Minggu, 21 Juli 2019
Follow:
Home
Soal Pengaturan Skor, Bareskrim Panggil Sekjen PSSI Ratu Tisha
Jumat, 21/12/2018 - 12:14:03 WIB
 
 

JAKARTA- Direktorat Tindak Pidana Korupsi Badan Reserse Kriminal (Dittipidkor Bareskrim) Polri akan memeriksa Sekretaris Jenderal Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Sekjen PSSI) Ratu Tisha Destria terkait kasus dugaan pengaturan skor dalam pertandingan sepak bola, Jumat (21/12).

Ia diperiksa bersama empat sosok lainnya yakni Manajer Madura FC Januar Herwanto, Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru Berlington Siahaan, Ketua Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) Richard Sambera, dan Sekjen BOPI Andreas Marbun.

"Pemanggilan beberapa orang, hari ini dipanggil lima orang," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan.

Dia menerangkan pemeriksaan dilakukan karena lima orang tersebut diduga memiliki informasi dan mengetahui seputar skandal pengaturan skor dalam pertandingan sepak bola. Lima orang itu, lanjutnya, diduga memahami mekanisme dan standar operasional prosedur dalam pertandingan sepak bola.

Selanjutnya, kata Dedi, penyidik juga telah menjadwalkan pemeriksaan sebanyak tujuh orang lainnya pada pekan depan, 26-28 Desember mendatang.

Namun, ia belum mau membeberkan nama tujuh orang yang akan dipanggil pekan depan itu.

"Timeline lainnya juga sudah disiapkan nanti Rabu, Kamis, dan Jumat juga akan beberapa yang dipanggil, nanti saya sampaikan siapa saja yang dipanggil," kata jenderal bintang satu itu.

Isu skandal pengaturan skor di pertandingan sepak bola kembali muncul ke publik setelah diembuskan oleh Januar. Ia mengaku pernah ditawari sejumlah uang oleh anggota komite eksekutif (exco) PSSI, Hidayat, agar mengalah dengan PSS Sleman di Liga 2.

Hidayat pun memutuskan mundur dari Exco PSSI. Komdis PSSI pun hanya melayangkan sanksi larangan beraktivitas di sepak bola selama tiga tahun.

Ia juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp150 juta. Selain itu, Hidayat juga tidak diperkenankan memasuki stadion selama dua tahun. (*)

CNN Indonesia

 
Berita Terbaru >>
Satu Orang Komisioner Bawaslu Inhu Terancam Dipecat
Bunga Bangkai Ditemukan Warga Palupuh Agam di Pinggang Bukit
Hari Ini 17 Titik Panas Kembali Muncul di Riau
Belasan Rumah Hangus Terbakar di Pasar Umbut Kelapa Inhil
Duh, Komedian Nunung Sampai Berhutang Demi Narkoba
Kota Pekanbaru Raih Dua Penghargaan dari Kemen PPPA
Cegah DBD, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan Lingkungan
Penganiaya Balita yang Makamnya Dibongkar untuk Autopsi Ternyata Ibu Kandung
ASITA Riau Tolak Program Umroh Digital
FW-KLA Diharap Mampu Bersinergi dengan Pemerintah
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com