Kamis, 17 Oktober 2019
Follow:
Home
Penganiaya Balita yang Makamnya Dibongkar untuk Autopsi Ternyata Ibu Kandung
Rabu, 17/07/2019 - 19:31:57 WIB
 
 

BOYOLALI - Tim penyidik Polres Boyolali, Jawa Tengah, akhirnya menetapkan ibu kandung bocah 6 tahun yang meninggal tidak wajar dan makamnya kembali dibongkar untuk autopsi sebagai tersangka.

Siti Wakidah (30) ibu korban yang adalah warga Dukuh/Desa Tanduk, RT 05, RW 02, Kecamatan Ampel. Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku telah menganiaya anaknya dengan cara mencubit, memukul, mencakar, dan membenturkan kepala korban ke almari.

Menurut Kapolres Boyolali AKBP Kusumo Wahyu Bintoro melalui Kasat Reskrim Iptu Mulyanto, Rabu (17/7/2019), dari hasil autopsi dengan membongkar makam korban, tim penyidik menetapkan Siti Wakidah sebagai tersangka atas meninggalnya F anak kandung sendiri.

Pada awalnya, kata Mulyanto, tersangka mengelak saat dimintai keterangan oleh penyidik. Tersangka mengaku hanya mendorong kepala korban dengan pelan, tetapi akhirnya tubuh anaknya terjatuh.

Namun, polisi dengan menunjukkan bukti-bukti dan dari hasil autopsi telah diketahui dengan jelas terdapat banyak bekas luka pada tubuh korban. Tersangka akhirnya mengakui perbuatannya.

Tersangka mengakui seluruh bekas luka pada tubuh korban akibat perbuatannya. Sejumlah luka lebam di bagian kepala akibat korban karena didorong hingga membentur almari.

Tersangka sering melakukan penganiayaan beberapa hari sebelum korban meninggal.
Dia mengatakan dari hasil pemeriksaan tersangka mengaku merasa kesal dan jengkel terhadap korban.

Tersangka memiliki empat anak termasuk F yang menjadi korban penganiayaan. Salah satunya juga masih balita.

Atas perbuatannya tersangka akan dijerat dengan pasal 80 ayat (4) Undang-Undang RI No. 35/2014 tentang Perlindungan Anak, dan atau pasal 44 ayat (3) UU RI No. 23/2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.

Sebelumnya, Tim penyidik Satuan Reskrim Polres Boyolali melakukan penyelidikan dugaan kasus penganiayaan terhadap bocah berinisial F (6) hingga meninggal, di Dukuh/Desa Tanduk Kecamatan Ampel, dengan membongkar makamnya untuk diautopsi.

Pembongkaran makam tersebut untuk memastikan penyebab kematian korban yang dinilai janggal. Pada tubuh korban ditemukan banyak luka lebam dan korban meninggal di rumahnya Ampel Boyolali, Kamis (11/7) siang.***

 
Berita Terbaru >>
SKK Migas Chevron & UIR Bangun Migas Center Pertama di Riau
Gandeng UIR dan Ade Hartati, FJPI Riau Gelar Dialog Bedah RUU KUHP
Jonwir: Partai Final Digelar Jum'at Depan
Pererat Silaturahmi, IKA SMPN 12/14 Pekanbaru Taja Pertandingan Volly Antar Kelas
HUT ke -12, IKTS Kukuhkan Ketua Umum serta Pengurus
Prada Deri Pemutilasi Kekasih Menangis Dengar Vonis Seumur Hidup dan Dipecat dari TNI
Akibat Kabut Asap Penetbangan di Bandra SSK II Pekanbaru Belum Normal
FJPI Riau Gelar Aksi Sosial Peduli Asap dengan Membagikan 4000 Masker
FJPI Riau Gelar Aksi Sosial Peduli Asap dengan Nembagikan 4000 Masker
Pemuda Masjid Muawwanah Gelar Pawai Obor dan Jalan Sehat
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com