Minggu, 20 Juni 2021
Follow:
Home
Menuju Pelalawan Cerdas dengan Peningkatan Mutu dan Kualitas Pendidikan
Kamis, 16/08/2018 - 16:55:10 WIB
  Bupati Pelalawan peduli siswa
 
PELALAWAN - Dalam banyak kesempatan, Bupati Pelalawan HM Harris selalu mengatakan bahwa Pelalawan memang memiliki sumber daya alam (SDA) yang melimpah. Namun seiring waktu, SDA bisa habis. Solusi agar daerah tetap maju memanfaatkan SDA yang ada hingga tidak canggung saat SDA habis adalah SDM yang berkualitas.

Bupati mencontohkan, seperti warga Singapura dan Jepang, mereka tidak memiliki SDA, namun negara mereka maju karena mereka memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang bagus.

Untuk menciptakan SDM yang bagus dan handal tersebut kata Bupati, pendidikan menjadi faktor paling utama yang menentukan. Pola didik disertai  kurikulum yang tepat akan mampu menciptakan SDM handal masa depan. Pendidikan tanpa didukung oleh pemerintah daerah tentu akan sulit diaplikasikan, apalagi dengan dinamika yang dihadapi peserta didik, mulai dari persoalan ekonomi, sosial dan lain sebagainya.

Tak heran jika untuk memajukan pendidikan di daerahnya, Bupati Pelalawan HM Harris meluncurkan program Pelalawan Cerdas. Dalam implementasi program Pelalawan cerdas, Harris telah menunjukkan eksistensi dunia pendidikan di Kabupaten Pelalawan, pembenahan pun dilakukan merata mulai dari ibukota Kabupaten Pelalawan hingga kecamatan.


Komitment Bupati dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan di Pelalawan tidak tanggung-tanggung, melalui peraturan daerah (Perda) No 13 tahun 2013 lalu, dituangkan pula dalam peraturan bupati (perbup) No 13 tahun 2013, tentang pendidikan gratis. Harris melarang pungutan dalam bentuk apapun terhadap siswa. Ini tentunya sebuah kepedulian yang luar biasa dari Harris sebagai kepala daerah di Pelalawan.

Program Pelalawan cerdas sendiri merupakan pendidikan gratis 12 tahun, merupakan salah satu program utama yang dapat dijadikan sebagai pondasi untuk menciptakan masyarakat Pelalawan yang mandiri. Dan program ini juga sudah dituangkan dalam visi dan misi Kabupaten Pelalawan.

Ada 3 poin penting agar pendidikan gratis ini tepat sasaran, pertama, siswa tidak dipungut uang pembangunan fisik sekolah seperti uang pembangunan kelas, mushalla, laboratorium, toilet dan lain sebagainya.


Kedua, untuk  mendapatkan buku Lembar Kerja Siswa (LKS) atau buku pelajaran, mulai dari tingkat SD hingga SMA/sederajat, siswa juga tidak dipungut biaya. Pihak sekolah tidak akan menjual LKS atau pun buku pelajaran karena telah dianggarkan dalam APBD.

Sedangkan untuk Poin ketiga yaitu pemberkasan atau verifikasi. Artinya, siswa dalam hal ini akan mendapatkan kebutuhan sekolah berupa sepatu, kaos kaki dan seragam sekolah atau disebut full gratis. Namun full gratis ini hanya diperuntukkan bagi fakir miskin dan golongan tak mampu saja.

Menurut HM Harris terkait pendidikan gratis, yang memperoleh pendidikan gratis sesuai Perbup Nomor 13 tahun 2013 pasal 8 tentang kriteria pembebasan pungutan disebutkan bahwa ada dua poin yang termaktub di situ. Poin pertama yakni peserta didik yang kurang mampu adalah peserta didik yang berasal dari keluarga yang dikategorikan mendekati miskin, miskin dan sangat miskin sebagaimana diatur dalam Peraturan Bupati Pelalawan Nomor 28 tahun 2010 atau sesuai peraturan lain yang berlaku.

Sedangkan pada point yang kedua terkait kriteria itu adalah peserta didik yang berprestasi. Artinya, para siswa yang memiliki potensi serta prestasi dalam bidang olahraga, seni, akademik dan bidang lainnya yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Pelalawan.


Setelah melakukan pematangan terhadap program Pendidikan gratis, Pemkab Pelalawan melalui Dinas Pendidikannya juga melakukan pemantapan sumber daya manusia tenaga honorer, dengan meningkatkan kuantitas, kapasitas serta kualitas tenaga guru honorer yang disekolahkan dengan menggandeng UNRI dan Universitas Terbuka, yang berguna untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta mencerdaskan anak bangsa yang harus terus diwujudkan demi tercapainya sumber daya manusia yang berkualitas dan dan berdaya saing.

Infrastruktur

Selain itu infratruktur pendidikan juga diperhatikan dan saat ini keadaannya sudah baik. Tentunya juga akan terus diperbaiki dan ditingkatkan. Di
Pelalawan saat ini sudah memiliki jumlah sekolah cukup banyak, baik sekolah umum, agama, SLB, negeri dan swasta dari setiap jejang pendidikan.

Di Pelalawan, ada SMP negeri sebanyak 51 sekolah, SMP swasta 14 sekolah, MTs Negeri 1 sekolah, MTs sawasta 23 sekolah.Kemudian untuk jenjang sekolah dasar (SD), terdiri dari SDN sebanyak 197 sekolah, SD Swasta 26 sekolah, MIN 1 sekolah, MIS 4 sekolah, ada lagi SDN luar biasa 1 sekolah.

Bagi Pemkab Pelalawan, kendala dalam pembangunan pendidikan, antara lain faktor geografis daerah, sehingga menyulitkan untuk membangun sarana prasarana, pengawasan dan faktor SDM itu sendiri.

Namun tentunya itu semua akan teratasi dengan bertekad memajukan pendidikan dengan visi atau program pendidikan yang dibuat, terutama membangun dan memperbaiki sarana dan prasarana maupun SDM serta
melakukan pembenahan SDM dengan memperbanyak  studi banding dan sosialisasi serta peningkatan kemampuan dengan bimtek, terutama peningkatan kopetensi tenaga pengajar (guru).**/zie/ADV




 
Berita Terbaru >>
Support Atlet SOIna ke Rusia, Gubernur Riau Ikut Main Floorball
Menuju KLA Utama, Wawako Pekanbaru Ikuti Verifikasi Lapangan Hybrid
FH UIR dan DPD RI Bahas Pokok-pokok Haluan Negara dan Amandemen Terbatas UUD 1945
Gubernur Sumut Bersembang ke Rumah Quran Milik UAS
Kemhan RI Siap Dukung Food Estate di Riau
Gelar Donor Darah, PMI Tenayan Raya Kulim Kumpulkan 115 Kantong Darah
125 Warga Divaksin di Bus Vaksinasi Keliling Kel Rejosari Tenayan Raya
Tiga Atlet Dan Dua Pengurus NPC Riau Ikuti Wisata Vaksin
Pemkab Bengkalis Bersama Kantor Karantina Pertanian Pekanbaru Galakkan Tanam Talas
UPZ UIR Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 41 Mahasiswa
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com