Minggu, 20 Juni 2021
Follow:
Home
Danau Tajwid, Objek Wisata Alam Tunjang Program Pelalawan Eksotis
Selasa, 25/09/2018 - 15:25:24 WIB
 
 
PELALAWAN - Danau Tajwid yang terletak di Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, menyimpan banyak hal menarik, termasuk potensi hutan alam yang masih terjaga kelestariannya. Selama ini, danau milik masyarakat adat Langgam ini dijaga oleh kaum adat bathin dan ninik mamak. Bahkan untuk pengelolaan potensi di dalamnya juga dilakukan secara adat.

Bupati Pelalawan HM Harris pernah menjelaskan, Danau Tajwid menjadi salah satu sumber mata pencarian masyarakat sebagai tempat mencari ikan. Sistem pengelolaannya dilakukan dengan pelelangan, yakni melalui lelang adat yang dlakukan setiap tahun. Dari lelang ini hasilnya digunakan untuk kebutuhan adat dan keagamaan.

Untuk mengangkat nilai tambah milik adat dan berbagai potensi yang tersimpan di danau ini, masyarakat adat Langgam sepakat menyerahkan pengelolaan Danau Tajwid kepada Pemerintah Kabupaten Pelalawan. Tujuannya agar potensi yang tersimpan di danau ini menjadi nilai tambah dalam hal ekonomi pendapatan dan juga kemajuan masyarakat adat sendiri.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, orang berdiri dan luar ruangan

Menurut Bupati, dari tujuh program prioritas di Kabupaten Pelalawan, salah satunya adalah pengembangan objek wisata Bono. Pemkab Pelalawan memasukkan Danau Tajwid dan beberapa objek lainnya sebagai pendukung wisata Bono yang menjadi ikon kabupaten Pelalawan.

Maka akhirnya, wisata alam danau Tajwid ini resmi dibuka untuk umum, ditandai dengan "soft opening" yang pusatkan di kawasan danau Tajwid, Selasa (21/8/2018).

Guna memeriahkan "soft opening" wisata alam danau Tajwid ini, digelar pula berbagai kegiatan. Diantaranya, gerak jalan sehat santai. Gerak jalan sehat ini, ratusan peserta yang hadir disuguhkan pemandangan alam nan asri.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, orang berdiri dan luar ruangan

Selain itu sebelumnya,  rangkaian "soft opening" danau tajwid ini, dibalut pula dengan acara dari Forum Anak se Kabupaten Pelalawan. Kegiatan forum anak se Kabupaten Pelalawan telah melaksanakan kemah dan jambore permainan tradisional bagi anak anak di Kabupaten Pelalawan.

Usai berjalan sehat, para peserta disuguhkan pula, dengan senam sehat disebuah lapangan yang sudah disiapkan oleh panitia pelaksan. Guna menyemarakkan kegiatan panitia menyiapkan "door prize" bagi para peserta.

Bupati Pelalawan H.M.Harris mengatakan dalam kegiatan ini sebagai salah satu mendukung Program Pemerintah Daerah yakni Pelalawan Eksotis. Bupati Pelalawan dua periode ini melalui Pemerintah Daerah Dinas Budparpora kegiatan ini  lebih mengkedepankan wisata masyarakat tempatan.

Gambar mungkin berisi: luar ruangan, alam dan air

Mantan Ketua DPRD ini mengungkapkan  danau tajwid atau yang sering disebut danau kajuid dulunya di lelang oleh ninik mamak untuk kepentingan di kepenghuluan kecamatan Langgam untuk keperluan  pendidikan sekolah,guru ngaji, sekarang di kelola oleh pemda untuk meningkatkan PAD.

Mantan Ketua Adkasi ini menyambut positif di laksanakannya kemah dan jambore oleh Forum Anak Kabupaten Pelalawan, hal ini sejalan dengan keseriusan Pemerintah Daerah untuk mempersiapkan diri generasi emas pelalawan dalam menghadapi persaingan global di tahun 2030 mengkedepankan kegiatan positif yakni kesenian,olahraga dan kebudayaan. Ia berharap potensi wisata danau kajuid bisa di promosikan untuk penambahan PAD bagi negeri seiya sekata ini.

Sementara itu, Kadisbudparpora Pelalawan Andi yuliandri mengatakan danau kajuid sebagai salah satu objek pariwisata yang memiliki tantangan sendiri dan menjadi destinasi pariwisata terbaru dimana pengelola danau kajuid memiliki salah satu wahana permainan yang telah ada yaitu flying fork, Flying fish dengan 32 wahana permainan pendukungnya. Untuk spot dikelola oleh pengelola dengan investasi yang cukup besar sebagai pariwisata yang baru di Kabupaten Pelalawan.
Image result for danau tajwid pelalawan


Dalam pengelolaan wisata ini Disbudparpora bersama dengan ninik mamak membagi secara bersama ,  wisatawan  akan dikenakan pajak dari permainan yang ada untuk bisa menambah Pendapatan Asli Daerah      (PAD ) bagi Kabupaten Pelalawan.

