Jum'at, 18 Juni 2021
Follow:
Home
Pengangguran Masih Banyak, GP3 Siap-Siap Demo RAPP
Selasa, 07/11/2017 - 19:17:24 WIB
  Koordinator umum GP3  
PELALAWAN (Klikriau.com) - Oktober lalu merupakan bulan yang sangat menegangkan bagi masyarakat Kabupaten Pelalawan, sebab Perusahaan Riau Andalan Pulp dan Paper (RAPP) yang ada di Negeri Amanah itu sempat mengancam akan merumahkan ribuan Pekerjanya, tentunya perekonomian di daerah tersebut akan sulit untuk bergerak.

Namun beruntung belakangan ancaman dari pabrik bubur kertas terbesar di Asia Tenggara itu tidak jadi menjalankan niat tersebut dan perekonomian tetap berjalan seperti biasanya, hal ini terjadi juga berkat adanya aksi yang dilakukan oleh puluhan ribu karyawan di Gubernuran dan DPRD Provinsi Riau.

Disisi lain, dengan keluar nya surat dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan terkait penggunaan lahan gambut yang ada di sejumlah Kabupaten di Riau oleh RAPP, ternyata menyulut sejumlah Aktivis untuk turun ke jalan, dengan mengatas namakan Gerakan Pemuda Peduli Pelalawan (GP3), dimana sejumlah mantan mahasiswa ini menginginkan RAPP untuk menjalankan kewajiban nya sebagai perusahaan yang beroperasi di Negeri Seiya Semata itu.

Kepada sejumlah wartawan, Koordinator GP3, Juhendri yang didampingi Eri Anggara sebagai Koordinator lapangan mengatakan bahwa tuntutan yang dilayangkan kepada PT RAPP tersebut tidak muluk-muluk, melainkan meminta hak yang seharusnya di penuhi oleh anak perusahaan APRIL itu kepada masyarakat tempatan.

Salah satu tuntutan yang sangat didesak dan diinginkan oleh GP3 terhadap PT RAPP yakni pendistribusian Hutan Tanaman Kehidupan yang seharusnya dinikmati oleh masyarakat tempatan, apalagi belakangan berembus kabar masyarakat yang menerima fee dari Hutan Tanaman Kehidupan tersebut belum seberapa.

"Jika kita kaji lebih dalam, sangat banyak kewajiban RAPP yang tidak mereka tunaikan, mulai dari Tanaman Kehidupan hingga penerimaan karyawan perusahaan untuk warga tempatan, begitu juga dengan Tenaga Kerja Asing (TKA) yang ada di RAPP tidak dilaporkan secara jujur kepada pemerintah daerah," tegas Juhendri.

Rencana untuk melakukan aksi oleh GP3 ini, Juhendri menyebutkan sempat mendapat tanggapan dari pihak perusahaan, dimana RAPP mengajak untuk duduk bersama dan menyelesaikan permasalahan dan kendala yang sedang dialami, namun dalam beberapa kali pertemuan yang juga dihadiri oleh beberapa tokoh masyarakat dan anggota DPRD Pelalawan itu belum bisa menemui titik terang.

"Kita sudah beberapa kali melakukan perundingan dengan Perusahaan RAPP, tapi kita belum mendapatkan titik temu, diantaranya tentang fee tanaman kehidupan dan kewajiban penerimaan masyarakat tempatan sebagai karyawan, selama ini memang banyak yang bekerja di RAPP, namun kebanyakan outsourcing, jadi tidak masuk dalam hitungan kita," paparnya.

Memang tidak dapat dipungkiri, meskipun jumlah perusahaan besar yang ada di Kabupaten Pelalawan tidak sedikit, namun jumlah pemuda yang pengangguran atau sulit mencari pekerjaan masih susah, tuntutan ini memang di titik beratkan ke PT RAPP dan tidak tertutup kemungkinan perusahaan lain akan menjadi sasaran berikutnya oleh GP3 ini.

Sebelum melakukan aksi ini, Juhendri yang biasa disapa Jo Kampe itu menjelaskan bahwa pihaknya akan kembali melakukan perundingan dengan pihak managemen perusahaan, namun jika memang perusahaan tidak bisa memenuhi permintaan GP3, maka pihaknya akan turun ke jalan dan menyampaikan keinginan dari masyarakat banyak tersebut.

"Dalam minggu ini kita sepakat untuk duduk bersama, tentunya juga dihadiri oleh tokoh masyarakat, jika pertemuan kita ini tidak ada kesepakatan yang jelas tentang tuntutan ini, maka kita akan turun ke jalan dan menyuarakan untuk menutup RAPP, karena tidak memberikan dampak terhadap masyarakat tempatan," pungkasnya.(Rls)

 
Berita Terbaru >>
Menuju KLA Utama, Wawako Pekanbaru Ikuti Verifikasi Lapangan Hybrid
FH UIR dan DPD RI Bahas Pokok-pokok Haluan Negara dan Amandemen Terbatas UUD 1945
Gubernur Sumut Bersembang ke Rumah Quran Milik UAS
Kemhan RI Siap Dukung Food Estate di Riau
Gelar Donor Darah, PMI Tenayan Raya Kulim Kumpulkan 115 Kantong Darah
125 Warga Divaksin di Bus Vaksinasi Keliling Kel Rejosari Tenayan Raya
Tiga Atlet Dan Dua Pengurus NPC Riau Ikuti Wisata Vaksin
Pemkab Bengkalis Bersama Kantor Karantina Pertanian Pekanbaru Galakkan Tanam Talas
UPZ UIR Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 41 Mahasiswa
Elektabilitas AHY dan Demokrat Naik Urutan Kedua
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com