komunikasi dengan Menlu Turki, Menlu Yordania, Menlu Amerika Serikat, dan Sekjen Organisasi Konferensi Islam (OKI) untuk membahas isu Al-Aqsa.

"Menlu Turki berkomunikasi dengan saya pada hari Sabtu siang dan sebentar lagi, minggu depan, mungkin OKI akan bersidang," kata Retno di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Senin (24/7).***

 
Berita Terbaru >>
Ragam Kegiatan Warnai Sempena Hari Jadi Kota Pekanbaru Ke- 235
Seorang Kakek di Kuansing Nyaris Tewas Diterkaman Buaya
Satgas Karhutla Mulai Antisipasi Kemunculan Hotspot di Riau
Putusan Sengketa Perselisihan Hasil Pemilu Pilpres akan Dibacakan 27 Juni
Aturan Penetapan Jalur Zonasi PPDB 2019 Direvisi Menteri Pendidikan
Ternyata Rokok Elektrik Bisa Rusak Sel Pelapis Pembuluh Darah
Indonesia Ikut Suarakan Penanggulangan Sampah Plastik
Jengkol Paling Enak Ada di Sumatera Barat
PPDB SMA Sederajat di Riau akan Dimulai Awal Bulan Juli
Pemerintah Putuskan Harga Tiket Pesawat Rute Domestik Turun
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com