Danau Tajwid, kata Bupati, menjadi destinasi wisata yang sangat penting dan sangat menentukan sebagai pendukung wisata Bono. Dikarenakan kehadiran Bono yang tidak setiap saat, Danau Tajwid menjadi alternatif pariwisata pendukung. Di lokasi Danau Tajwid yang menarik dan menyenangkan ini juga terkandung berbagai keindahan alam dan potensi lain yang menarik minat wisatawan.

"Danau Tajwid harus dikelola untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat adat dan menjadi destinasi wisata Kabupaten Pelalawan. Dari sebelumnya hanya tempat mencari ikan, akan disulap menjadi tempat wisata, tempat pelestarian alam dan ikan, tempat pendidikan, olahraga dan permainan. Ini akan memberikan nilai tambah bagi masyarakat adat yang nantinya ikut berusaha di lokasi," urai HM Harris.

Untuk masterplannya, Danau Tajwid akan dikembangkan dengan membuat zona-zona tanpa merusak keaslian lingkungan danau. Yakni Zona Botanikal (tanam-tanaman pertanian), Zona Perikanan (Konservasi Perikanan Air Tawar), Zona Kehutanan (Keasrian hutan alam dan kearifan lokalnya) dan Zona Edukatif (Pendidikan).
Image result for danau tajwid pelalawan


Danau Tajwid yang mempunyai Pulau Tengah seluas kurang lebih 20 hektar, rencananya juga akan dibuat jalur jogging track dan olahraga. Begitu  juga olahraga air dengan berbagai permainan wisata air tawar. Para pengunjung yang ingin ke lokasi Danau Tajwid bisa memanfaatkan angkutan sepeda yang disewakan oleh penduduk setempat atau kereta listrik atau berjalan kaki. Dengan begitu, lokasi ini akan jauh dari hingar-bingar kendaraan.

Di sepanjang jalur jogging track akan ditanami berbagai tanaman buah-buahan lokal. Di sekitar danau juga dirancang home  stay dan wisata kuliner lokal ditambah gazebo-gazebo atau pondok-pondok di pinggiran danau. Sedangkan di Pulau Tengah yang dikelilingi danau, terdapat rumah rumah pohon tempat menginap para wisatawan. Rumah pohon ini berupa penginapan di atas dahan-dahan kayu yang disambungkan antara pohon satu ke pohon yang lain.

Keaslian hutan alam, kebersahabatan alam serta kearifan alam akan menjadi daya tarik tersendiri wisata rumah pohon. Di Pulau Tengah ini akan terasa seperti di hutan alam tropis asli yang suara alamnya hanya ada Pulau Tengah Danau Tajwid.

Lebih jauh, potensi lain di Danau Tajwid yang menjadi daya tarik lainnya adalah, danau ini menjadi habitat berbagai jenis ikan air tawar. Khususnya ikan Arwana (kayangan) yang hidup secara alami di danau ini menandakan bahwa keaslian dan kelestarian alam di Danau Tajwid ini masih terjaga dengan baik.

Selain itu, keramba-keramba ikan peliharaan yang ada di lokasi ini juga menjadi daya tarik tersendiri. Menabur makanan ikan ke danau ternyata menjadi keasikan tersendiri bagi pengunjung Danau Tajwid. Untuk diketahui, ikan asli Sungai Kampar yang dipelihara di danau ini bukanlah untuk dikonsumsi, tetapi untuk dilestarikan.***/saf/Adv


 
Berita Terbaru >>
Support Atlet SOIna ke Rusia, Gubernur Riau Ikut Main Floorball
Menuju KLA Utama, Wawako Pekanbaru Ikuti Verifikasi Lapangan Hybrid
FH UIR dan DPD RI Bahas Pokok-pokok Haluan Negara dan Amandemen Terbatas UUD 1945
Gubernur Sumut Bersembang ke Rumah Quran Milik UAS
Kemhan RI Siap Dukung Food Estate di Riau
Gelar Donor Darah, PMI Tenayan Raya Kulim Kumpulkan 115 Kantong Darah
125 Warga Divaksin di Bus Vaksinasi Keliling Kel Rejosari Tenayan Raya
Tiga Atlet Dan Dua Pengurus NPC Riau Ikuti Wisata Vaksin
Pemkab Bengkalis Bersama Kantor Karantina Pertanian Pekanbaru Galakkan Tanam Talas
UPZ UIR Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 41 Mahasiswa
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com