Selasa, 07 Juli 2020
Follow:
Home
Hujan Meteor Bisa Disaksikan Dinihari Nanti di Langit Indonesia
Senin, 22/10/2018 - 13:03:34 WIB
 
 

JAKARTA - Komet Halley akan bersinggungan dengan Bumi dan terbakar di langit, melahirkan fenomena hujan meteor Orionid pada malam ini, Senin (22/10/2018). Mutoha Arkanuddin, pembina Jogja Astro Club, mengungkapkan bahwa fenomena terbakarnya debu komet itu bisa dilihat dari seluruh Indonesia.

“Orionid ini mempunya Zenithal hourly rate (ZHR) antara 15-20 meteor setiap jamnya pada saat puncak,” ujarnya.

Untuk dapat menikmati meteor nanti malam, Mutoha menyarankan untuk menatap langit pada kisaran pukul 02.00 dini hari. Saat itu, bulan sudah terbenam di arah barat sehingga tidak ada polusi cahaya yang meganggu pengamatan, sampai pada waktu menjelang matahari terbit atau waktu subuh.

Seperti namanya, untuk menimati fenomena hujan meteor Orionid, Anda perlu mengarahkan pandangan Anda ke rasi bintang Orion.

Jika Anda kesulitan menemukannya, Anda bisa mengunduh aplikasi peta langit seperti Star Chart melalui smartphone untuk membantu Anda menikmati fenomena nanti malam. Sayangnya, mungkin Anda perlu untuk mencari tempat gelap dan lapang untuk memantau hujan meteor ini.

Mutoha mengatakan, untuk wilayah perkotaan akan cukup kesulitan untuk dapat menikmati fenomena ini karena polusi udara dan cahaya terutama di wilayah Jakarta. Apalagi saat ini Jakarta sudah mulai diguyur hujan. Artinya ada kemungkinan nanti malam langit Jakarta akan mendung dan kesulitan untuk melihat fenomena ini.

“Kecuali ada meteor yang sangat besar sehingga membuat langit begitu terang dan memendarkan awan di sekitarnya itu bisa (terlihat),” ungkap Mutoha.

Namun jika ternyata tidak mendung, Mutoha menyarankan untuk warga di wilayah Jakarta tempat terdekat untuk menikmati hujan meteor Orionid adalah Kepulauan Seribu atau Bogor.

“Kita bisa bawa perlengkapan, jaket, senter, alas tidur, karena menikmati meteor enaknya sambil tiduran. Tapi yang paling penting itu lotion anti nyamuk,” kata Mutoha.

Hujan meteor nanti malam adalah fenomena sisa-sisa debu komet Halley yang masuk ke dalam atmosfer Bumi. Komet Halley sendiri terakhir nampak pada tahun 1986 dan akan muncul kembali pada tahun 2061 kedepan.**/sumber: kompas.com


 
Berita Terbaru >>
IKTS Pekanbaru Kembali Salurkan Bantuan Covid 19
Lomba Baca Puisi JMSI Raih Rekor MURI
Anies Baswedan: Ekosistem Pers Harus Dijaga Agar Tetap Sehat
Tindaklanjuti Instruksi Presiden, Polda Riau Gelar Rapat Koordinator Kesiapan Karhutla 2020
Musnahkan Puluhan Kilogram Narkoba, Kapolda Riau: Siap Perang dan Serang Duluan
Wali Kota Paparkan Prestasi Dan Pekanbaru Kedepan
Dheni: Kita Jadikan Munas Terbaik
FJPI Riau Bagi Selimut dan Masker untuk Manula di Panti Jompo Tresna Werdha
Pasangan Kasmarni-Bagus Dipastikan Melenggang ke Pilkada Bengkalis
Sektor Perhotelan, Pekanbaru, Juara I Lomba Inovasi Derah
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com