Minggu, 24 Maret 2019
Follow:
Home
Polri Antisipasi Kerusuhan Sosial Jelang Asian Games
Kamis, 03/05/2018 - 13:38:57 WIB
 
 

JAKARTA- Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Tito Karnavian memerintahkan jajaran kepala kepolisian satuan wilayah (kasatwil) untuk mengantisipasi potensi kerusuhan sosial jelang penyelenggaraan Asian Games yang berlangsung 18 Agustus hingga 2 September mendatang.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto mengatakan Tito meminta seluruh kasatwil tingkat daerah yang menggelar Asian Games, yakni DKI Jakarta dan Sumatra Selatan, melaksanakan kegiatan yang bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban.

"Tidak boleh ada kejadian menonjol, terutama kerusuhan sosial. Kami harapkan kapolda (kepala kepolisian daerah) yang ada venue bertanding bisa melaksanakan dengan baik. Tentunya, output-nya adalah keamanan dan ketertiban," kata Setyo dalam acara pembukaan Apel Kasatwil di Auditorium Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta Selatan pada Kamis (3/5).


Dia menerangkan potensi kerusuhan sosial terbesar berada di sektor sosial dan budaya. Berdasarkan pemetaan itu, kata dia, Kapolri meminta seluruh kasatwil mengambil langkah pencegahan dengan mendekati masyarakat dan pemangku kepentingan.

"Diharapkan supaya tidak ada gesekan atau konflik. Semuanya bisa selesai dengan baik," ucap jenderal bintang dua itu.

Terkait penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018, Setyo menuturkan bahwa hasil evaluasi sementara pihaknya dinyatakan bahwa situasi masih kondusif dan tidak ditemukan kejadian menonjol.

Menurutnya, seluruh kasatwil harus meningkatkan pengamanan kembali jelang pencoblosan Pilkada Serentak 2018 yang akan berlangsung di 171 wilayah di seluruh Indonesia.

"Ini harus diperkuat, harus ditingkatkan lagi pengamanannya," ucap dia.

Sementara itu, Setyo juga menjelaskan bahwa Kapolri meminta seluruh kasatwil menjaga keamanan daerahnya jelang penyelenggaraan sidang tahunan Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF).

Menurutnya, seluruh kasatwil harus menjaga keamanan di daerahnya masing-masing agar tidak terjadi kejadian yang tidak diinginkan kemudian menjadi perhatian masyarakat atau peserta acara yang berlangsung di Bali pada 12 hingga 14 Oktober 2018 itu.

"Walaupun di Bali, kasatwil harus menjaga situasi di daerah masing-masing," ujarnya.(cnn)

 
Berita Terbaru >>
Makin Berat, Fredrich Yunadi Divonis MA 7,5 Tahun Penjara
KI dan Fitra Riau Gelar Bimtek Pengelolaan Informasi Berbasis Teknologi
PWI Riau Gelar Pelatihan Jurnalistik Wartawan Migas
Ada KPK Gadungan Coba Peras Keluarga Penyuap Romi
Upaya Padamkan Api, Water Bombing Sisiri Kawasan Karhutla di Riau
Kasus Duel Siswa dan Kepsek SMAN 2 Rakit Kulim Inhu Berakhir Damai
Waduh, 86 Hotspot Kepung Riau Hari Ini
Bantu Dana Pendidikan Daerah Tertinggal, Komunitas Anak Ceria Galang Dana di CFD
FPI Bantu Masyarakat Koto Aman yang Menunggu Nasib di Bawah Fly Over
Tertarik Cangkang Sawit, Pengusaha Jepang Temui Gubri
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com