Selasa, 25 09 2018
Follow:
Home
Kemenag: Jemaah Haji Tak Perlu Bawa Bekal Makanan Terlalu Banyak
Senin, 02/07/2018 - 12:18:06 WIB
 
 

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada para jemaah haji asal Indonesia, termasuk dalam hal layanan katering. Jika tahun lalu, Jemaah haji Indonesia  hanya mendapatkan 60 kali layanan selama berada di Arab Saudi, tahun ini akan mendapatkan 75 kali layanan katering.

“Sebanyak 40 kali makan di Makkah,  sekali di bandara,  18 kali di Madinah, dan 16 kali saat fase puncak haji di Arafah-Muzdalifah-Mina atau Armina,” kata Kasubdit Katering Haji Kemenag, Abdullah Yunus.

Dengan demikian, lanjut Abdullah, jemaah haji tidak perlu lagi membawa bekal bahan makanan terlalu banyak selama di Tanah Suci. Sebab, peningkatan layanan katering tahun ini sangat signifikan.

Ia mengingatkan, dengan rata rata dua kali makan sehari, maka layanan katering di Arab Saudi hampir mencapai 90 persen dari masa tinggal jemaah di Saudi.

“Jemaah hanya lima hari tidak mendapat layanan katering,  yaitu pada tanggal 5-7 Dzhulhijjah serta 14-15 Dzulhijjah,” jelas Abdullah.

Berikut ini daftar distribusi katering jemaah haji:

1.Madinah
Makan siang mulai didistribusikan dari jam 10.00 - 13.00 waktu Arab Saudi (WAS). Untuk makan malam,  distribusi dilakukan dari jam 16.00 sampai 20.00 (WAS).

2. Makkah
Makan siang mulai didistribusikan pukul 08.00 - 11.00 WAS.  Makan malam dikirim ke pemondokan jemaah mulai 17.00 - 21.00 WAS.

3. Armina
Makan pagi mulai didistribusikan pukul 06.00 - 09.00 WAS. Makan siang 11.00 - 13.00. Makan malam dikirim mulai 17.00 - 19.00 WAS.

Koper Dikirim ke Hotel
Sementara itu, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis mengatakan, bahwa jemaah haji tahun ini tidak perlu membawa koper dari lobi ke kamar hotel. Sebab,  koper akan diantar hingga kamar hotel mereka.

“Tahun lalu, angkut koper dari lobi hotel ke kamar dilakukan oleh jemaah. Tahun ini kita minta pemilik hotel sediakan petugas angkut koper jemaah dari lobi ke kamar,” jelas Sri Ilham.

Sri Ilham juga memastikan bahwa sejumlah layanan yang sudah berjalan dengan baik pada tahun lalu,  tetap berjalan tahun ini. Salah satunya adalah keharusan pihak hotel untuk menyediakan air mineral sebanyak satu liter per hari.

Ia menyebutkan, Kementerian Agama telah menyewa 165 hotel di Makkah dan 107 hotel di Madinah. Secara kualitas, hotel yang disewa minimal setara bintang tiga.

Jarak terjauh hotel di Makkah dari Masjidil Haram adalah 4.390 m. Sedang jarak terdekat 900m. Untuk di Madinah,  jarak terjauh dari Masjid Nabawi adalah 650m.**/ril

 
Berita Terbaru >>
Enam Wartawan Anggota PWI Raih Anugrah Jurnalistik Pertamina Dumai
Peternak Ayam di Riau Terancam Bangkrut, Harga Bibit dan Pakan Melonjak
Guru Honor Riau Demo, Tuntut Penerimaan CPNS Tanpa Batas Usia
Hari Ini Kembali Terpantau 23 Hotspot di Sumatera, 12 di Riau
Kemenpora Berharap Proses Hukum 'Suporter Tewas' Jalan Terus
Camat dan Lurah Diminta Sosialisasikan Asuransi Ketenagakerjaan
'Tajir Melintir' PSI Sindir Isu Kemiskinan Prabowo-Sandi
Cegah Kecelakaan, PUPR Uji Sertifikasi Operator Alat Berat
Camat Tampan Coffee Moorning dengan Fortaru Pekanbaru
Pemkab Kepri Taja Festival Bahari
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com