Kamis, 21 Maret 2019
Follow:
Home
Ribuan Ibu Menyusui Bayi di Muka Umum
Minggu, 06/08/2017 - 18:01:30 WIB
  Dokumentasi aksi menyusui massal di Manila, Filipina.(DOKUMENTASI AFP)
 

KLIKRIAU.com- Sekitar 2.000 ibu di Manila, Filipina serempak menyusui bayi mereka di muka umum pada Sabtu (5/8/2017).

Aksi itu digelar dalam rangka menyokong upaya menekan angka kematian bayi dan menghilangkan pandangan tabu untuk menyusui di muka umum.

Dengan suara nyaring dari lagu-lagu pop lokal, ratusan ibu menyusui bayi mereka di dalam stadion Manila.

Bahkan beberapa di antaranya mereka melakukan tugas "multitasking" dengan memberi makan kepada dua anak di saat bersamaan.

Penyelenggara acara tahunan tersebut mengaku ingin mendorong ibu-ibu Filipina untuk menyusui bayi secara eksklusif selama enam bulan pertama.

Hal itu penting demi menurunkan angka kematian bayi yang tergolong tinggi di negara tersebut.

"Di Filipina kita masih memiliki tingkat menyusui bayi yang sangat rendah," kata Ros Macachor kepada AFP.

Ros adalah salah satu penyelenggara dari kelompok advokasi non-pemerintah "Breastfeeding Pinays".

Ros mengatakan, ibu-ibu Filipina biasanya menyusui bayi yang baru lahir hanya untuk 24 hari pertama.

Selanjutnya mereka beralih ke susu formula yang marak dipasarkan di FIlipina, dengan kerjasama konglomerasi yang kuat.

Sebuah studi WHO yang diterbitkan pada tahun 2013 menemukan, hanya 34 persen bayi Filipina yang berusia kurang dari enam bulan yang diberi ASI eksklusif.

Sementara, 36 persen hanya diberi susu formula.

Hal ini terjadi karena aksi pemasaran yang agresif dari perusahaan susu, sekaligus melawan undang-undang yang dirancang untuk mendorong pemberian ASI.

Data Unicef menyebutkan, 28 dari setiap 1.000 orang Filipina meninggal di bawah usia lima tahun.

Sementara itu, peningkatan signifikan di mana terjadi 56 per 1.000 kematian di bawah lima tahun tercatat terjadi di tahun 1990.

Angka tersebut di atas target negara tersebut untuk menurunkan tingkat kematian bayi menjadi 19 per 1.000 orang.

Macachor mengatakan, acara pemberian ASI massal serupa akan membantu memerangi stereotip dan mendorong para ibu untuk menggunakan hak mereka.

Selain itu, para ibu pun akan mengabaikan pandangan tabu untuk menyusui di depan umum.

"Mereka seharusnya tidak diintimidasi oleh orang-orang yang menyuruh mereka menyusui di toilet, yang tidak sehat," tambah dia.*

Sumber :Kompas.com

 
Berita Terbaru >>
Ada KPK Gadungan Coba Peras Keluarga Penyuap Romi
Upaya Padamkan Api, Water Bombing Sisiri Kawasan Karhutla di Riau
Kasus Duel Siswa dan Kepsek SMAN 2 Rakit Kulim Inhu Berakhir Damai
Waduh, 86 Hotspot Kepung Riau Hari Ini
Bantu Dana Pendidikan Daerah Tertinggal, Komunitas Anak Ceria Galang Dana di CFD
FPI Bantu Masyarakat Koto Aman yang Menunggu Nasib di Bawah Fly Over
Tertarik Cangkang Sawit, Pengusaha Jepang Temui Gubri
Pancing Hujan, 19 Ton Garam Disemai di Langit Riau
Ustadz yang Fitnah Pemerintah Legalkan Zina Dipulangkan
Bujuk Seorang Ayah Gendong Anak Hendak Bunuh Diri, Wabup Purwakarta Panjat Tower
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com