Sabtu, 23 Januari 2021
Follow:
Home
Diberi Sanksi Oleh FIFA
Indonesia Terancam Batal Tuan Rumah Piala AFF U-19
Minggu, 31/05/2015 - 09:48:07 WIB
 
 

JAKARTA - Sepak bola Indonesia dipastikan akan absen dalam pelbagai laga kompetisi skala internasional. Dalam Sidang Komite Eksekutif FIFA yang digelar pada Sabtu, 30 Mei 2015 di Zurich, Swiss, Federasi memutuskan untuk mengganjar sanksi kepada Indonesia karena dinilai telah melakukan intervensi terhadap Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Sekretaris Jenderal PSSI, Azwan Karim, mengatakan sanksi dari FIFA akan berdampak pada beberapa kegiatan sepak bola nasional yang sudah diagendakan.

"Seperti Piala AFF U-19, Indonesia terancam batal menjadi tuan rumah," kata Azwan, Sabtu.

Meskipun Indonesia tak bisa ikut dalam ajang kompetisi dan kegiatan sepak bola skala internasional, FIFA masih memberikan kesempatan bagi tim sepak bola Indonesia untuk ikut dalam SEA Games 2015 yang akan digelar di Singapura pada Juni mendatang. Azwan mengklaim jika keputusan FIFA tersebut merupakan hasil lobi dari PSSI.

Menurut Azwan, selama di Swiss PSSI terus berusaha melobi FIFA agar tak menjatuhkan sanksi. Namun FIFA tetap berkukuh karena Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi tak kunjung mencabut surat pembekuan PSSI.

Setelah adanya sanksi tersebut, Azwan mengatakan PSSI akan langsung berusaha bertemu dengan pemerintah untuk melaporkan seluruh keputusan yang diambil FIFA untuk Indonesia.

Masalah sanksi tersebut sepertinya tak membuat pemerintah mundur. Presiden Joko Widodo mengaku tak masalah Indonesia harus absen dalam laga internasional. Masalah yang penting, kata Jokowi, adalah pembenahan sepak bola nasional untuk menggapai prestasi internasioal.

Menurut dia, prestasi sepak bola Indonesia di kancah internasional selama sepuluh tahun terakhir tak cukup menggembirakan. Dia mencontohkan peringkat sepak bola Indonesia di FIFA sejak 2012 yang hanya bertengger di posisi 156, 2013 di peringkat 161, 2014 di peringkat 159, dan 2015 di peringkat 159.

Menurut Jokowi, saat ini sepak bola Indonesia harus direformasi secara total. Reformasi meliputi masalah organisasi, sistem, dan manajemen.*klik-ara. sumber: tempo.co

 
Berita Terbaru >>
Kenapa Mayit Memilih "BERSEDEKAH” Jika Bisa Kembali Hidup ke Dunia?
Diduga Dibunuh, Wanita Asal Slovakia Ditemukan Tewas di Denpasar
Puting Beliung Besar Muncul di Waduk Gajah Mungkur
KPK Tetapkan Eks Kepala BIG Tersangka Korupsi Pengadaan Citra Satelit
Bibi Ardiansya Bingung Ditanya Kenapa Mencintai Venessa Angel
Belum Usai Pandemi Melanda Negeri, Kini Ibu Pertiwi Kembali Berduka
Objek Wisata di Pekanbaru Bisa Dikunjungi, Asal Patuhi Protokol Kesehatan
Fraksi NasDem Konsisten Kawal RUU Perlindungan PRT dan Masyarakat Hukum Adat
Tim Verifikasi Dewan Pers Sambangi Kantor Pusat Jaringan Media Siber Indonesia
Anggota DPRD Minta Food Court Jalan Arifin Achmad Pekanbaru Ditutup
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com