Selasa, 19 Maret 2019
Follow:
Home
Makan Sate Kambing dengan Acar Mentimun untuk Jaga Kadar Kolesterol
Kamis, 23/08/2018 - 17:38:10 WIB
 
 

PEKANBARU - Sudah lazim jika makan sate kambing biasanya dilengkapi dengan acar yang dibuat dari ketimun, wortel dan nanas, diberi cabai dalam rendaman air cuka. Ternyata ini bukan kebetulan belaka, karena memang ada manfaatnya.

Di balik rasa acar yang asam, manis dan pedas tersimpan beberapa manfaat.
Berikut beberapa manfaat acar tersebut.

1. Jaga kadar kolesterol

Satu hal yang paling ditakutkan dari konsumsi daging adalah naiknya kadar kolesterol dalam darah. Namun jika konsumsi daging diimbangi dengan konsumsi acar maka kolesterol dalam daging tak lagi menakutkan.

Acar, khususnya acar timun dan wortel memiliki kandungan alami untuk menurunkan dan menjaga kadar kolesterol berlebih.

2. Kontrol tekanan darah

Jika ingin menjaga tekanan darah tetap stabil, sebaiknya konsumsi daging bersama dengan acar. Acar mengandung magnesium, potasium, dan fosfor yang dapat membantu menurunkan tekanan darah.

Serat alami pada timun dianggap ampuh menurunkan kadar lemak dan kolesterol.

3. Cegah gangguan pencernaan

Beberapa jenis acar dibuat dengan proses fermentasi. Acar seperti ini biasanya dibuat dengan cara tradisional misalnya kimchi dari Korea dan sauerkraut dari Eropa.

Selama proses fermentasi, gula pada sayur dipecah hingga menjadi asam laktat atau bakteri asam laktat yang lazim disebut probiotik. Probiotik membantu mengatasi masalah pencernaan termasuk iritasi usus, sembelit dan diare.

4. Sumber antioksidan

Kandungan alami sayur dan buah membantu tubuh melawan radikal bebas. Radikal bebas dapat merusak sel dan menimbulkan penyakit. Acar pun mengandung nutrisi antioksidan yang berperan untuk melawan radikal bebas.

Biasanya proses pengolahan bahan makanan membuat kandungan nutrisi pada sayur atau buah rusak bahkan berkurang. Sedangkan acar justru mempertahankan nutrisi asli makanan tetap terjaga.

5. Cegah kenaikan gula darah

Jika acar yang dibuat dengan cuka jadi pilihan, maka acar ini membantu memperlambat proses pencernaan makanan. Perut pun melepas glukosa dengan lambat dan mencegah kenaikan gula darah secara mendadak setelah makan apalagi konsumsi makanan yang tinggi karbohidrat.

Acar menjadi antiglikemik atau penurun kadar gula untuk mereka yang resisten terhadap insulin dan yang memiliki risiko diabetes tipe 2. **/int/zie

 
Berita Terbaru >>
Upaya Padamkan Api, Water Bombing Sisiri Kawasan Karhutla di Riau
Kasus Duel Siswa dan Kepsek SMAN 2 Rakit Kulim Inhu Berakhir Damai
Waduh, 86 Hotspot Kepung Riau Hari Ini
Bantu Dana Pendidikan Daerah Tertinggal, Komunitas Anak Ceria Galang Dana di CFD
FPI Bantu Masyarakat Koto Aman yang Menunggu Nasib di Bawah Fly Over
Tertarik Cangkang Sawit, Pengusaha Jepang Temui Gubri
Pancing Hujan, 19 Ton Garam Disemai di Langit Riau
Ustadz yang Fitnah Pemerintah Legalkan Zina Dipulangkan
Bujuk Seorang Ayah Gendong Anak Hendak Bunuh Diri, Wabup Purwakarta Panjat Tower
Dewan Rapat Tertutup dengan Perwakilan Guru Sertifikasi Pekanbaru
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com