Kamis, 06 08 2020
Follow:
Home
Kenangan Duka Dua Pangeran Harus Berjalan di Belakang Peti Mati Putri Diana
Minggu, 20/08/2017 - 09:23:11 WIB
  Pangeran William dan Harry ungkap perasaan saat harus berjalan di belakang peti mati Putri Diana. (AFP PHOTO / JOEL ROBINE)  

LONDON - Kepergian Putri Diana tentunya menyisakan luka mendalam untuk Pangeran William dan Harry. Di tengah dukanya, William dan Harry yang masih remaja harus berjalan di belakang peti mati ibunya.

"Itu adalah salah satu hal terberat yang saya lakukan, harus berjalan (di belakang peti)," kata William dalam video dokumenter Diana, 7 Days, dikutip dari ABC.

"Rasanya seperti dia berjalan di samping kami untuk membantu kami melewati itu semua."

Adik William, Pangeran Harry mengingat kembali bahwa ada banyak orang yang menenangkannya. Dia mengungkapkan bahwa orang-orang mengatakan padanya kalau mereka juga terkejut dengan kenyataan itu. Mereka berduka atas kepergian Diana dengan cara mereka sendiri.

"Saya ingat tangan orang-orang basah karena air mata yang mereka hapus," kata Harry.

William dan Harry masih berusia 15 dan 12 tahun saat Diana meninggal 20 tahun lalu.

William dan Harry harus berjalan di belakang peti mati ibunya dalam prosesi di sepanjang jalanan London 6 September 1997 lalu. Mereka berjalan bersama dengan Pangeran Charles, Pangeran Philip, dan adik ibunya Charles Spencer.

Dalam satu titik prosesi tersebut, Spencer terlihat menepuk punggung Harry untuk menunjukkan dukungan emosional.

"Ibu saya baru saja meninggal dan saya harus berjalan jauh di belakang peti matinya, dikelilingi oleh ratusan orang yang melihat saya dan jutaan lebih lainnya melihat di televisi," kata Harry kepada Newsweek dalam wawancara yang dipublikasikan pada Juli.

"Saya merasa tidak ada anak yang diminta untuk melakukan itu dalam keadaan apapun. Saya tidak menyangka itu akan terjadi hari ini."

Harry mengaku bahwa kepergian Diana sangat memukulnya. Berbagai pikiran kemarahan dan sakit hati melandanya.

"Saya mungkin sudah sangat dekat dengan kehancuran dalam berbagai kesempatan ketika segala macam kesedihan, kebohongan, kesalahpahaman, dan semuanya datang kepada Anda dari berbagai sudut," katanya.

Harry pun memuji William yang membantunya untuk mencari dukungan kesehatan mental dan membantu mengatasi kemarahan serta rasa sakit.***

Sumber: CNNIndonesia


 
Berita Terbaru >>
Komunitas Siap 86 'Berburu Kupon' Untuk Dhuafa dan Anak Yatim
Pengurus Masjid Al Mukminin Siapkan Kerangkeng Penumbangan Sapi
Fatahillah: Semua Stake Holder Harus Berkolaborasi Cegah Dampak Negatif Gawai Terhadap Anak
Ketua MPR Dorong Stimulus Industri Pers Segera Dieksekusi
Doni Monardo: Perkantoran Harus Taati Pembagian Kerja 2 Shift
Atasi Krisis Ganda Asap dan Covid-19 Karhutla Harus Dicegah
Idul Adha 1441 H, Penyembelihan Hewan Qurban di DPRD Riau Meningkat
PDI Perjuangan Diminta Hati-hati Tetapkan Cakada di Daerah
Puncak Perayaan HPI Riau Ditandai dengan Bincang Sastra dan Baca Puisi Lintas Generasi.
Makacha, Usaha Bakery Rumahan Mak Acha yang Ingin Mendunia
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com