Selasa, 20 08 2019
Follow:
Home
Penganiaya Balita yang Makamnya Dibongkar untuk Autopsi Ternyata Ibu Kandung
Rabu, 17/07/2019 - 19:31:57 WIB
 
 

BOYOLALI - Tim penyidik Polres Boyolali, Jawa Tengah, akhirnya menetapkan ibu kandung bocah 6 tahun yang meninggal tidak wajar dan makamnya kembali dibongkar untuk autopsi sebagai tersangka.

Siti Wakidah (30) ibu korban yang adalah warga Dukuh/Desa Tanduk, RT 05, RW 02, Kecamatan Ampel. Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku telah menganiaya anaknya dengan cara mencubit, memukul, mencakar, dan membenturkan kepala korban ke almari.

Menurut Kapolres Boyolali AKBP Kusumo Wahyu Bintoro melalui Kasat Reskrim Iptu Mulyanto, Rabu (17/7/2019), dari hasil autopsi dengan membongkar makam korban, tim penyidik menetapkan Siti Wakidah sebagai tersangka atas meninggalnya F anak kandung sendiri.

Pada awalnya, kata Mulyanto, tersangka mengelak saat dimintai keterangan oleh penyidik. Tersangka mengaku hanya mendorong kepala korban dengan pelan, tetapi akhirnya tubuh anaknya terjatuh.

Namun, polisi dengan menunjukkan bukti-bukti dan dari hasil autopsi telah diketahui dengan jelas terdapat banyak bekas luka pada tubuh korban. Tersangka akhirnya mengakui perbuatannya.

Tersangka mengakui seluruh bekas luka pada tubuh korban akibat perbuatannya. Sejumlah luka lebam di bagian kepala akibat korban karena didorong hingga membentur almari.

Tersangka sering melakukan penganiayaan beberapa hari sebelum korban meninggal.
Dia mengatakan dari hasil pemeriksaan tersangka mengaku merasa kesal dan jengkel terhadap korban.

Tersangka memiliki empat anak termasuk F yang menjadi korban penganiayaan. Salah satunya juga masih balita.

Atas perbuatannya tersangka akan dijerat dengan pasal 80 ayat (4) Undang-Undang RI No. 35/2014 tentang Perlindungan Anak, dan atau pasal 44 ayat (3) UU RI No. 23/2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.

Sebelumnya, Tim penyidik Satuan Reskrim Polres Boyolali melakukan penyelidikan dugaan kasus penganiayaan terhadap bocah berinisial F (6) hingga meninggal, di Dukuh/Desa Tanduk Kecamatan Ampel, dengan membongkar makamnya untuk diautopsi.

Pembongkaran makam tersebut untuk memastikan penyebab kematian korban yang dinilai janggal. Pada tubuh korban ditemukan banyak luka lebam dan korban meninggal di rumahnya Ampel Boyolali, Kamis (11/7) siang.***

 
Berita Terbaru >>
NKRI Bersyariah Rahmatan Lil Alamin

Mahasiswa Psikologi UIR Praktek Lapangan di IIUM Selangor
Cucu Sumantri Apresiasi Dukungan Pemkab Rohil
'Air Janggi - Meniti Langkah' Ceritakan Rusaknya Lingkungan Sungai di Riau
Bupati Inhu Harap Wartawan Terus Tingkatkan Kompetensi
Pemko Pekanbaru Sabet Predikat KLA Kategori Nindya
Sukiman: ISQ Syekh Ibrahim Pabrik Akhlak Islami
Disnakbun Rohul Imbau Masyarakat Asuransikan Hewan Ternak
DKP Siak Gelar Lomba Pangan Lokal dan Cipta Menu
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com