Selasa, 22 Januari 2019
Follow:
Home
Masih SMP Sudah Jadi Pengusaha Sukses
Kamis, 25/01/2018 - 10:25:48 WIB
 
 

KUALA LUMPUR - Kebanyakan pelajar perempuan setingkat SMP hanya sibuk dengan kerja sekolah atau bermain. Namun, Nur Iman Safiyah Mohammed Shahree nampaknya sudah tahu ke mana arah tujuannya setamat sekolah nanti.

Pelajar 13 tahun dari Sekolah Menengah Kebangsaan Subang Bestari, Malaysia, ini tanpa ragu-ragu sudah menanam niat untuk menjadi seorang usahawan. Malah dia sudahpun memulai dan mengorak langkah dalam ke arah itu.

Padahal Nur Iman belum pun menduduki penilaian Pentaksiran Tingkatan Tiga (PT3). Yakni penilaian bagi pelajar Menengah 3 yang dilakukan melalui ujian bertulis dan lisan, serta tugasan dan projek bagi beberapa mata pelajaran tertentu.

Nur Iman kini adalah pemilik koleksi tudung bawal (jilbab)nya yang tersendiri, yang diberi nama Baluna Bawal, yang menyasarkan pelajar perempuan.

Dia mula berkecimpung dalam dunia perniagaan sejak usia 11 tahun, apabila menyadari rekan-rekannya berminat membeli koleksi mainan 'squishy'.

Selain menjual mainan kepada rekan-rekannya, Nur Iman juga berhasil memujuk ibu bapanya, yang masing-masing merupakan seorang akauntan dan pegawai bank, untuk berinvestasi dalam perusahaannya.

"Mereka membeli lebih banyak mainan 'squishy' secara borong untuk saya jual. Jadi saya mulai menjualnya online," katanya kepada Harian Metro.

Setelah dua tahun, Nur Iman sudah pun meraih pengikut yang banyak di media sosial. Usahawan muda itu kemudian bercadang untuk menggunakan pendapatannya dari penjualan mainan itu untuk berinvestasi ke dalam perusahaan yang baru, dengan menjual tudung.

Perniagaannya kian rancak, dan empat bulan kemudian, dia menghasilkan koleksi jilbabnya sendiri, yang diberi nama ' Baluna Bawal', yang dijual sempena Hari raya Aidiladha tahun lalu.

Pada November tahun lalu, dia juga melancarkan produk baru, yaitu Tudung Sekolah Iman Safiyah (TSIS). Jilbab serba putih itu juga disasarkan kepada pelajar yang memakai jilbab di sekolah.

JUAL 1.500 TUDUNG DALAM 2 BULAN

"Selepas dilancarkan, kami berhasil menjual sebanyak 500 helai. Bulan selanjutnya, kami mendapat pesanan bagi lebih 1.000 helai, jadi perniagaan kini baik," kata Nur Iman.

Nur Iman turut menambah bahawa pesanan yang melimpah itu bermakna dia harus mendapatkan bantuan ibu bapa dan adik-beradiknya untuk mengendalikan pertanyaan, dan membungkus dan menghantar kiriman itu.

Nur Iman juga maklum bahwa perniagaan online adalah usaha yang menantang karena dia harus melayani permintaan pelanggan.

Bagaimanapun, remaja itu mengatakan dia dapat mengurus perniagaannya dari rumah buat masa ini, dan belum terlintas dalam fikirannya untuk mendapatkan bantuan agen atau membuka cabang.

"Saya masih baru dalam bidang ini. Buat masa ini, saya masih memberikan tumpuan untuk mendapatkan bahan dengan mutu yang terbaik, bagi memastikan hasil kerja memenuhi standar dan mengikut spesifikasi saya.

"Inshaallah, dalam masa terdekat, saya mau menghasilkan tudung labuh bagi sekolah agama dan tudung sekolah dalam pelbagai warna," kata Nur Iman, seraya mengatakan dia mau menjadi seorang usahawan yang berhasil dan membeli gedung sendiri.

Nur Iman memberitahu media Malaysia bahawa idolanya adalah pelakon/usahawan Neelofa yang mengendalikan merek Naelofar Hijab. Perniagaan Neelofa itu tahun lalu dilapor mencatat penjualan bernilai RM200 million (sekitar Rp 600 miliar).(wan/mediacorp/Agensi berita/IM/im)

 
Berita Terbaru >>
Wajib Pajak Curang, Perbulan Pemko Pekanbaru Rugi Ratusan Juta
Tahun ini, DPKP Pekanbaru Rancang Panggilan Cepat Smart Rescue Madani
Mulai Sore Ini Supermoon Bisa Dilihat Diseluruh Indonesia
Semua Wilayah di Pedamaran Sudah Miliki Aliran Listrik
Perusahaan di Riau Diminta Bayarkan Gaji Sesuai UMP
Meranti Berpotensi Jadi Kota Jaringan Gas
Ghibah, Sikap Buruk yang Harus Dijauhi
Kisah Masyithah, Kisah Tentang Keteguhan Hati Perempuan
Tetap Awet Muda, Ini Rahasia Ira Koesno si Pemandu Debat Capres
Berbeda Pendapat Sebuah Kewajaran, Tapi Tetap Ada Adabnya
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com