Jum'at, 22 Februari 2019
Follow:
Home
Dari Kawasan Industri Buton, Begini Cara DR Firdaus Membangun Riau
Selasa, 10/04/2018 - 21:07:52 WIB
 
 

SUNGAI APIT- Calon Gubernur Riau, DR Firdaus MT mempunyai konsepsi yang baku bila dipercaya memimpin pembangunan Provinsi Riau.

Firdaus tidak akan memilah-milah kawasan, namun menjadikannya sebagai satu kekuatan bersama untuk tumbuh kembang menjadi Provinsi yang disegani.

Hal tersebut salah satunya diungkapkannya ketika menjelaskan perihal program pembangunan Kawasan Industri di Riau, termasuk Buton disela-sela kampanye di Sungai Apit, Kabupaten Siak, Senin (9/4/2018).

''Betul, pengelolaan Kawasan Industri Buton (KIB) menjadi ranahnya pemerintah kabupaten Siak. Tapi, bicara KIB tentunya tidak lepas dari tata kelola kawasan pertumbuhan dan perekonomian Riau secara keseluruhan,'' ungkap Firdaus.

''Kalau kita berdiri sendiri, sebagai Buton saja, bukan tidak bisa berjalan, tapi akan lambat. Tapi bila pengelolaannya dilakukan secara sinergi, didukung pula oleh kekuatan pemerintah Provinsi, tentunya Buton bukan saja menjadi bagian dari skema pertumbuhan ekonomi yang dimiliki Siak saja, tapi Riau secara keseluruhan. Akan lebih kuat dan akan saling terintegrasi satu sama lainnya.

''Sama seperti lidi, kalau dikayuh untuk menyapu sebagai sebatang lidi, pastilah akan sulit. Tapi, bila dianalogikan sebagai sapu lidi, dalam hal ini ada 12 kabupaten dan kota, ditambah provinsi, maka lidi itu akan lebih kokoh, lebih terasa keberadaan dan daya dukungnya,'' kata dia.

Untuk itulah, sebut Firdaus, pihaknya bila dipercaya kelak, sudah mempunyai kerangka kerja yang kuat dalam memberdayakan fungsi dari kawasan industri yang ada di Riau, termasuk Buton.

''Buton adalah kawasan strategis yang bisa dikembangkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Riau. Daya dukung yang dimiliki sangat besar dan memadai. Disekitarnya, industri tumbuh, Kita optimis, bila didukung kekuatan pemerintah provinsi, Buton bisa lebih berperan besar lagi,'' kata Firdaus.

Tak hanya Buton, Riau juga punya Gaung dan Pelintung, juga Enok dan Pekanbaru. Semuanya potensial untuk tumbuh dengan kondisi riil di sekitarnya.

''Sama halnya ketika kita mengembangkan PEKANSIKAWAN dengan tujuan membuka akses pembangunan bukan saja di Kota Pekanbaru, tapi juga melingkupi Siak, Kampar dan Pelalawan,'' ungkap Firdaus.

Untuk wilayah pesisir pun seperti itu, kita sudah siapkan Riau Bedelau. Sebuah kawasan pembangunan yang tersinergi antar wilayah di kawasan pesisir dan tetap memperhatikan potensi unggulan di tiap-tiap kawasan.

Dengan membangun kawasan pertumbuhan seperti itu, Firdaus optimis, Riau bisa kembali bangkit. Terutama dalam memenuhi harapan mendasar dari masyarakat tentang perbaikan kondisi ekonomi, membuka lapangan pekerjaan dan perbaikan infrastruktur dasar.

''Yah, seperti sekarang, kan jujur sulit, jalannya rusak, tentu itu menjadi keprihatinan kita. Kelas jalannya itu tidak lagi cocok untuk menggunakan aspal, karena akan dilalui kendaraan berbadan besar dan petikemas. Harusnya itu bisa dirigid. Biayanya pasti besar. Tapi, bila disinergikan dengan pemerintah provinsi, pasti bisa, dan kita komit, bila dipercaya untuk memimpin Riau, akan menuntaskan persoalan-persoalan seperti ini,'' kata Firdaus.

''Kita punya keinginan membangun kejayaan Riau secara perekonomian. Kalaupun sulit untuk menembus 2 digit, paling tidak, perekonomian Riau harus tumbuh diangka sebelumnya, 8-9 persen per tahun dan kuncinya adalah sinergi dan bangkit bersama. Dan kawasan industri memegang peranan penting sebagai motor penggerak perekonomian di wilayahnya,'' tutup Firdaus.(*)

 
Berita Terbaru >>
Karhutla Makin Meluas, Pemrov Riau Minta Bantuan Pusat
Mursini Gantikan Aziz Zaenal Jadi Ketua DPW PPP Riau
Bersama IBI, Disdalduk KB Pekanbaru Wujudkan Program KKBP
Edarkan Narkoba di Tapung, Suami Istri Ditangkap Polisi
15 Ton Ganja Siap Panen di Aceh Besar Dimusnahkan BNN
Dirpamobvit Polda Banten Ikuti Pelatihan Auditor Obvitnas di Jakarta
Syamsuar, Bupati Berprestasi Dilantik Jokowi jadi Gubenur Riau
Hoaks Pilpres Dibuat untuk Pengaruhi Sikap Politik Masyarakat
Ria Ricis Youtuber Wanita Pertama Asia Tenggara Raih 10 Juta Subscribers
Sekitar 200 Keluarga Terjebak di Kawasan ISIS di Suriah
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com