Senin, 22 Juli 2019
Follow:
Home
Pengiriman Pasukan Jihad ke Myanmar akan Menambah Derita Rohingya
Kamis, 14/09/2017 - 19:07:52 WIB
  Pengungsi Rohingya di perbatasan dengan Bangladesh. (REUTERS/Danish Siddiqui)  

JAKARTA - Direktur Eksekutif Burma Human Right Network (BHRN) Kyaw Win mengingatkan pihak-pihak di Indonesia untuk tidak membantu masyarakat Rohingya dalam bentuk pasukan jihad. Jika itu yang ditempuh dipastikan bakal menambah penderitaan orang Rohingya. Sebab militer Myanmar pasti bakal kian leluasa dan beringas melancarkan operasi pengusiran.

"Mereka (militer) akan semakin senang jika anda datang berjihad," kata Kyaw dalam diskusi "Spesial Session for Update on Human Right and Violence in Regional ASEAN" di Griya Gus Dur, Jakarta, Kamis (14/9/2017). 

Diskusi itu antara lain diikuti Dinna Wisnu dari ASEAN Intergovernmental Commission of Human Right Indonesia, Marzuki Darusman (Ketua Tim Pencari Fakta PBB untuk Myanmar), Usman Hamid (Amnesty Internasional Indonesia), dan Alissa Wahid (Jaringan Gusdurian).

Selama ini, Kyaw melanjutkan, militer Myanmar melakukan operasi di Rakhine State dengan alasan adanya kelompok teroris bernama Arakan Rohingya Salvation Army (ARSA). Kehadiran pasukan Jihad bakal dianggap sebagai bantuan ARSA sehingga militer Myanmar akan semakin memperkuat operasinya.

ARSA dideklarasikan pada 2012. Mereka melakukan penyerangan terhadap 24 pos polisi pada 25 Agustus 2017 dan memicu operasi militer besar-besaran. Menurut Kyaw Win, bantuan pasukan Jihad juga bakal memalingkan simpati dunia untuk menekan pemerintah Myanmar menghentikan kekerasan militer terhadap Rohingya.

"Simpati internasional justru akan mendukung pemerintah Myanmar melakukan operasi militer. Rohingya bakal terus menderita," jelasnya.

Ia menyarankan lebih baik memberi bantuan kemanusiaan. Sekolah yang dibangun pemerintah Indonesia di Myanmar juga lebih baik dibuka untuk Rohingya yang buta pendidikan. 

"Kami butuh bantuan tanpa (memicu) masalah lain," jelasnya.***

Sumber: detik.com

 
Berita Terbaru >>

Hebat, Dua Penghargaan Nasional Kembali Diraih Kota Pekanbaru
Satu Orang Komisioner Bawaslu Inhu Terancam Dipecat
Bunga Bangkai Ditemukan Warga Palupuh Agam di Pinggang Bukit
Hari Ini 17 Titik Panas Kembali Muncul di Riau
Belasan Rumah Hangus Terbakar di Pasar Umbut Kelapa Inhil
Duh, Komedian Nunung Sampai Berhutang Demi Narkoba
Kota Pekanbaru Raih Dua Penghargaan dari Kemen PPPA
Cegah DBD, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan Lingkungan
Penganiaya Balita yang Makamnya Dibongkar untuk Autopsi Ternyata Ibu Kandung
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com