Jum'at, 18 Juni 2021
Follow:
Home
WNI Diamond Princess Transit, Warga Indramayu tak Perlu Takut
Minggu, 01/03/2020 - 20:16:39 WIB
  Ilustrasi  
Klikriau.com  -- Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat mengimbau masyarakat agar tidak cemas tertular virus corona (Covid-19) dari WNI anak buah kapal Diamond  Princess yang akan transit di Pelabuhan PLTU Indramayu.

Diketahui, WNI ABK Diamond Princess akan dibawa dari Bandara Kertajati, Majalengka ke Pulau Sebaru Kecil menggunakan kapal melalui pelabuhan PLTU Indramayu.

"Masyarakat Indramayu tidak perlu takut dengan rencana transit (69 WNI yang bekerja di Kapal Diamond Princess)," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu Deden Boni Koswara di Indramayu, mengutip Antara, Ahad (1/3).

Boni menjelaskan bahwa penularan virus corona bisa terjadi jika ada kontak langsung dengan orang yang terinfeksi. Masyarakat sendiri tidak akan mengalami kontak langsung dengan WNI Diamond Princess karena ada penjagaan ketat.

"Penularan virus itu jika kontak langsung dengan jarak kurang lebih 2 meter dalam ruang terbuka. Untuk itu masyarakat tidak diperbolehkan juga melihat atau mendekati rencana transit pasien," ujarnya.

Dia menuturkan bahwa pelaksanaan rute pemindahan WNI di Kapal Diamond Princess akan dikawal langsung dari tim Kemenkes, Kementerian Kelautan dan Perikanan serta TNI yang sudah terlatih. Oleh karena itu, masyarakat Indramayu tak perlu cemas dengan penyebaran virus corona.

"Semua ini sesuai prosedur penanganan karantina atau isolasi," katanya.

Pemerintah Indonesia menjemput 69 WNI yang bekerja sebagai anak buah kapal Diamond Princess. Mereka dijemput dengan pesawat milik Garuda Indonesia di Bandara Haneda, Jepang.

Para WNI itu terdiri dari 67 pria dan 2 wanita. Mereka didampingi 11 kru pesawat dan 12 tim medis.

ABK Diamond Princess diperkirakan mendarat di Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat pada Ahad malam (1/3). Setelah itu, mereka akan dibawa ke Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, Jakarta dengan KRI Dr Soeharso dari Pelabuhan PLTU Indramayu.

Selanjutnya, 69 WNI itu akan dikarantina untuk menjalani observasi selama 28 hari ke depan. Mereka juga telah diobservasi saat masih berada di Kapal Diamond Princess selama kurang lebih 14 hari.

WNI dari kapal Diamond Princess bakal diobservasi terpisah dengan WNI dari kapal World Dream. Diketahui, 188 WNI dari kapal World Dream telah lebih dulu menjalani karantina di Pulau Sebaru Kecil.

CNN Indonesia

 
Berita Terbaru >>
Menuju KLA Utama, Wawako Pekanbaru Ikuti Verifikasi Lapangan Hybrid
FH UIR dan DPD RI Bahas Pokok-pokok Haluan Negara dan Amandemen Terbatas UUD 1945
Gubernur Sumut Bersembang ke Rumah Quran Milik UAS
Kemhan RI Siap Dukung Food Estate di Riau
Gelar Donor Darah, PMI Tenayan Raya Kulim Kumpulkan 115 Kantong Darah
125 Warga Divaksin di Bus Vaksinasi Keliling Kel Rejosari Tenayan Raya
Tiga Atlet Dan Dua Pengurus NPC Riau Ikuti Wisata Vaksin
Pemkab Bengkalis Bersama Kantor Karantina Pertanian Pekanbaru Galakkan Tanam Talas
UPZ UIR Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 41 Mahasiswa
Elektabilitas AHY dan Demokrat Naik Urutan Kedua
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com