Jum'at, 19 April 2019
Follow:
Home
Pelaku Usaha Non-Mikro Dilarang Pakai Gas 3 Kg
Senin, 13/11/2017 - 15:03:45 WIB
  Darusman
 

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melarang pelaku usaha non-mikro menggunakan gas LPG ukuran 3 Kg, karena gas tabung melon bersubsidi berwarna hijau itu diperuntukkan bagi masyarakat miskin.

Pelarangan ini dilakukan Pemprov Riau untuk menertibkan penyaluran dan penerimaan LPG bersubsidi supaya tepat sasaran.

Menurut Kepala Biro Administrasi Perekonomian Setdaprov Riau, Darusman, pelaku usaha menengah ke atas dan Aparatur Sipil Negara (ASN) dianjurkan menggunakan elpiji non-subsidi.

"Pengusaha-pengusaha nakal ini memakai gas subsidi karena harganya murah untuk mengejar untung besar dengan menyalahi aturan. Gas subsidi itu untuk masyarakat miskin, bukan untuk pelaku usaha non-mikro dan ASN," kata Darusman di Pekanbaru, Senin (13/11/2017).

Dalam waktu dekat ini, lanjut Darusman, pihaknya akan melakukan berbagai persiapan untuk menyusun regulasi pelarangan dan peruntukkan pemakaian gas 3 kg. Nantinya akan ada sanksi tegas bagi oknum-oknum yang melanggar regulasi tersebut.

"Kami akan rapat bersama Dinas Perdagangan, biro hukum dan biro ekonomi untuk menyusun Peraturan Gubernur penanggulangan gas dan penegasan kepada usaha non-mikro dilarang memakai gas subsidi. Menjelang 2018 ini kita persiapkan," katanya.**/mc

 
Berita Terbaru >>
Menikmati Wisata Perut Bumi di Labuan Bajo
Sempena Hardiknas, Disdikbud Dumai Gelar Lomba Lagu Melayu dan Melukis
Bertuah Akshara Symphony, Wadah Berhimpun Generasi Muda Pencinta Marching Band
Hypatia, Perempuan Cerdas yang Dibunuh Karena Melakukan Penelitian

Sejarah untuk Riau, KLHK Beri Hutan Pendidikan untuk Unilak
Truk ODOL Sebabkan Jalan di Riau Banyak Rusak
Berkeliaran di Bawah Jembatan Siak II, Seekor Buaya Berhasil Dievakuasi
Terlibat Korupsi, 19 ASN Kabupaten Kampar Dipecat Selama Tahun 2018
Penyanyi dan Musisi Mus Mulyadi Tutup Usia
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com