Selasa, 21 09 2021
Follow:
Home
Kisah Model Majalah Dewasa Dihamili Pengusaha Lalu Ditinggal Kabur
Kamis, 24/11/2016 - 11:03:58 WIB
 
 
JAKARTA-Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Peribahasa itu bisa mewakili apa yang kini tengah dirasakan AC, perempuan berprofesi sebagai model majalah pria dewasa. Bagaimana tidak, dirinya termakan rayuan gombal seorang pengusaha ketika mendekatinya.

Kini, ia harus menanggung malu serta akibat ditinggal kabur si pengusaha usai menghamilinya.

Kisah berawal ketika AC berkenalan dengan NS, pria mengaku pengusaha muda pada Juli 2016 silam. Kemudian, di tanggal 1 Agustus, AC diundang NS ke suatu tempat.

"Klien kami kenal NS sejak Juli 2016. Dan bulan Agustus tanggal satu itu, klien kami diundang ke satu tempat, tempat nyanyi," ujar pengacara AC, Sunan Kalijaga di Mapolda Metro Jaya, Rabu (23/11), sebagaimana dilansir merdeka.com.

Di tempat itu-lah, NS mengeluarkan jurus rayuan gombalnya. Namun, tak hanya sekali, NS pun berulang kali merayu AC dengan sesumbar ingin bertanggung jawab terhadapnya.
selanjutnya

Gayung bersambut. AC termakan rayuan gombal NS sehingga terjadilah hubungan seksual diantara keduanya. Namun, sebelum berhubungan, AC dicecoki minuman beralkohol yang membuatnya mabuk.

"Kata AC disiapkan jenis minuman yang berakibat buat klien kami ini ada dibawa pengaruh alkohol, tak sadar saat itu," ungkap Sunan.

Rupanya hubungan badan tersebut membuat AC berbadan dua. Praktis, ia langsung menghubungi NS untuk meminta pertanggungjawaban. Bukannya bertanggungjawab, NS malah menyuruh AC menggugurkan kandungannya.

AC dan pengacara di Polda Metro 2016 Merdeka.com

"Saya temui dia bulan Oktober 2016 kemarin dan setelah tahu saya hamil, awalnya suruh gugurin, tapi setelah tiga harian, dia malah menghilang begitu saja dari tanggungjawabnya," ujar AC.

Kesal sudah ditipu, AC menempuh jalur hukum. Berbekal sejumlah barang bukti, AC resmi melaporkan NS ke Polda Metro Jaya, 15 November lalu. Laporan tersebut tertuang dalam LP/5620/IX/2016/PMJ/Dit.Reskrimum atas dugaan tindakan asusila.

Sunan Kalijaga menegaskan agar kliennya tidak perlu lagi berkomunikasi dan bertemu dengan pelaku. Karena, pelaku baru diketahui sudah berkeluarga.

Menurut Sunan Kalijaga, apa yang telah diambil kliennya untuk melaporkan pelaku adalah tepat. Karena untuk memberikan efek jera.

"Kenapa? Karena kita sudah lakukan tahapan, seperti mengundang mediasi, tapi tak ada itikad baik. Selain ini, kami tempuh upaya hukum perdata juga," katanya.

"Dan sesuai pemeriksaan dokter klien kami sekarang hamil kurang lebih 12 minggu. NS sempat bilang mau bertanggung jawab, tapi belakangan menghilang dan tidak bisa dihubungi," pungkasnya. (ee)

(f: merdeka.com)

 
Berita Terbaru >>
Pelabuhan Dumai, Menyeruak di Keheningan
Jaksa Prima Jelaskan Peran JPN dalam Penyelamatan Aset Negara
Didukung Dispar Riau, Forwata Bakal Lakukan Vaksin di Tempat Wisata
PT Timah Tbk, Bantu Atlet Babel Menuju PON XX Papua
Wako Pekanbaru Diminta Batalkan Kegiatan Penanaman Tanaman Porang di Rumbai Barat
Tim Davis Indonesia Mengharumkan Nama Bangsa dan Diharapkan Membuat Kejutan
IKA UNPAD, Targetkan Vaksinasi 20 Ribu Disabilitas
Bertemu Menpora Amali, Ketum PELTI Laporkan Persiapan Tim Indonesia Ikut Davis Cup 2021
Kisruh di Balik Kenaikan Tarif Bandara Soekarno - Hatta Masih Diselidiki
Rektor 'Uji Nyali' di Parade Baca Puisi
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com