Kamis, 17 Oktober 2019
Follow:
Home
Prada Deri Pemutilasi Kekasih Menangis Dengar Vonis Seumur Hidup dan Dipecat dari TNI
Kamis, 26/09/2019 - 14:25:16 WIB
 
 

SUARAAKTUAL.CO | SUMSEL - Majelis hakim Pengadilan Militer 1-04 Palembang menjatuhkan vonis terhadap  Prada Deri Pramana dengan hukuman  seumur hidup karena telah memutilasi kekasihnya, Fera Oktaria. Selain itu dia juga dipecat dari TNI.

"Menjatuhkan pidana pokok penjara seumur hidup. Pidana tambahan dipecat dari dinas militer," kata ketua mejelis hakim, Letkol Chk Khazim saat membaca vonis, Kamis (26/9/2019).

Vonis yang dibacakan mejelis, menurut hakim karena perbuatan terdakwa Deri sudah di luar batas kewajaran. Bahkan perilaku Deri membunuh dan memutilasi kekasihnya bukanlah sifat prajurit TNI.

"Perbuatan terdakwa Deri Pramana tidak mencerminkan lagi sebagai prajurit TNI. Perbuatan terdakwa sudah mencoreng kesatuan dan militer yang dan membuat resah masyarakat," kata mejelis dengan suara bulat.

Mendengar vonis yang dibacakan ketua majelis, Prada Deri langsung menangis. Sementara itu dari belakang, terdengar jelas suara keluarga korban, Fera Oktaria bersyukur.

"Syukurin. Allhamdulillah ya Allah, hakim adil. Matilah kamu dalam penjara," kata keluarga Fera Oktaria.**

sumber: detik.com


 
Berita Terbaru >>
SKK Migas Chevron & UIR Bangun Migas Center Pertama di Riau
Gandeng UIR dan Ade Hartati, FJPI Riau Gelar Dialog Bedah RUU KUHP
Jonwir: Partai Final Digelar Jum'at Depan
Pererat Silaturahmi, IKA SMPN 12/14 Pekanbaru Taja Pertandingan Volly Antar Kelas
HUT ke -12, IKTS Kukuhkan Ketua Umum serta Pengurus
Prada Deri Pemutilasi Kekasih Menangis Dengar Vonis Seumur Hidup dan Dipecat dari TNI
Akibat Kabut Asap Penetbangan di Bandra SSK II Pekanbaru Belum Normal
FJPI Riau Gelar Aksi Sosial Peduli Asap dengan Membagikan 4000 Masker
FJPI Riau Gelar Aksi Sosial Peduli Asap dengan Nembagikan 4000 Masker
Pemuda Masjid Muawwanah Gelar Pawai Obor dan Jalan Sehat
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com