Jum'at, 19 April 2019
Follow:
Home
Data Terbaru Tsunami Selat Sunda 429 Tewas
Selasa, 25/12/2018 - 13:55:23 WIB
 
 

JAKARTA- Jumlah korban meninggal korban tsunami Selat Sunda di Banten dan Lampung untuk sementara berjumlah 429 orang. Data ini masih mungkin akan terus bertambah mengingat pendataan masih terus dilakukan.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, data ini tercatat hingga, Selasa (25/12) pukul 13.00 WIB atau hari H+3.

"Total 429 orang meninggal. 1.485 luka-luka, 154 orang hilang dan 16.082 orang mengungsi," kata Sutopo di Kantor BNPB, Jakarta.

Menurutnya data ini terus berubah karena Tim SAR gabungan terus menyisir lima kabupaten di Banten dan Lampung yang terdampak tsunami.

Sejauh ini Kabupaten Pandeglang di Banten jadi wilayah yang paling parah terdampak tsunami. Wilayah lain yang terdampak adalah Kabupaten Serang, Lampung Selatan, Tanggamus dan Pesawaran.

Tsunami di Selat Sunda diyakini dipicu oleh longsor oleh bawah laut akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang ada di tengah laut.


Tsunami datang tanpa peringatan dini dan tanda-tanda alam seperti surutnya air laut di pantai.

Sampai saat ini Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika masih mengimbau warga untuk tidak beraktifitas di kawasan pesisir terutama di Selat Sunda.

CNN Indonesia

 
Berita Terbaru >>
Menikmati Wisata Perut Bumi di Labuan Bajo
Sempena Hardiknas, Disdikbud Dumai Gelar Lomba Lagu Melayu dan Melukis
Bertuah Akshara Symphony, Wadah Berhimpun Generasi Muda Pencinta Marching Band
Hypatia, Perempuan Cerdas yang Dibunuh Karena Melakukan Penelitian

Sejarah untuk Riau, KLHK Beri Hutan Pendidikan untuk Unilak
Truk ODOL Sebabkan Jalan di Riau Banyak Rusak
Berkeliaran di Bawah Jembatan Siak II, Seekor Buaya Berhasil Dievakuasi
Terlibat Korupsi, 19 ASN Kabupaten Kampar Dipecat Selama Tahun 2018
Penyanyi dan Musisi Mus Mulyadi Tutup Usia
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com