Senin, 17 Juni 2019
Follow:
Home
Naikkan Pajak Parkir Langkah Anies Kurangi Kemacetan
Senin, 14/05/2018 - 22:50:51 WIB
 
 

JAKARTA- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menaikan tarif pajak parkir dari 20 persen menjadi 30 persen.

Gubernur Anies Baswedan berharap kenaikan pajak yang bakal ditanggung oleh pengendara itu dapat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi yang menjadi penyebab macet.

"Kenaikan tarif 30 persen memiliki tujuan utama agar pengguna kendaraan motor beralih ke moda transportasi publik dan dapat mengurai kemacetan," kata Anies saat rapat paripurna bersama DPRD, Senin (14/5).

Menurut Anies, pengusaha parkir masih keberatan dengan usulan kenaikan tarif 30 persen. Karena itu, Anies menegaskan bahwa pajak akan dibayar oleh pengguna parkir alias pengendara. Sedangkan, pengusaha hanya berkewajiban menyetorkan pajak parkir kepada pemerintah daerah.

Di sisi lain, kenaikan pajak dapat mempertahankan pendapatan asli daerah (PAD) minimal untuk pembiayaan pembangunan ibu kota.

Apabila pengguna kendaraan pribadi semakin sedikit, kata Anies, hal itu berdampak pada berkurangnya jumlah kendaraan yang parkir. Alhasil, penerimaan pajak parkir juga turun bila tarif tidak dinaikkan.

Anies menyebut angka 30 persen merupakan tarif maksimal pajak parkir yang diamanatkan dalam Undang-undang Nomor 28 tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Kendati demikian, Anies mengakui bahwa setoran pajak parkir belum tepat waktu meski telah diberikan sanksi administrasi. Sementara, pembayaran pajak parkir dengan sistem daring belum berjalan lancar.

"Oleh karena itu, saat ini sedang diinisiasi terkait regulasi online system baru yang terhubung dengan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) dan untuk mendukung gerakan nasional non tunai," ujar Anies.

Terpisah, Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Edi Sumantri mengatakan tarif pajak parkir di Jakarta masih rendah ketimbang kota penyangga lainnya yang sudah mencapai 25 persen.

"Di Depok, Tangerang, dan Bekasi itu sudah 25 persen pajak parkirnya. Padahal, pelaku usahanya sama dengan di Jakarta. Harusnya DKI bisa menerapkan lebih tinggi lagi, maka kita usulkan naik 30 persen," kata Edi di Balai Kota, Senin (14/5).

Dengan dinaikkannya tarif parkir, Pemprov DKI menargetkan penerimaan PAD dari sektor tersebut sekitar Rp685 miliar. PAD parkir harus naik dari tahun sebelum yang baru mencapai Rp600 miliar.(cnn)

 
Berita Terbaru >>
Sedang Transaksi, Polisi Ciduk Dua Pria Pengedar 1 Kg Sabu di Dumai
Manfaat Dibalik Pahitnya Daun Pepaya
Shakira, Kecantikan dan Keindahan Tubuh yang Tak Lekang
Pedoman Sederhana Mengetahui Hadits Shahih
Presiden Serahkan Penjaringan Calon Pimpinan KPK Kepada Pansel
Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis Tersandung Kasus Hukum
Dua Polisi Gadungan Perkosa Gadis di Depan Pacarnya, Terjadi di Rokan Hulu
Jabatan Maruf di BUMN Diyakini Bisa Mendiskualifikasi 01
Adakan Kegiatan Bukber, IKTS Pekanbaru Santuni Puluhan Anak Yatim
Tekanan dan Ancaman Terhadap Kawasan Konservasi Makin Meningkat
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com