Selasa, 22 Januari 2019
Follow:
Home
Naik Lagi, Harga Pertamax di Riau Tertinggi di Indonesia
Senin, 02/07/2018 - 14:40:16 WIB
 
 

PEKANBARU - Harga Bahan Bakar Khusus (BBK) naik mulai 1 Juni 2018.  Dari laman web pertamina, kenaikan terjadi pada Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamina Dex dan Dexlite.

Untuk wilayah Riau sendiri, harga Pertamax naik sebesar Rp900 per liter dari harga sebelumnya Rp9.000 kini menjadi Rp9.900 perliternya. Bahkan harga Pertamax ini menjadi yang tertinggi se Indonesia.

Manager Humas Pertamina Wilayah Sumbagteng Rudi Arrifianto mengatakan,  harga Pertamax menjadi yang termahal di Riau, disebabkan perbedaan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB).

"Tetapi yang perlu dicatat adalah bahwa Pertamax Series dan Dex Series lebih banyak digunakan oleh konsumen kendaraan pribadi, yang umumnya mereka adalah konsumen loyal. Konsumen pada segmen ini lebih mengedepankan pada kualitas dibandingkan dengan harga," tukasnya.

Berikut ini daftar harga Bahan Bakar Khusus di Riau yang mengalami kenaikan:

1. Pertamax naik Rp900 dari harga Rp9000 menjadi Rp9.900 perliter

2. Pertamax Turbo naik Rp900 perliter dari harga awwl Rp10.200 kini menjadi Rp11.100 perliter.

3. Dexlite naik Rp1.000 perliternya dari harga Rp8.400 kini menjadi Rp9.400.

4. Pertamina Dex naik Rp450 perliter dari harga Rp10.550 menjadi Rp11.000 perliternya.**/nai

 
Berita Terbaru >>
Wajib Pajak Curang, Perbulan Pemko Pekanbaru Rugi Ratusan Juta
Tahun ini, DPKP Pekanbaru Rancang Panggilan Cepat Smart Rescue Madani
Mulai Sore Ini Supermoon Bisa Dilihat Diseluruh Indonesia
Semua Wilayah di Pedamaran Sudah Miliki Aliran Listrik
Perusahaan di Riau Diminta Bayarkan Gaji Sesuai UMP
Meranti Berpotensi Jadi Kota Jaringan Gas
Ghibah, Sikap Buruk yang Harus Dijauhi
Kisah Masyithah, Kisah Tentang Keteguhan Hati Perempuan
Tetap Awet Muda, Ini Rahasia Ira Koesno si Pemandu Debat Capres
Berbeda Pendapat Sebuah Kewajaran, Tapi Tetap Ada Adabnya
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com