Sabtu, 28 November 2020
Follow:
Home
230 Ha Kebun Sawit Ilegal di Cagar Biosfer Riau Dimusnahkan
Sabtu, 12/11/2016 - 11:40:51 WIB
 
 

SIAK - Kebun sawit ilegal seluas 230 hektar (ha) yang berada di kawasan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil, Kabupaten Siak, dimusnahkan oleh Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Pemusnahan mulai dilakukan sejak Kamis (10/11).
 
Kepada wartawan Jumat sore, Kepala Balai‎ Pengamanan dan Penegakan Hukum KLHK Wilayah II Sumatera, Eduwar Hutapea, menyatakan bahwa operasi ini melibatkan ratusan personil TNI, Polri, Balai Besar Konservasi Sumberdaya Amal dan pemerintah daerah Siak. Sawit-sawit dimusnahkan dengan cara ditebang dan disiram dengan cairan kimia supaya tidak hidup .

Operasi ini juga melibatkan Komisioner Hak Asasi Manusia Siti Nurlailai, bertujuan supaya tidak terjadi pelanggaran dan permasalahan di kemudian hari nanti.
 
Eduwar menyebutkan, operasi dilakukan selama beberapa hari ke depan sampai ratusan hektar sawit di kawasan Paru-paru Dunia yang diduga ilegal itu rata dengan tanah dan tak akan ditanam lagi dikemudian hari.
 
Dia mengatakan, sawit yang ditumbangkan sudah berusia 3 hingga 4 tahun atau dalam usia produktif. Jumlah luasan lahan pemusnahan bisa saja bertambah karena petugas masih mendata perkebunan ilegal lainnya di Biosfer.
 
"Selama penindakan yang berlangsung, petugas belum menemukan kendala berarti. Tidak ada perlawanan maupun penolakan dari masyarakat. Kita sudah mensosialisasikan jauh-jauh hari dan melayangkan dua surat peringatan," ujarnya.
 
Cagar Biosfer Giam Siak Kecil merupakan satu dari tujuh cagar biosfer yang ada di Indonesia. Hutan ini terletak di dua wilayah pemerintah, yaitu Kabupaten Bengkalis dan Kabupaten Siak, Provinsi Riau.
 
Hutan rawa gambut Suaka Margasatwa Giam Siak Kecil memiliki luas 84.967 hektare, sedangkan Suaka Margasatwa Bukit Batu seluas 21.500 hektare. Keduanya merupakan bagian dari eco-region hutan Sumatera yang dapat tergabung menjadi sebuah kawasan konservasi dengan area inti cagar biosfer seluas 178.722 hektare.
 
Cagar Biosfer Giam Siak Kecil dikukuhkan dalam sidang UNESCO di Jeju, Korea Selatan, 26 Mei 2009. Cagar biosfer merupakan satu-satunya konsep kawasan konservasi dan budi daya lingkungan yang diakui secara internasional‎.**/nai

 
Berita Terbaru >>
Nasrul Terima Bantuan Biaya Hidup Rumah Yatim
Jangan Perlahan untuk Menunaikan Zakat
Sekdaprov Riau Apresiasi Bazar UMKM di Kantor Penghubung Jakarta
Beri Motivasi Kafila Riau, Wagubri Kunjungi Arena MTQ Nasional di Sumbar
Gubri: Riau Hijau, Wujud Pembangunan Berwawasan Lingkungan
Gubri: Tinggal Satu Zona Merah Covid -19 di Riau, Tetap Waspada
Gubernur Riau Pertama Dapat Gelar Pahlawan Nasional, Gubri: Jadikan Motivasi
Saksikan Tari Zapin Api di Rupat Utara, Gubri: Tarian Ini Penuh Magis dan Mistik
Diserahkan Presiden Secara Virtual, Riau Terima 17.688 Sertifikat Untuk Rakyat
Gubri Lakukan Groundbreaking SPAM Pekanbaru-Kampar, Airnya Bisa Langsung Diminum
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com