Rabu, 28 Oktober 2020
Follow:
Home
Tanaman Hias Penyedot Racun Dalam Rumah dan Pekarangan
Rabu, 01/01/2020 - 07:43:12 WIB
 
 

PEKANBARU - Fungsi tanaman hias tidak hanya untuk mempercantik rumah, karena ada jenis tanaman tertentu yang bisa melindungi keluarga dari bahaya polutan akibat pencemaran udara. Tanaman hias ini bisa ditanam dalam rumah atau pun di pekarangan rumah.

Karena pencemaran udara tidak hanya mengancam kesehatan saat seseorang ada di luar rumah, tapi juga saat ada di dalam rumah. Ada beberapa jenis gas udara berbahaya (polutan) yang betah bersarang di dalam ruangan dan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan.

Formaldehyde, volatile organis compunds, karbon monoksida, nitrogen oksida, pestisida dan desinfektan adalah polutan yang banyak terdapat di dalam rumah. Polutan ini bisa menimbulkan 'sindrom bangunan sakit', yang menyebabkan berbagai penyakit seperti alergi, sakit kepala, mudah lelah bahkan kanker dan kematian.

Para ilmuwan NASA telah menemukan sejumlah tanaman hias yang bisa dijadikan senjata ampuh untuk melawan polusi udara, menjadikan udara di ruangan lebih bersih. Tidak hanya di dalam rumah, tapi juga gedung dan perkantoran.

lalu apa saja jenis tanaman hias yang bisa jadi penyedot racun dan bisa pula ditempatkan di dalam rumah atau pun dipekarangan rumah? Berikut daftarnya.


1. Palem Kuning
Palem Kuning, atau Areca Palm merupakan jenis tanaman hias indoor dengan pelepah daun cukup panjang dan menutupi batang yang beruas-ruas. Rata-rata tinggi pohon ini bisa mencapai 1-6 meter.

Pohon ini harus ditaruh di tempat yang lembab agar tidak rusak, tapi pada dasarnya palem kuning bisa disimpan di mana saja, terutama di sebelah furnitur yang baru dipernis. Jenis palem ini mampu menyedot polutan yang berasal dari senyawa formaldehyde.

2. Palem Bambu
Tanaman hias ini memerlukan cahaya terang untuk tumbuh subur. Pohon ini tumbuh subur di area lembab, tapi jaga agar tidak terlalu banyak disirami air. Meskipun berfungsi menyedot polutan, palem bambu mungkin mengundang laba-laba atau serangga. Untuk mengantisipasinya, semprotkan cairan pestisida.


3. Karet Hias
Karet Hias, atau Ficus Robusta (nama latin) adalah salah satu tanaman hias yang kegunaannya menyerap formaldehid dan menghasilkan oksigen. Daunnya berwarna hijau muda, dan saat dipegang teksturnya kenyal. Oleh karena itu, pohon yang satu ini juga dikenal dengan sebutan Rubber Plant. Karet Hias sebaiknya tidak ditaruh di tempat terlalu terang, terutama di bawah sinar matahari. Tempatkan di dalam ruangan dengan sedikit pancaran sinar.

4. Rhapis Excelsa
Rhapis Excelsa merupakan jenis palem yang tidak mudah rusak dan bisa beradaptasi di hampir setiap kondisi suhu maupun cahaya. Rhapis juga termasuk tanaman hias yang mudah dipelihara, tapi pertumbuhannya lambat.


5. Dracaena Deremensis
Tanaman hias daun ini mudah dirawat dan memerlukan cahaya terang untuk tumbuh subur. Dracaena bisa beradaptasi hidup di area dengan cahaya rendah jika penyiraman airnya dikurangi. Jaga tanah dalam pot agar tetap lembap dan sering-sering menyemprotnya dengan air hangat. Potong bila ada daun-daun yang mati untuk memberi ruang tumbuhnya daun baru.



6. Peace Lily
Peace Lily sangat bagus untuk membersihkan udara. Perawatannya juga tidak terlalu rumit, hanya perlu perhatikan penempatannya. Tanaman hias bunga yang terkenal mampu menghilangkan racun benzena dan formaldehida ini perlu cahaya dan kelembaban tinggi untuk tumbuh subur. Daunnya perlu sering disemprot dengan air hangat.

7. Pakis Boston
Pakis Boston punya ciri yang spesifik, sehingga Anda mudah mengenalinya. Tiap helai daunnya memiliki beberapa helaian lagi yang tampak seperti jumbai-jumbai. Tanaman hias daun yang masih satu keluarga dengan pohon suplir ini bisa ditempatkan di lantai atau pot gantung. Pakis Boston menggunakan stomata sebagai penyedot racun formaldehid dan xylene, mengubahnya jadi zat bermanfaat.


8. Chinese Evergreens
Tanaman hias Chinese Evergreens ini cocok ditempatkan di kamar mandi untuk menghilangkan formaldehyde di udara, zat kimia pemicu kanker. Paling baik ditaruh di dekat shower atau pancuran mandi.

9. European Ivy
Tanaman hias European Ivy ini juga cocok ditempatkan di kamar mandi. Tanaman ini bisa menyerap karbon dioksida sehingga udara jadi lebih bersih dari racun, metal dan formaldehyde.


10. Lidah Mertua
Untuk mendapatkan kualitas tidur yang lebih baik, coba taruh tanaman hias Lidah Mertua di kamar. Tanaman hias daun ini mengeluarkan oksigen di malam hari sekaligus membersihkan udara dari racun.

11. Anggrek Bulan
Anggrek Bulan selain mempercantik kamar, juga berfungsi membersihkan udara dengan mengeluarkan oksigen di malam hari. Tanaman hias bunga ini juga termasuk tanaman hias kekinian karena bentuknya yang indah.


12. Kembang Sepatu
Tanaman hias bunga ini bagus ditempatkan di kamar tidur anak atau bayi. Tanaman ini mengeluarkan phytoncide, senyawa antimikroba yang membuat udara di sekitarnya lebih sehat dan bersih.

13. Spider Plant
Tanaman hias ini cocok ditaruh di ruang tamu atau keluarga. Tanaman ini bisa membantu membersihkan udara dari formaldehyde yang disebabkan asap knalpot dan tembakau. Selain itu tanaman ini juga membuat udara lebih lembap.

14. Benjamin Fig
Tanaman hias daun kecil ini akan membersihkan udara dari zat-zat yang dikeluarkan dari produk lem dan deterjen.


15. Lidah Buaya
Ingin dapur lebih sehat dan bersih? Tempatkan Lidah Buaya di dekat wastafel. Tanaman ini berkhasiat membersihkan udara dari formaldehyde dan benzol.***

 
Berita Terbaru >>
Rumah Yatim Salurkan Bantuan Bahan Pokok untuk Warga Rumbai Pesisir
Takut Dibegal,Truk Tabrak,Pintu Tol,Pekanbaru-Dumai
Tenaga Kesehatan Disiapkan di Posko Cek Point Perbatasan Riau
Gubernur Riau Berniat Kunjungi Keluarga Almarhum Moralis
Bekerja dengan Ikhlas Bisa Jadi Amal Penghapus Dosa
Ingat Mati, Khabib Nurmagomedov Memulai Hidup Baru
Tujuh Makanan dengan Serat Tinggi dan Baik untuk Kesehatan
Madu Bisa Jadi Pengganti Gula Dalam Masakan
Gubri Minta Pos Check Point Perbatasan Kembali Diaktifkan
Gita Wirjawan : Kualitas Informasi Faktor Penentu Perjalanan Sebuah Bangsa
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com