Senin, 22 Juli 2019
Follow:
Home
Bangladesh Larang Jual Kartu SIM HP ke Pengungsi Rohingya
Minggu, 24/09/2017 - 15:30:34 WIB
 
 

DHAKA - Otoritas Bangladesh melarang perusahaan-perusahaan telekomunikasi setempat menjual kartu SIM telepon genggam ke para pengungsi Rohingya. Alasan pelarangan adalah karena risiko keamanan.

Selama pelarangan ini, empat operator HP yang ada di Bangladesh diancam akan dikenai denda jika mereka menjual kartu SIM HP kepada para pengungsi Rohingya. Nyaris 430 ribu pengungsi Rohingya dari Myanmar telah tiba di Bangladesh sejak konflik kembali pecah di Rakhine pada Agustus lalu.

"Untuk sementara ini, mereka (Rohingya) tak bisa membeli kartu SIM," tegas Enayet Hossain, pejabat senior Kementerian Telekomunikasi seperti dikutip kantor berita AFP, Minggu (24/9/2017).

Menteri Muda Telekomunikasi Tarana Halim menyatakan, keputusan pelarangan penjualan kartu perdana tersebut dijustifikasi oleh alasan keamanan.

Selama ini otoritas Bangladesh juga telah melarang penjualan kartu SIM bagi warga negaranya yang tidak bisa menunjukkan kartu identitas resmi. Ini sebagai upaya untuk menggagalkan kemampuan organisasi para militan domestik.

"Kami mengambil langkah (menyambut Rohingya) atas dasar kemanusiaan, namun pada saat yang sama, keamanan kami sendiri tak boleh dikompromikan," kata Halim tanpa menjelaskan lebih rinci mengenai risiko yang ditimbulkan para pengungsi Rohingya.

Otoritas telekomunikasi Bangladesh menyatakan, larangan ini bisa dicabut setelah kartu identitas biometrik dikeluarkan untuk para pengungsi yang baru tiba. Militer Bangladesh menyatakan, proses ini bisa memakan waktu hingga enam bulan.***

Sumber: Detik.Com

 
Berita Terbaru >>

Hebat, Dua Penghargaan Nasional Kembali Diraih Kota Pekanbaru
Satu Orang Komisioner Bawaslu Inhu Terancam Dipecat
Bunga Bangkai Ditemukan Warga Palupuh Agam di Pinggang Bukit
Hari Ini 17 Titik Panas Kembali Muncul di Riau
Belasan Rumah Hangus Terbakar di Pasar Umbut Kelapa Inhil
Duh, Komedian Nunung Sampai Berhutang Demi Narkoba
Kota Pekanbaru Raih Dua Penghargaan dari Kemen PPPA
Cegah DBD, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan Lingkungan
Penganiaya Balita yang Makamnya Dibongkar untuk Autopsi Ternyata Ibu Kandung
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com