Selasa, 23 Oktober 2018
Follow:
Home
Langgar Kode Etik, Peradi Pecat Fredrich Yunadi
Sabtu, 03/02/2018 - 22:09:15 WIB
  Fredrich Yunadi

 

JAKARTA- Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) memberhentikan sementara Fredrich Yunadi. Keputusan ini dibuat oleh Dewan Kehormatan Daerah (DKD) Peradi Jakarta.

"Tepatnya diberhentikan secara tetap oleh Dewan Kehormatan Daerah (DKD), tapi yang bersangkutan masih memiliki hak untuk mengajukan banding dalam waktu 21 hari," kata Wakil Sekjen Peradi, Rivai Kusumanegara, saat dihubungi, Sabtu (3/2/2018).

Dia mengatakan Fredrich dinyatakan melanggar Kode Etik Advokat Indonesia (KEAI). Meski begitu, dia memastikan pelanggaran yang dilakukan Fredrich bukan terkait kasus dugaan menghalangi penyidikan di KPK.

"Betul (pelanggaran etik), tapi tidak ada kaitannya dengan obstruction of justice," kata dia.

Putusan ini dibacakan dalam sidang pembacaan putusan DKD Peradi Jakarta pada Jumat (2/2) kemarin. Fredrich dinyatakan bersalah karena menelantarkan klien setelah menerima honorarium sebesar Rp 450 juta.

Rivai mengatakan atas keputusan ini Fredrich akan berkonsekuensi tak dapat melanjutkan profesinya sebagai pengacara.

"Jika diberhentikan secara tetap berarti tidak dapat menjalankan profesi sebagai pengacara lagi," ucap dia. (dtk)

 

 
Berita Terbaru >>
Jenis Senyulong, Buaya yang Muncul di Sungai Siak Tidak Berbahaya
26 Ormas Melaporkan Aksi Pembakaran Bendera Berkalimat Tauhid di Garut
Tingkatkan PAD Online, KPK Kumpulkan Lima Kabapenda di Bank Riau Kepri
Gandeng IZI, Muslim PTPN V Sumbang Korban Bencana Lombok dan Sulteng
Masa Penahanan Ratna Sarumpaet Diperpanjang
Rampok Bersenpi Rampok Uang Ujang Rp500 di Kuansing
Berteriak, Gadis di Pelalawan Ini Selamat dari Percobaan Perkosaan
Cabuli Anak Tiri,‎ Seorang Petani di Desa Suka Maju Rohul Diltangkap Polisi
Cuek Pada Berita negatif, Cara David Beckham Jaga Pernikahannya
Hujan Meteor Bisa Disaksikan Dinihari Nanti di Langit Indonesia
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com