Selasa, 19 Maret 2019
Follow:
Home
Jember Mampu Kembangkan Kebun Hidroponik Menjadi Pusat Agrowisata
Minggu, 19/11/2017 - 11:49:02 WIB
 
 

JEMBER - Ternyata bisnis tanaman hidroponik juga dapat mendukung potensi agrowisata. Selain hasil tanaman bisa memberi manfaat secara finansial, kebun tanaman hidroponik bisa menjadi tempat hiburan untuk refreshing serta edukasi bagi masyarakat. Hal ini bisa kita saksikan di Jember.

Seperti dikatakan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jember Arif Tjahyono, agrobisnis, edukasi, dan pola perkembangan wisatawan saat ini, dapat dijadikan satu sebagai potensi agrowisata baru di Jember.

"Sebab dengan dikembangkan dalam satu tempat, agrobisnisnya dapat, wisatanya dapat, edukasinya juga dapat," kata Arif kepada wartawan di Kebun Edukasi Hidroponik (KEH) di Taman Botani Kecamatan Sukorambi, Minggu (19/11/2017).

Arif menjelaskan, dengan penataan tanaman yang sesuai, maka kebun hidroponik bisa menjadi daya tarik masyarakat untuk berkunjung. Sebab memiliki nilai-nilai estetika yang bisa dinikmati.

"Jadi tetap ada nilai pariwisatanya, dan tidak asal-asalan. Jadi dari segi pewarnaan (jenis tanaman hidroponik yang dibudidayakan), tidak sembarangan. Tetap mengedepankan tiga manfaat itu. Yakni manfaat edukasi, refeshing, dan juga hasil dari tanaman hidroponik juga bisa dijual," jelasnya.

Pengunjung, sambung Arif, juga bisa menikmati manfaat kesehatan dari tanaman hidroponik tersebut. "Karena sayuran dari hidroponik ini segar, dan sehat. Tidak ada pestisidanya dan lain sebagainya. Jadi ini yang langka, dan saya berharap ini bisa dikembangkan lebih baik," tuturnya.

Kebun hidroponik yang dikembangkan di Taman Botani ini, menurut Arif sesuai dengan pola pengembangan wisata di Kabupaten Jember. Pola tersebut yakni pariwisata berbasis masyarakat atau komunitas. Ini agar pariwisatanya maju dan masyarakatnya tidak tertinggal.

"Sehingga yang saat ini dikembangkan oleh Dinas Pariwisata Jember adalah CBT (Community Base Tourism), yakni pariwisata yang berbasis kepada masyarakat atau berbasis kepada komunitas," ulasnya.

Salah satu konsep wisata agrowisata yang dikembangkan oleh Taman Botani Sukorambi tersebut, merupakan aplikasi yang diharapkan dari konsep pengembangan wisata yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Jember.

Sementara itu, pemilik Taman Botani Sukorambi, Febrian Ananta Kahar menyampaikan, untuk konsep agrowisata kebun tanaman hidroponik di tempatnya, mengacu pada pengembangan konsep pariwisata yang diambil dari salah satu tempat wisata di Jakarta.

"Jadi kami punya konsep taman wisata alam yang terdekat dengan pusat kota Jember, yang mengedepankan edukasi dan wisata. Saya juga sebagai pelaku wisata Jember, ingin mencari sesuatu yang unik terkait pola pengembangan agrowisata ini. Sehingga kita menggandeng komunitas hidroponik yang ada di Jember," jelasnya.

Dari konsep tersebut, Febrian bahkan sampai jauh-jauh ke Jakarta untuk mempelajari detail terkait konsep agrowisata yang memanfaatkan media tanaman hidroponik.

"Gak salah dong kalau kita copy paste tetapi kita kembangkan di daerah kita sendiri. Jadi nantinya wisata ini gratis, bisa menjadi percontohan siapa pun pengunjung yang ada di sini. Bisa belajar di sini, bisa berfoto di sini, dan bahkan juga bisa membeli secara langsung sayurannya yang ada di sini," tandasnya.

Selain itu, dengan berinvestasi dalam kegiatan berkebun tanaman hidroponik, juga memberikan manfaat finansial. Tanaman hidroponik sangat laris diperjualbelikan di masyarakat. Sebab masyarakat luas saat ini sangat dominan untuk lebih beralih mengkonsumsi bahan-bahan organik dari hasil tanaman hidroponik untuk tren pola hidup sehat.***/detik.com

 
Berita Terbaru >>
Bantu Dana Pendidikan Daerah Tertinggal, Komunitas Anak Ceria Galang Dana di CFD
FPI Bantu Masyarakat Koto Aman yang Menunggu Nasib di Bawah Fly Over
Tertarik Cangkang Sawit, Pengusaha Jepang Temui Gubri
Pancing Hujan, 19 Ton Garam Disemai di Langit Riau
Ustadz yang Fitnah Pemerintah Legalkan Zina Dipulangkan
Bujuk Seorang Ayah Gendong Anak Hendak Bunuh Diri, Wabup Purwakarta Panjat Tower
Dewan Rapat Tertutup dengan Perwakilan Guru Sertifikasi Pekanbaru
Farida: Biar Saya Saja yang Dipenjara, Saya tak Mampu Bayar Uang Sekolah Anak
DPRD Gelar Sidang Paripurna dengan Agenda Pidato Sambutan Gubri Periode 2019-2024
Jawaban Pemerintah Atas Pandangan Fraksi Terhadap LKPj Kepala Daerah
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com