Jum'at, 18 Juni 2021
Follow:
Home
Madu Bisa Jadi Pengganti Gula Dalam Masakan
Minggu, 25/10/2020 - 13:57:00 WIB
 
 
PEKANBARU - Gaya hidup sehat menyebabkan madu menjadi pilihan untuk penambah rasa manis pada makanan penggantin gula. Madu memang mampu memberikan manis dengan citarasa yang agak berbeda dengan gula pasir atau gula Jawa.

Saat ini penggunaan madu pun tidak sebatas pada olahan serba manis seperti kue atau roti tetapi juga olahan asin-gurih seperti steak. Berikut beberapa tips yang bisa digunakan saat menggunakan madu sebagai pemanis makanan.

1. Aturan takaran
Madu memiliki rasa super manis dan beberapa varian rasa manisnya bisa dua kali lipat gula. Karena itu tidak disarankan begitu saja mengganti gula dengan madu dalam takaran yang sama. Sebaiknya gunakan perbandingan 2:1.

Jika biasanya kita menggunakan dua bagian gula maka saat menggunakan madu pakai 1 bagian saja. Dengan begini kue atau cake tidak akan terlalu manis.

2. Tidak terlalu banyak menggunakan bahan cair
Madu memiliki sifat higroskopik. Artinya, madu mampu menarik atau menyerap molekul air dari lingkungan sekitar. Saat memasak, madu bisa menarik air dan kelembapan pada masakan. Saat mengolah sesuatu, pastikan mengurangi volume cairan yang digunakan.

3. Kurangi temperatur
Madu cocok digunakan untuk melumuri pretzel, roti panggang, atau kue-kue kering. Saat proses pemanggangan, karakter madu cukup berbeda dengan gula biasa karena bisa meleleh dengan cepat. Sebaiknya kurangi temperatur oven sekitar 3 derajat Celcius dari suhu yang biasa digunakan. Ini akan mengurangi risiko gosong.

4. Gunakan untuk daging panggang
Biasanya daging panggang biasa atau steak dikonsumsi langsung begitu saja. Kalau pun menggunakan saus, mungkin hanya sebatas pada saus sambal atau mustard. Sesekali kita bisa menjajal madu sebagai sausnya.

Rasa manis madu akan bertemu dengan gurih dan juicy dari daging sehingga memberikan sensasi baru bersantap. Melansir dari Taste of Home, coba tambahkan perasan jeruk nipis untuk menambah kesegaran.

5. Dressing salad
Konsumsi salad sayur atau buah memang menyehatkan. Namun label 'sehat' musti dicopot karena dressing yang kurang tepat. Dressing salad tertentu justru bisa menambah kalori dan bikin gagal diet.

Cukup campurkan madu, minyak zaitun dan cuka apel. Salad sayur yang hambar pun jadi segar dengan rasa asam manis.***

 
Berita Terbaru >>
Menuju KLA Utama, Wawako Pekanbaru Ikuti Verifikasi Lapangan Hybrid
FH UIR dan DPD RI Bahas Pokok-pokok Haluan Negara dan Amandemen Terbatas UUD 1945
Gubernur Sumut Bersembang ke Rumah Quran Milik UAS
Kemhan RI Siap Dukung Food Estate di Riau
Gelar Donor Darah, PMI Tenayan Raya Kulim Kumpulkan 115 Kantong Darah
125 Warga Divaksin di Bus Vaksinasi Keliling Kel Rejosari Tenayan Raya
Tiga Atlet Dan Dua Pengurus NPC Riau Ikuti Wisata Vaksin
Pemkab Bengkalis Bersama Kantor Karantina Pertanian Pekanbaru Galakkan Tanam Talas
UPZ UIR Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 41 Mahasiswa
Elektabilitas AHY dan Demokrat Naik Urutan Kedua
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com