Selasa, 14 08 2018
Follow:
Home
Gerhana Bulan Terlama 28 Juli Bisa Disaksikan di Indonesia
Rabu, 25/07/2018 - 11:57:15 WIB
  Gerhana Bulan
 

PEKANBARU - Seluruh Wilayah di Indonesia akan menjadi saksi peristiwa alam langka, yakni gerhana bulan total dan terlama abad ini, pada 28 Juli 2018. Data dari Badan Metereologi Kilmatologi dan Geofisika (BMKG) memperlihatkan bahwa gerhana bulan total tersebut akan berlangsung 103 menit.

"Puncak Gerhana Bulan Total akan terjadi selama 103 menit dan dapat disaksikan di seluruh wilayah Indonesia pada 28 juli 2018. BMKG akan melaksanakan pengamatan di berbagai titik di Indonesia dan menyiarkannya secara live," seperti tertulis di Twitter BMKG @infoBMKG, Rabu (25/7/2018).

Proses terjadinya gerhana bulan total ini bisa dibagi ke dalam tujuh fase:
Gerhana mulai (P1) pada pukul 00.13 WIB. Gerhana sebagian mulai (U1) pada pukul 01.24 WIB. Gerhana total mulai (U2) pada pukul 02.30 WIB.  Puncak gerhana pada pukul 03.22 WIB. Gerhana total berakhir (U3) pada pukul 04.13 WIB. Gerhana sebagian berakhir (U4) pada pukul 05.19 WIB.  Gerhana berakhir (P4) pada pukul 06.30 WIB

Sedangkan fase total yang mencapai 103 menit merupakan yang terlama hingga lebih dari 100 tahun ke depan. Peristiwa gerhana bulan total terlama bakal terjadi lagi pada 9 Juni 2123 yang mencapai 106 menit. Namun gerhana ini tidak dapat diamati di Indonesia.

Lamanya durasi gerhana bulan total 28 Juli ini disebabkan oleh tiga hal. Pertama, saat puncak gerhana terjadi, posisi pusat piringan bulan dekat dengan pusat umbra bumi. Kedua, gerhana bulan total terjadi saat bulan di sekitar titik terjauh dari bumi yang disebut titik apoge. Berdasarkan perhitungan, bulan mencapai titik apoge pada 27 Juli 2018 pukul 12:44 WIB sejauh 406.223 km. Empat belas jam kemudian, tepatnya ketika puncak gerhana terjadi, jarak Bumi Bulan menjadi lebih dekat 270 km daripada saat di apoge tersebut.

Penyebab yang terakhir, pada bulan Juli, sedang berada di sekitar titik terjauhnya dari Matahari, (aphelion), yaitu yang terjadi pada 6 Juli 2018 pukul 23.47 WIB dengan jarak 152 juta km. Pada saat puncak gerhana terjadi, jarak bumi-matahari lebih dekat 184 ribu kilometer dari saat di aphelion. Hal ini yang membuat durasi gerhana bulan total lebih lama.

Selain di Indonesia, keseluruhan proses gerhana bulan total ini dapat diamati di Samudra Hindia, Asia Selatan, Asia Tengah, Asia Barat, dan sebagian besar Afrika bagian Timur. ***/zie/int

 
Berita Terbaru >>
Awal Pekan, Rupiah Terkapar Rp14.608 per Dolar AS
Pererat Silaturahmi, Fortaru Gelar Rapat dan Makan Siang Bersama
Sistem Zonasi Diberlakukan, Pekanbaru Kekurangan Sekolah
Farhat Abbas Jadi Jubir Jokowi-Ma'ruf
September, Pemimpin Korsel dan Korut Akan Bertemu di Pyongyang
Terus Bertambah, Korban Gempa Lombok Capai 436 Jiwa
Sertijab Plt Sekwan DPRD Pekanbaru, Alek Kurniawan Berjanji Kerjasama Dengan Media
Jabat Kabag Keuangan, Alek Siap Jalankan Amanah
BBM Jenis Euro II Rugikan Masyarakat Puluhan Triliun per Tahun
AHY Antar Prabowo-Sandiaga Daftar ke KPU
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com