Kamis, 28 Mei 2020
Follow:
Home
Dukungan Mengalir, Ida: Kami Menjalankan Tugas dan Fungsi Legislasi Dewan
Minggu, 17/05/2020 - 11:37:26 WIB
  Ida Yulita Susanti  


PEKANBARU,KLIKRIAU.COM - Penolakan Rapat Paripurna tentang Revisi Perubahan RPJMD yang dihelar Senin (11/5) lalu, yang dilakukan oleh dua anggota DPRD dari Partai Golkar Ida Yulita Susanti dan Sofia Septiana, berbuntut panjang. Isu yang berkembang, dua wakil rakyat yang dikenal vokal dan berani menyuarakan hak rakyat ini, akan dilengser alias di PAW.

Isu PAW inilah yang membuat para pemilih Partai Golkar, khususnya pendukung Ida dan Sofia kecewa. "Jika itu dilakukan, jelas kami kecewa. Karena mereka ini mau berjuang untuk rakyat lah, makanya kami mempercayakan mereka untuk menjadi wakil kami di DPRD," ungkap Sugiono, simpatisan Partai Golkar kepada berazam.com, Ahad (17/5/2020).

Dia juga mengatakan, jika PAW tetap dipaksakan kepada Ida Yulita dan Sofia, maka suara Golkar di Pekanbaru dipastikan akan anjlok pada Pemilu 2024 mendatang. Sebab, kedua wakil rakyat ini memiliki masa pemilih yang sangat banyak.

"Pada Pemilu kemarin saja suara Golkar sudah redup. Jadi, sangat rugi jika Partai Golkar mem-PAW ibu Ida dan Sofia. Mereka ini memiliki masa pemilih banyak. Bisa jadi pada pemilu mendatang suara mereka akan beralih ke partai lain," ucapnya lagi.

Sementara, dukungan para netizen membanjiri laman Facebook Ida Yulita. Bahkan ada yang dengan lantang mengecam Partai Golkar jika PAW dilakukan. Seperti yang disampaikan salah seorang warganet, Mardiani Mardiani. 

"Yg peniilat akan tegak menjadi pengkhianat rakyat..Sementara yang menentang kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat akan dicampakkan. Inilah yang terjadi di negara kita. Sejak ibu Ida duduk di DPRD dan berani mengkritik kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat, seperti menolak pengesahan RPJMD kemarin, Partai Golkar mendapat dukungan warga Pekanbaru," tulis Mardiani di laman komentar FB milik Ida.

"Biar aja mereka mau pecat, Pemilu nanti tak usah kita nyoblos. Dah jelas buk Ida membela rakyatnya, dia pula yang mau dilengserkan. Mereka sangat punya hati. Ibarat pohon pisang, Jantung ada Hati tak punya," tulis pemilik akun Leni Thamrin
Sementara, Ida Yulita 

Jalankan Tupoksi
Sementara, Ida Yulita Susanti yang dikonfirmasi terkait kemungkinan dirinya akan di PAW partai Golkar mengatakan, kalau apa yang dilakukannya tak lebih menjalankan tugas dan fungsi sebagai wakil rakyat.

"Terkait Ranperda RPJMD, kami sebagai anggota fraksi, Partai Golkar tidak pernah membahas terkait perkembangan pembahasan Pansus. Kemudian tidak ada satu surat yang disampaikan kepada kami untuk berdiskusi terkait Ranperda RPJMD," ujar Ida.

Seharusnya,kata Ida lagi, Ketua Fraksi Golkar memberikan informasi dan melakukan diskusi bersama di fraksi terkait pandangan anggota fraksi.

"Tidak ada arahan tertulis maupun lisan kepada kami sebagai anggota fraksi. Apakah fraksi Golkar menyetujui atau menolak, kita tidak tau. Nah, karena tidak ada pembahasan dan arahan dari ketua fraksi, tentu kami berjalan sesuai dgn tugas dan fungsi yang melekat hak legislasi anggota DPRD. Dan pendapat kami itu berdasarkan dokumen yang kami miliki. Kami menolak revisi perubahan RPJMD itu karena bertentangan dgn Permendagri 86 tahun 2017," pungkas Ida.(sir)

 
Berita Terbaru >>
Maiyuni: Kecil Tapak Tangan, Nyiru Kami Tadahkan
Kuasa Hukum Harap Hakim Tidak Membatasi Jumlah Saksi
Zufra: Lengkapi Dokumen, Lapor ke Mendagri
Bappeda Riau Sebut Akan Mengkaji Ulang
Gubri: Hindari Terpapar Covid-19 Masyarakat Sebaiknya Salat Idul Fitri di Rumah
Surat Perjalanan Khusus Warga Masuk Riau akan Diverifikasi Ulang
Harimau Sumatera Mati di Lahan Konsesi Arara Abadi dengan Kaki Terjerat
5 Fraksi Minta PKS Ganti Hamdani Jadi Ketua DPRD Pekanbaru
Antar 150 Paket Tajil dan Buka Puasa untuk Anak
Hendry: Hakim Langgar Kode Etik dan Tertib Hukum Acara Perdata
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com