Minggu, 24 Maret 2019
Follow:
Home
Jelang Pemeriksaan 1MDB, Pengacara Najib Mundur
Selasa, 22/05/2018 - 09:12:20 WIB
  Najib Razak  (foto.merdeka)
 

KLIKRIAU.COM - Dua pengacara mantan perdana menteri Malaysia Najib Razak, Harpal Singh Grewal dan M Athimulan mengundurkan diri menjelang penyelidikan 1Malaysia Development Bhd (1MDB) oleh Komisi Anti-Korupsi Malaysia (MACC) Selasa (21/5) pukul 11.00 hari ini.

"Ya saya bisa memastikan kami berdua mundur dari tim. Kami tidak ditendang. Kami mundur karena tim baru masuk," kata Harpal seperti dilansir The Star, Senin (20/5) malam.

Sebelumnya The Star menyebut kedua pengacara dikeluarkan dari tim.

Harpal menyatakan tim baru beranggotakan tujuh orang akan dipimpin pengacara Yusof Zainal Abiden akan mengambil alih kasus tersebut.

Harpal mengatakan bahwa Zainal mempunyai tim sendiri dan dia lebih suka bekerja dengan tim tersebut.

"Ini bukan masalah besar, itu biasa terjadi dalam hal-hal seperti ini," kata Harpal seperti dilansir Malaymail.

Ditanya mengapa ini terjadi begitu dekat dengan pertemuan Najib dengan MACC, Harpal mengatakan bahwa dirinya tidak dapat berkomentar mengenai masalah ini.

Selasa (21/5) pagi ini, Najib harus muncul di markas MACC di Putrajaya untuk memberikan pernyataan.

Dilansir kantor berita Antara, kegagalan untuk menjelaskan 1MDB dapat membuatnya dituntut berdasarkan Undang-Undang Komisi Anti-Korupsi Malaysia (MACC) Act 2009.

Penyelidikan dan penggerebekan telah dilakukan di Kantor Perdana Menteri di Perdana Putra, serta properti pribadi yang terkait dengan Parlemen Pekan, termasuk rumah Taman Duta tempat dia dan istrinya Datin Seri Rosmah Mansor saat ini tinggal dan dua unit kondominium mewah di Blok A dan B dari Pavilion Residences.

Media massa setempat melaporkan sebanyak 72 kotak dan 284 tas berisi tas-tas bermerek, perhiasan dan barang-barang mewah disita dari kediaman keluarga Najib, Jumat pekan lalu.

Penyelidikan terkait dugaan skandal korupsi 1MDB langsung digelar tak lama setelah Mahathir Mohamad dilantik sebagai perdana menteri Malaysia. Koalisi Pakatan Harapan memenangkan pemilu Malaysia yang baru lalu, mengalahkan Barisan Nasional yang telah berkuasa selama enam dekade sejak Malaysia merdeka dari Inggris.(cnn)

 
Berita Terbaru >>
Makin Berat, Fredrich Yunadi Divonis MA 7,5 Tahun Penjara
KI dan Fitra Riau Gelar Bimtek Pengelolaan Informasi Berbasis Teknologi
PWI Riau Gelar Pelatihan Jurnalistik Wartawan Migas
Ada KPK Gadungan Coba Peras Keluarga Penyuap Romi
Upaya Padamkan Api, Water Bombing Sisiri Kawasan Karhutla di Riau
Kasus Duel Siswa dan Kepsek SMAN 2 Rakit Kulim Inhu Berakhir Damai
Waduh, 86 Hotspot Kepung Riau Hari Ini
Bantu Dana Pendidikan Daerah Tertinggal, Komunitas Anak Ceria Galang Dana di CFD
FPI Bantu Masyarakat Koto Aman yang Menunggu Nasib di Bawah Fly Over
Tertarik Cangkang Sawit, Pengusaha Jepang Temui Gubri
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com