Sabtu, 28 November 2020
Follow:
Home
Jelang Pemeriksaan 1MDB, Pengacara Najib Mundur
Selasa, 22/05/2018 - 09:12:20 WIB
  Najib Razak  (foto.merdeka)
 

KLIKRIAU.COM - Dua pengacara mantan perdana menteri Malaysia Najib Razak, Harpal Singh Grewal dan M Athimulan mengundurkan diri menjelang penyelidikan 1Malaysia Development Bhd (1MDB) oleh Komisi Anti-Korupsi Malaysia (MACC) Selasa (21/5) pukul 11.00 hari ini.

"Ya saya bisa memastikan kami berdua mundur dari tim. Kami tidak ditendang. Kami mundur karena tim baru masuk," kata Harpal seperti dilansir The Star, Senin (20/5) malam.

Sebelumnya The Star menyebut kedua pengacara dikeluarkan dari tim.

Harpal menyatakan tim baru beranggotakan tujuh orang akan dipimpin pengacara Yusof Zainal Abiden akan mengambil alih kasus tersebut.

Harpal mengatakan bahwa Zainal mempunyai tim sendiri dan dia lebih suka bekerja dengan tim tersebut.

"Ini bukan masalah besar, itu biasa terjadi dalam hal-hal seperti ini," kata Harpal seperti dilansir Malaymail.

Ditanya mengapa ini terjadi begitu dekat dengan pertemuan Najib dengan MACC, Harpal mengatakan bahwa dirinya tidak dapat berkomentar mengenai masalah ini.

Selasa (21/5) pagi ini, Najib harus muncul di markas MACC di Putrajaya untuk memberikan pernyataan.

Dilansir kantor berita Antara, kegagalan untuk menjelaskan 1MDB dapat membuatnya dituntut berdasarkan Undang-Undang Komisi Anti-Korupsi Malaysia (MACC) Act 2009.

Penyelidikan dan penggerebekan telah dilakukan di Kantor Perdana Menteri di Perdana Putra, serta properti pribadi yang terkait dengan Parlemen Pekan, termasuk rumah Taman Duta tempat dia dan istrinya Datin Seri Rosmah Mansor saat ini tinggal dan dua unit kondominium mewah di Blok A dan B dari Pavilion Residences.

Media massa setempat melaporkan sebanyak 72 kotak dan 284 tas berisi tas-tas bermerek, perhiasan dan barang-barang mewah disita dari kediaman keluarga Najib, Jumat pekan lalu.

Penyelidikan terkait dugaan skandal korupsi 1MDB langsung digelar tak lama setelah Mahathir Mohamad dilantik sebagai perdana menteri Malaysia. Koalisi Pakatan Harapan memenangkan pemilu Malaysia yang baru lalu, mengalahkan Barisan Nasional yang telah berkuasa selama enam dekade sejak Malaysia merdeka dari Inggris.(cnn)

 
Berita Terbaru >>
Nasrul Terima Bantuan Biaya Hidup Rumah Yatim
Jangan Perlahan untuk Menunaikan Zakat
Sekdaprov Riau Apresiasi Bazar UMKM di Kantor Penghubung Jakarta
Beri Motivasi Kafila Riau, Wagubri Kunjungi Arena MTQ Nasional di Sumbar
Gubri: Riau Hijau, Wujud Pembangunan Berwawasan Lingkungan
Gubri: Tinggal Satu Zona Merah Covid -19 di Riau, Tetap Waspada
Gubernur Riau Pertama Dapat Gelar Pahlawan Nasional, Gubri: Jadikan Motivasi
Saksikan Tari Zapin Api di Rupat Utara, Gubri: Tarian Ini Penuh Magis dan Mistik
Diserahkan Presiden Secara Virtual, Riau Terima 17.688 Sertifikat Untuk Rakyat
Gubri Lakukan Groundbreaking SPAM Pekanbaru-Kampar, Airnya Bisa Langsung Diminum
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com