Minggu, 16 Juni 2019
Follow:
Home
Libur Lebaran Pengunjung Danau Maninjau Sepi
Selasa, 19/06/2018 - 12:50:29 WIB
  Danau Maninjau
 

LUBUK BASUNG - Libur lebaran tahun 2018 memang lebih panjang, tetapi pengunjung yang datang ke Danau Maninjau, Sumatera Barat justru menurun. Akibatnya penghasilan pedagang makanan kecil khas Danau Maninjau juga turun, bahkan mencapai 50 persen dibandingkan lebaran tahun lalu.

Pengakuan beberapa pedagang kaki lima di pinggir Danau Maninjau, Selasa (19/6), bahwa untuk lebaran tahun ini awan mendung sepertinya sedang menaungi mereka. Harapan menanggukan uang di waktu lebaran tidak seperti yang mereka harapkan.

“Dibandingkan tahun lalu penghasilan menurun cukup jauh. Sejauh ini dirasakan penghasilan lebaran tahun ini hanya separo dari saat yang sama pada tahun lalu,” kata Eli dan Eti, pedagang kaki lima di tepi Danau Maninjau.

Menurut Eli maupun Eti ada beberapa hal yang menyebabkan minimnya penghasilan mereka tahun ini. Diantaranya, pengunjung yang dirasakan cukup jauh berkurang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini, pengunjung Danau dirasakan cukup lengang.

“Tahun-tahun sebelumnya lebaran ketiga atau keempat, danau ini sesak oleh pengunjung. Tahun sekarang terasa sangat lengang,” ujar Eti.

Selain itu, ketiadaan salah satu komoditas asli danau tersebut, rinuak, juga dirasakan menjadi salah pemicu penurunan penghasilan tersebut. Beberapa pengunjung yang ingin belanja selalu menanyakan makanan berbahan rinuak.

“Memang kita ada menjual palai rinuak, tetapi menggunakan rinuak dari daerah Solok. Ketika mendengar itu, sebagian mereka batal belanja,” terang Eli.

Tak hanya itu, peningkatan harga bahan dasar juga memicu pengurangan penjualan. Meski memilih tidak menaikkan harga, para pedagang terpaksa mengurangi porsi pensi, atau jumlah rinuak yang ada di dalam palai.

Pendapat yang tidak jauh berbeda dikatakan, Akmal, salah satu pengunjung dari Pariaman. Menurut pria yang hampir setiap lebaran membawa keluarganya ke lokasi itu, tidak ada perubahan berarti yang ditemukan di lokasi tersebut yang akan menjadi daya tarik untuk mendatangi tempat tersebut.

“Tahun ke tahun rasanya seperti ini saja. Tidak banyak mengalami perubahan. Berharap menikmati makanan dari rinuak, tetapi sayang tidak ada lagi. Makan pensi agak enggan mengingat danau yang masih belum bersih,” ujar Akmal.**/Sgl

 
Berita Terbaru >>
Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis Tersandung Kasus Hukum
Dua Polisi Gadungan Perkosa Gadis di Depan Pacarnya, Terjadi di Rokan Hulu
Jabatan Maruf di BUMN Diyakini Bisa Mendiskualifikasi 01
Adakan Kegiatan Bukber, IKTS Pekanbaru Santuni Puluhan Anak Yatim
Tekanan dan Ancaman Terhadap Kawasan Konservasi Makin Meningkat
Diskusi dengan Tajuk 'Ngopi Bareng' Besok Kembali Diadakan PWI Riau
Dalam Rangka HUT ke -12, IKTS Kembali Lakukan Kegiatan Donor Darah
Pemko Pekanbaru Terima Penghargaan Satya Lencana Karyabhakti Praja Nugraha
Sambut Hari Bumi, Pecinta Alam Sumatera Riau Lakukan Aksi Pungut Sampah
Menikmati Wisata Perut Bumi di Labuan Bajo
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com