Senin, 06 Juli 2020
Follow:
Home
Cara Menyimpan Teh yang Benar
Rabu, 06/12/2017 - 21:40:44 WIB
  Ilustrasi
 

JAKARTA – Kejadian yang banyak menimpa pecinta teh "pemula" adalah saat mereka membeli teh dengan harga mahal, namun cara menyimpannya kurang tepat. Hal ini tentu sangat disayangkan, karena aroma dan kualitas tehnya bisa terbuang.

Teh juga kerap menjadi oleh-oleh saat bepergian ke beberapa daerah Indonesia maupun negara lain. Tentu kemasan saat kita membawanya juga berpengaruh pada kualitas teh tersebut.

Para penggiat teh sekaligus praktisi dan ahli teh berbagi info tentang cara penyimpanan teh sesaat setelah seminar teh dalam SIAL Interfood, Kamis (23/11/2017).

"Lima hal yang sangat menentukan dalam penyimpanan teh adalah cahaya, bau menyengat, oksigen, kelembaban, dan cahaya matahari," ujar Bambang Larensolo, seorang tea sommelier Indonesia saat ditemui KompasTravel.

Jika suhu udara lembab atau banyak mengandung uap air, maka daun teh akan cepat basah dan lembab. Contoh proses tersebut ialah kerupuk yang melempem saat tidak ditutup rapat. Terlebih lagi, cuaca di Indonesia tergolong sangat lembab.

Untuk penyimpanan teh jangka panjang, cara terbaik menurut Bambang adalah di tempat dengan pendingin ruangan dan suhu yang konstan, contohnya kulkas. Namun kendalanya saat dikeluarkan dari kulkas, akan ada pengembunan di permukaan tempat teh tersebut. Hal itu tentu menimbulkan kelembaban.

"Tapi ini hanya berlangsung sementara, setelah teh diambil untuk diseduh, maka pengembunan selesai. Daripada kita biarkan lama di suhu ruangan," tutur Bambang.


Salah satu ahli teh dari Dewan Teh Indonesia, Ratna Soemantri memberikan saran untuk menggunakan dua tempat. Satu tempat berisi daun teh, dan satu tempat lagi untuk menampung tempat pertama tersebut.

"Jadi yang akan mengembun itu bagian terluarnya, yang mengalami langsung lonjakan suhu," terang Ratna dalam kesempatan yang sama.

Selain itu, ada juga satu tips lagi untuk pengemasan teh di dalam kulkas. Yaitu dengan menggunakan kantung-kantung plastik atau alumunium foil kecil.

"Berukuran satu kali seduhan teh 5-10 gram saja. Jadi setelah berembun, daun teh langsung diseduh," ucap Bambang.

Sedangkan untuk penyimpanan dalam jangka waktu lama,seperti tiga sampai dengan enam bulan, baik Bambang maupun Ratna menyarankan daun teh agar disimpan rapat di freezer.

Untuk Pengiriman

Untuk kemasan pengiriman atau penjualan, cara terbaik menyimpan teh adalah menggunakan alumunium foil. Dengan kemasan tertutup rapat dan tanpa katup udara (exhaust) seperti pada kemasan kopi. Karena katup tersebut untuk mengeluarkan gas dari biji kopi, jadi tidak diperlukan oleh teh.

Sumber: Kompas

 
Berita Terbaru >>
IKTS Pekanbaru Kembali Salurkan Bantuan Covid 19
Lomba Baca Puisi JMSI Raih Rekor MURI
Anies Baswedan: Ekosistem Pers Harus Dijaga Agar Tetap Sehat
Tindaklanjuti Instruksi Presiden, Polda Riau Gelar Rapat Koordinator Kesiapan Karhutla 2020
Musnahkan Puluhan Kilogram Narkoba, Kapolda Riau: Siap Perang dan Serang Duluan
Wali Kota Paparkan Prestasi Dan Pekanbaru Kedepan
Dheni: Kita Jadikan Munas Terbaik
FJPI Riau Bagi Selimut dan Masker untuk Manula di Panti Jompo Tresna Werdha
Pasangan Kasmarni-Bagus Dipastikan Melenggang ke Pilkada Bengkalis
Sektor Perhotelan, Pekanbaru, Juara I Lomba Inovasi Derah
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com