Rabu, 19 Desember 2018
Follow:
Home
Hidangan Rendang di Hari Raya Imlek
Sabtu, 17/02/2018 - 21:08:46 WIB
  Rendang, kuah lodeh, dan sambal goreng pengantin - pembuka selera setiap Hari Raya Aidilfitri atau Aidiladha. Namun, lauk-pauk ini juga semakin 'memikat hati' masyarakat Cina sebagai sajian utama sewaktu perayaan Tahun Baru Cina.  

SINGAPURA - Hidangan Melayu nampaknya semakin menjadi pilihan masyarakat Cina sebagai pelengkap hidangan ketika menerima tamu.

Usaha-usaha katering dan pedagang makanan Melayu menikmati sehingga 30% tambahan penjualan sempena Tahun Baru Cina.

Rendang, kuah lodeh, dan sambal goreng pengantin - pembuka selera setiap Hari Raya Aidilfitri atau Aidiladha. Namun, lauk-pauk ini juga semakin 'memikat hati' masyarakat Cina sebagai sajian utama sewaktu perayaan Tahun Baru Cina.

Trend ini pastinya peluang yang amat diharapkan bagi meningkatkan penjualan.

Restoran Hajah Maimunah misalnya di antara yang paling sibuk setiap menjelangnya Tahun Baru Cina. Malah, ia mula menerima permintaan sejak tahun lalu dan terpaksa berhenti menerima pesanan bulan lalu.

Pesanan bagi layanan katering tahun ini melonjak 30 persen. Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sudah, penjualan di kedai juga diperirakan naik 20%.

Bagi memenuhi permintaan yang meningkat ini, Restoran Hajah Maimunah buat pertama kalinya menyediakan paket khas bagi Tahun Baru Cina.

"Tantangan dan kesukaran restoran Hajah Maimunah ialah apabila ada pelanggan meminta makanan itu dikurangi pedasnya untuk makanan yang memang pedas seperti sambal udang ataupun makanannya kurang minyak seperti untuk rendang. Kita perlukan minyak itu bila kita masak," kata Cik Masturah Didih Ibrahim, Pengurus Besar Restoran Hajah Maimunah.

"Ada juga minta kurangi asin, jadi kadang-kadang kita cuba untuk memenuhi permintaan tapi kita cuba untuk pastikan kualitas masih tetap pada 'standard' atau piawai makanan sama," Tambah beliau.

Beberapa lagi tempat makan di kawasan Geylang Serai juga menghadapi semakin banyak pelanggan Cina yang memesan makanan Melayu untuk dihidangkan kepada tamu.

"Ada juga dua tiga orang Cina, buat tempahan kueh hari raya, rempeyek, karipap, dan epok-epok, mereka ada buat pesanan untuk sambutan mereka. Sekarang Cina pun dah pandai makan sedap. Rendang sedap, jadi banyak pelanggan Cina sekarang," kata Cik Aisha, pengurus Shazah Confectionary.

"Pada Tahun Baru Cina, memang Al-Wadi sentiasa penuh. Ramai pelanggan akan datang ke sini. Dah Al-Wadi tiga tahun dekat sini memang perayaan Tahun Baru Cina memang sentiasa teratas, selalu penuh," seloroh Syed Ali, tukang masak Al-Wadi.

Sememangnya makanan menjadi tali pengikat pelbagai perayaan masyarakat majmuk di negara ini. (mediacorp/wan)

 
Berita Terbaru >>
Korupsi, 3 Dokter RSUD Arifin Achmad Didakwa Pasal Berlapis
Polri Percepat Pemberkasan Tersangka Perusak Baliho Partai Demokrat
Tanggapi Sikap PSI, Hidayat Nur Wahid: Bung Karno Poligami, Terus Menolak Apa?
Amril Ajak Kades Profesional Kelola Keuangan Desa
Dituduh Nepotisme, Menantu Presiden Iran Mundur dari Jabatan
Terkait Kosmetik Ilegal Via Vallen dan Nella Kharisma Diperiksa Polisi
Goldman Sachs Klaim Dikelabui Pemerintah Malaysia Soal 1MDB
Lantik 11 Kades, Amril: Tugas Kepala Desa Sangat Berat
Bupati Non Aktif Lampung Selatan Dijatuhi Empat Dakwaan
Dana Bantuan Pendidikan S1 Pemkab dalam Proses Transfer
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com