Senin, 17 Desember 2018
Follow:
Home
Pemkab Kepri Taja Festival Bahari
Minggu, 23/09/2018 - 18:34:22 WIB
 
 

BATAM - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Riau (Kepri) menampilkan berbagai seni budaya Melayu meramaikan Festival Bahari Kepri 2018, Jumat (21/9). Warga dan wisatawan pun menyambut dengan antusias di halaman Gedung Daerah Tanjung Pinang, Provinsi Kepri.

Tarian Sekapur Sirih dipilih untuk membuka perhelatan dengan aksi penari yang memukau. Demikian pula, Marching Band Bahana Barelang yang memadukan nuansa modern dan budaya Melayu.

"Budaya itu semakin dilestarikan semakin mensejahterakan. Contohnya pembukaan FBK ini. Sajian kentalnya budaya menjadi sebuah suguhan yang dinanti wisatawan," ujar Menteri Pariwista Arief Yahya.

FBK juga menggelar pelbagai acara menarik macam balapan Jong atau perahu mini. Balapan ini digelar di di Pantai Tanjung Siambang, Dompa. Pesertanya pun membludak yakni sekitar 959 peserta dari pelbagai klub daerah macam Batam, Bintan, Dumai hingga Bengkalis.

"Nah ini juga bagian dari budaya. Lomba Jong ini hanya ada di Masyarakat Melayu. Menjadi budaya bahari yang telah mengakar kuat. Ini juga sangat diminati oleh wisatawan khususnya dari Malaysia dan Singapura," katanya.

Sajian berbeda juga dapat dilihat di Jetski Expedition yang diikuti 32 peserta mancanegara. Mereka berasal dari China, Singapura, dan Malaysia.

Yang luar biasa, para peserta ini datang langsung dari Singapura dan Malaysia menggunakan jetski. Dengan konvoi, mereka masuk ke perairan Kepri pada Jumat (21/9).

"Ini mengapa FBK masuk kedalam 100 Wonderful Events Kementerian Pariwisata tahun 2018. FBK selalu mampu memberikn suguhan berkelas.," kata Ketua Pelaksana Calender of Event 2019 Esthy Reko Astuti. "Terlebih Kepri mempunyai keuntungan karena berada di Border Area."

Hal itu juga dibenarkan oleh Asisten Deputi Bidang Pemasaran I Regional I Kementerian Pariwisata Iyung Masruroh. Ia mengatakan FBK merupakan salah satu langkah mendongkrak kunjungan wisman.

Pasalnya Provinsi Kepri berada di jalur yang strategis karena berbatasan langsung dengan Malaysia dan Singapura. Ini membuat Provinsi Kepri menjadi salah satu pintu utama masuknya wisman ke Indonesia.

"Target tahun ini Kepri dapat menyumbang 3,7 juta wisman. Ini tentu dapat di raih jika event-event bertaraf internasional sebagai atraksi wisata terus dimunculkan Kepri. Imbasnya tentu target 17 juta wisman di tahun 2018 dapat tercapai," ujar Iyung.**/CNNIndonesia

 
Berita Terbaru >>
Saiman: Ini Dendam Politik. Dedet: Bagian Mana yang Dihilangkan
Satu Korban Meninggal Dalam Longsor Sitinjau Luaik
PKS Kritik Edaran Mendagri Soal Jilbab PNS Masuk Krah Baju
Kemendagri Terbitkan Aturan Penggunaan Jilbab untuk PNS
Longsor di Sitinjau Lauik Sebabkan Tiga Mobil Terseret Material
Sungai Siak Meluap, Desa Wisata Buluh Cina Riau Dilanda Banjir
Buah Rambutan Bermanfaat untuk Kesehatan
Johannes Kotjo Divonis Dua Tahun Penjara Dalam Kasus Suap PLTU Riau-1
Wisata Religi Riau Terus Dikembangkan
Waspada, Hujan Lebat dan Angin Kencang Masih akan Melanda Riau
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com