Sabtu, 28 November 2020
Follow:
Home
WNI Diamond Princess Transit, Warga Indramayu tak Perlu Takut
Minggu, 01/03/2020 - 20:16:39 WIB
  Ilustrasi  

Klikriau.com  -- Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat mengimbau masyarakat agar tidak cemas tertular virus corona (Covid-19) dari WNI anak buah kapal Diamond  Princess yang akan transit di Pelabuhan PLTU Indramayu.

Diketahui, WNI ABK Diamond Princess akan dibawa dari Bandara Kertajati, Majalengka ke Pulau Sebaru Kecil menggunakan kapal melalui pelabuhan PLTU Indramayu.

"Masyarakat Indramayu tidak perlu takut dengan rencana transit (69 WNI yang bekerja di Kapal Diamond Princess)," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu Deden Boni Koswara di Indramayu, mengutip Antara, Ahad (1/3).

Boni menjelaskan bahwa penularan virus corona bisa terjadi jika ada kontak langsung dengan orang yang terinfeksi. Masyarakat sendiri tidak akan mengalami kontak langsung dengan WNI Diamond Princess karena ada penjagaan ketat.

"Penularan virus itu jika kontak langsung dengan jarak kurang lebih 2 meter dalam ruang terbuka. Untuk itu masyarakat tidak diperbolehkan juga melihat atau mendekati rencana transit pasien," ujarnya.

Dia menuturkan bahwa pelaksanaan rute pemindahan WNI di Kapal Diamond Princess akan dikawal langsung dari tim Kemenkes, Kementerian Kelautan dan Perikanan serta TNI yang sudah terlatih. Oleh karena itu, masyarakat Indramayu tak perlu cemas dengan penyebaran virus corona.

"Semua ini sesuai prosedur penanganan karantina atau isolasi," katanya.

Pemerintah Indonesia menjemput 69 WNI yang bekerja sebagai anak buah kapal Diamond Princess. Mereka dijemput dengan pesawat milik Garuda Indonesia di Bandara Haneda, Jepang.

Para WNI itu terdiri dari 67 pria dan 2 wanita. Mereka didampingi 11 kru pesawat dan 12 tim medis.

ABK Diamond Princess diperkirakan mendarat di Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat pada Ahad malam (1/3). Setelah itu, mereka akan dibawa ke Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, Jakarta dengan KRI Dr Soeharso dari Pelabuhan PLTU Indramayu.

Selanjutnya, 69 WNI itu akan dikarantina untuk menjalani observasi selama 28 hari ke depan. Mereka juga telah diobservasi saat masih berada di Kapal Diamond Princess selama kurang lebih 14 hari.

WNI dari kapal Diamond Princess bakal diobservasi terpisah dengan WNI dari kapal World Dream. Diketahui, 188 WNI dari kapal World Dream telah lebih dulu menjalani karantina di Pulau Sebaru Kecil.

CNN Indonesia

 
Berita Terbaru >>
Nasrul Terima Bantuan Biaya Hidup Rumah Yatim
Jangan Perlahan untuk Menunaikan Zakat
Sekdaprov Riau Apresiasi Bazar UMKM di Kantor Penghubung Jakarta
Beri Motivasi Kafila Riau, Wagubri Kunjungi Arena MTQ Nasional di Sumbar
Gubri: Riau Hijau, Wujud Pembangunan Berwawasan Lingkungan
Gubri: Tinggal Satu Zona Merah Covid -19 di Riau, Tetap Waspada
Gubernur Riau Pertama Dapat Gelar Pahlawan Nasional, Gubri: Jadikan Motivasi
Saksikan Tari Zapin Api di Rupat Utara, Gubri: Tarian Ini Penuh Magis dan Mistik
Diserahkan Presiden Secara Virtual, Riau Terima 17.688 Sertifikat Untuk Rakyat
Gubri Lakukan Groundbreaking SPAM Pekanbaru-Kampar, Airnya Bisa Langsung Diminum
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com