Senin, 24 Februari 2020
Follow:
Home
Gandeng UIR dan Ade Hartati, FJPI Riau Gelar Dialog Bedah RUU KUHP
Rabu, 16/10/2019 - 21:09:14 WIB
 
 

SUARAAKTUAL.CO | PEKANBARU - Bermula dari keresahan dan diskusi antara Rektor UIR Prof. Syafrinaldi, Ketua FJPI Riau Luzi Diamanda dan Anggota DPRD Riau Ade Hartati tentang maraknya demo mahasiswa menentang RUU KUHP, lahirlah dialog dengan tema ' Perlindungan dan Hak Perempuan dalam RUU KUHP'

Maka menggandeng Universitas Islam Riau (UIR) dan Ade Hartati, Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Riau pun menggelar dialog  'Bedah RUU KUHP' Kamis (17/10/2019). Kegiatan akan dilaksanakan di Gedung Rektorat UIR dan  diikuti 250 peserta.

Ketua panitia penyelenggara kegiatan, S Parman yang didampingi Wakil Ketua yang juga Ketua FJPI Riau, Luzi Diamanda mengatakan, kegiatan bertajuk Seminar nasional tentang Perlindungan dan Hak-hak Perempuan di dalam RKUHP dibarengi dengan  penandatanganan Memorendum of Understanding (MoU) UIR dengan FJPI Riau dan Memorendum of Agreement (MoA) bersama Fisipol, Fakultas Hukum dan Fakultas Psikologi.

"Kegiatan diselenggarakan sehari dan dibuka Rektor UIR. Peserta seluruh civitas organisatoris se lingkungan UIR, organisatoris Perguruan Tinggi se-Riau, organisatoris pelajar, aktifis perempuan, paguyupan perempuan, kelompok PKK, dosen perempuan dan kalangan legeslator," ujar Wakil Dekan III Fakultas Hukum UIR ini.

Lebih lanjut dijelaskan Parman, tujuan dari kegiatan adalah menghilangkan kontroversi tentang RKUHP. Juga menemukan jati diri hak-hak perempuan Indonesia berdasarkan nilai-nilai luhur bangsa.

Kegiatan ini juga sebagai  wujud dinamisme perkembangan era mellenium yang memberikan kesadaran hukum tentang  hak-hak perempuan. 

"Lewat kegiatan ini kita juga berharap penegakan hukum melalui perlindungan hukum terhadap hak-hak perempuan Indonesia," papar Parman.

Parman juga mengatakan, kegiatan ini menghadirkan nara sumber Dr Kasmanto (kriminolog), Dr Zulkarnaen (pakar hukum) dan Ade Hartati (politisi). Bertindak sebagai moderator Kabag Humas dan protokoler UIR, Dr Syafriadi 

Sementara itu, Ketua FJPI Riau, Luzi Diamanda menambahkan KUHP yang berlaku sekarang di Indonesia adalah KUHP Belanda, yang lahir pada awal abad ke-20. RUU KUHP kemudian memodernisasi dengan mengakomodasi hak-hak perempuan. 

Tetapi Rancangan KUHP ternyata menyisakan kontroversi. Polemik muncul dari pasal-pasal yang diyakini akan merugikan masyarakat luas. Termasuk hak-hak kaum perempuan.

Akibatnya, terjadi demo besar-besaran oleh mahasiswa di Indonesia yang berlangsung secara serentak, beberapa diantaranya anakrkis dan menyebabkan kematian beberapa mahasiswa. 

"Tentu kita miris melihat hal ini," tutur Luzi

Di sisi lain, dikatakan Luzi, sebagian penggiat hak-hak perempuan menganggap bahwa pasal-pasal yang berkaitan dengan perempuan yang dituangkan dalam RKUHP tersebut adalah perlindungan untuk perempuan agar hak hidup, hak seks hingga hak azazinya terjamin. 

"Mereka menganggap justru pasal-pasal dalam KUHP adalah bentuk nyata kepedulian pemerintah kepada perempuan lewat ranah hukum. Karena itulah pentingnya seminar ini," ujar Luzi.

"Dengan seminar ini kami bermaksud agar semua pihak paham isi dan kandungan dalam RUU KUHP sebelum disahkan, khusus tentang hak perempuan," tegas Luzi. ***/win

 
Berita Terbaru >>
Pengurus JMSI Riau Galang Dana untuk Bantu Pengobatan Anak Wartawan
Terharu Dibezuk HT, Sarah Calon Hafizoh Doakan HT Jadi Bupati Pelalawan
Warga Dua Desa di Teluk Meranti Satu Suara Menangkan HT
Kenang Jasa-jasa Kadispar Riau, Tiga Ruangan Pertemuan Bertukar Nama
Sebelum Menaiki Pesawat, Presiden Jokowi Berpesan Dashboard Lancang Kuning Bagus Sekali
Kapolda Riau Lepas Peserta Lomba lari Fun Run di Kota Dumai
HT Minta Tidak Ada Pihak yang Intimidasi Warga dan Tim
Diduga Camat Kongkalikong, Honor RT/RW 2 Bulan Tak Dibayar
Terus Mengembangkan Sayap, 10 Wartawati Nyatakan Gabung di FJPI
Bersama Warga dan Partai Gerindra Husni Tamrin Perbaiki Jalan Desa
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com