Selasa, 19 Maret 2019
Follow:
Home
Libur Lebaran Pengunjung Danau Maninjau Sepi
Selasa, 19/06/2018 - 12:50:29 WIB
  Danau Maninjau
 

LUBUK BASUNG - Libur lebaran tahun 2018 memang lebih panjang, tetapi pengunjung yang datang ke Danau Maninjau, Sumatera Barat justru menurun. Akibatnya penghasilan pedagang makanan kecil khas Danau Maninjau juga turun, bahkan mencapai 50 persen dibandingkan lebaran tahun lalu.

Pengakuan beberapa pedagang kaki lima di pinggir Danau Maninjau, Selasa (19/6), bahwa untuk lebaran tahun ini awan mendung sepertinya sedang menaungi mereka. Harapan menanggukan uang di waktu lebaran tidak seperti yang mereka harapkan.

“Dibandingkan tahun lalu penghasilan menurun cukup jauh. Sejauh ini dirasakan penghasilan lebaran tahun ini hanya separo dari saat yang sama pada tahun lalu,” kata Eli dan Eti, pedagang kaki lima di tepi Danau Maninjau.

Menurut Eli maupun Eti ada beberapa hal yang menyebabkan minimnya penghasilan mereka tahun ini. Diantaranya, pengunjung yang dirasakan cukup jauh berkurang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini, pengunjung Danau dirasakan cukup lengang.

“Tahun-tahun sebelumnya lebaran ketiga atau keempat, danau ini sesak oleh pengunjung. Tahun sekarang terasa sangat lengang,” ujar Eti.

Selain itu, ketiadaan salah satu komoditas asli danau tersebut, rinuak, juga dirasakan menjadi salah pemicu penurunan penghasilan tersebut. Beberapa pengunjung yang ingin belanja selalu menanyakan makanan berbahan rinuak.

“Memang kita ada menjual palai rinuak, tetapi menggunakan rinuak dari daerah Solok. Ketika mendengar itu, sebagian mereka batal belanja,” terang Eli.

Tak hanya itu, peningkatan harga bahan dasar juga memicu pengurangan penjualan. Meski memilih tidak menaikkan harga, para pedagang terpaksa mengurangi porsi pensi, atau jumlah rinuak yang ada di dalam palai.

Pendapat yang tidak jauh berbeda dikatakan, Akmal, salah satu pengunjung dari Pariaman. Menurut pria yang hampir setiap lebaran membawa keluarganya ke lokasi itu, tidak ada perubahan berarti yang ditemukan di lokasi tersebut yang akan menjadi daya tarik untuk mendatangi tempat tersebut.

“Tahun ke tahun rasanya seperti ini saja. Tidak banyak mengalami perubahan. Berharap menikmati makanan dari rinuak, tetapi sayang tidak ada lagi. Makan pensi agak enggan mengingat danau yang masih belum bersih,” ujar Akmal.**/Sgl

 
Berita Terbaru >>
Bantu Dana Pendidikan Daerah Tertinggal, Komunitas Anak Ceria Galang Dana di CFD
FPI Bantu Masyarakat Koto Aman yang Menunggu Nasib di Bawah Fly Over
Tertarik Cangkang Sawit, Pengusaha Jepang Temui Gubri
Pancing Hujan, 19 Ton Garam Disemai di Langit Riau
Ustadz yang Fitnah Pemerintah Legalkan Zina Dipulangkan
Bujuk Seorang Ayah Gendong Anak Hendak Bunuh Diri, Wabup Purwakarta Panjat Tower
Dewan Rapat Tertutup dengan Perwakilan Guru Sertifikasi Pekanbaru
Farida: Biar Saya Saja yang Dipenjara, Saya tak Mampu Bayar Uang Sekolah Anak
DPRD Gelar Sidang Paripurna dengan Agenda Pidato Sambutan Gubri Periode 2019-2024
Jawaban Pemerintah Atas Pandangan Fraksi Terhadap LKPj Kepala Daerah
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com