Senin, 08 08 2022
Follow:
Home
Tak Kirim Kafilah di MTQ XL Rohil, Irwan Nasir Sayangkan Kebijakan Bupati Meranti
Kamis, 09/06/2022 - 10:57:16 WIB
 
 
TERKAIT:
   
 

PEKANBARU,KLIKRIAU.COM - Sesuai jadwal, helat Musabaqoh Tilawatil Al Quran (MTQ) ke XL tingkat Provinsi Riau, di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), akan digelar 24 Juli 2022. Seluruh Kabupaten/kota sudah mempersiapkan kafilahnya untuk ikut memeriahkan helat tahunan yang sempat tertunda selama dua tahun akibat pandemi covid-19.

Meski perhelatan Akbar tersebut sudah dekat, namun Kabupaten Kepulauan Meranti telah memutuskan untuk tidak ikut mengirimkan kafilahnya diajang bergengsi tersebut. 

Kebijakan Bupati Kepulauan Meranti, M Adil yang dinilai tidak populis ini menuai kecaman dari mantan Bupati Kepulauan Meranti, H Irwan Nasir.

"Saya sangat menyayangkan kebijakan bupati meranti M Adil yang tidak mengirimkan qori dan qoriah Meranti untuk mengikuti MTQ tingkat Propinsi Riau di Rokan Hilir. Padahal semasa saya dulu pembinaan qori/ah sudah sangat maksimal. Bahkan kita kirim mereka untuk belajar di Qur'an Centre Kota Batam," ucapnya kepada wartawan, Kamis (9/6/2022).

Tidak sampai disitu saja, lanjut Irwan, setelah selesai dididik di qur'an centre, bagi mereka yang prestasinya menonjol dikirim ke Pondok Qori Nasional Nanang Qosim di Kota Bogor. 

Upaya maksimal inilah yang kemudian membuat Kabupaten Kepulauan Meranti mampu menjadi juara II MTQ tingkat Provinsi beberapa tahun lalu. 

"Sayang kan kalau prestasi yang pernah diraih tidak dipertahankan. Makanya saya mendesak Pemkab Meranti untuk mengirimkan kafilahnya di MTQ Rohil mendatang. Jika Pemkab tak punya dana,  LPTQ Meranti harus segera mengambilalih," tukasnya.

Mantan bupati Meranti dua periode ini juga menegaskan, jika alasannya tidak ada anggaran, maka dia bersama komponen masyarakat Meranti yang ada di Riau dan Kepulauan Riau siap menggalang dana untuk membiayai kafilah Meranti agar bisa berpartisipasi pada momen MTQ tahun ini.

"Saya bersama komponen masyarakat Meranti siap mencarikan dana. Yang penting kafilah Meranti bisa ikut berpartisipasi di ajang MTQ XL di Rohil," pungkasnya.

Meranti Absen
Ketua LPTQ Riau H. Ahmad Syah Harofie yang dikonfirmasi melalui telepon selulernya mengatakan, saat ini sudah hampir semua peserta dari kabupaten/kota yang mendaftar terkecuali Kabupaten Kepulauan Meranti.

"Per tanggal 6 Juni 2022 sudah sebanyak 11 kabupaten dan kota yang mendaftar dengan jumlah peserta sebanyak 473. Sementara hingga saat ini Kabupaten Kepulauan Meranti belum mendaftarkan pesertanya sama sekali. Untuk pendaftaran kita tutup pada 9 Juni," kata Ahmad Syah Harofie, dilansir dari halloriau.com, Selasa (7/6/2022).

Sementara, Kepala Bagian Kesra Setdakab Kepulauan Meranti, Syafrizal saat ditanyakan mengenai hal ini mengatakan jika anggaran untuk keberangkatan kafilah MTQ tingkat Provinsi Riau itu tidak ada.

"Anggaran untuk berangkat ke MTQ tingkat Provinsi Riau itu memang tidak ada, buktinya DPA nya tidak ada di kita. Untuk informasi lebih lengkap boleh ditanyakan ke Kabag Kesra yang lama," kata Syafrizal.

Sementara itu mantan Kepala Bagian Kesra, Hasan saat ditanyakan mengenai hal itu membenarkan jika anggaran untuk MTQ tingkat Provinsi Riau itu tidak dianggarkan sama sekali.

"Anggarannya bukan dicoret, namun memang itu tidak dianggarkan. Begitu instruksi Bupati," ucapnya singkat.

Ketika ditanyakan berapa anggaran yang biasa dianggarkan untuk keberangkatan tersebut, Hasan menyebutkan angkanya tidak kurang dari Rp 1 miliar.

Ketua LPTQ Kabupaten Kepulauan Meranti, Agus Syafri saat dikonfirmasi juga menyatakan jika kabupaten termuda di Riau itu tidak mengirim utusan dalam ajang seni baca Al Qur'an tingkat Provinsi Riau. Alasan yang disampaikan tidak adanya anggaran yang disediakan.

"Berdasarkan hasil rapat kemarin, kita sudah memutuskan untuk tidak ikut pada ajang MTQ tingkat Provinsi Riau. Hal itu dikarenakan tidak adanya DPA untuk itu di Bagian Kesra. Kita di LPTQ ini sifatnya hanya pembinaan, jika terkait urusan mengirim utusan qori dan qoriah itu urusannya pemerintah daerah," ungkapnya.

Sebelumnya, Bupati Kepulauan Meranti, H Muhammad Adil menyatakan memang tidak akan mengirim utusan pada MTQ tingkat Provinsi Riau.

Bupati menginginkan ketika Kepulauan Meranti mengirimkan kafilah harus menjadi juara pertama. Namun, jika dipandang belum maksimal, maka kafilah Meranti akan absen tahun ini.

"Kalau tak juara satu tak usah dikirim. Sudah mantap, baru kita berangkat," ketusnya. 

Disebutkan sebelum mengikuti MTQ tingkat provinsi, qori dan qoriah Kepulauan Meranti harus terlebih dahulu siap secara maksimal. Dia tidak mau Kepulauan Meranti memboroskan anggaran daerah yang terbatas.

Untuk mewujudkan target tersebut, dia meminta Lembaga Pendidikan Tilawatil Quran (LPTQ) Kepulauan Meranti untuk memanggil qori-qoriah terbaik di Indonesia. Tujuannya untuk meningkatkan keahlian anak-anak Meranti dalam membaca alquran. 

"Kita tidak mengirim utusan ke MTQ Provinsi Riau. Nanti para juara MTQ tingkat kecamatan akan dilatih lagi oleh qori terbaik. Sudah hebat baru kita kirim keluar," katanya.(sier)

 
Berita Terbaru >>
Nawazir Kadir: PT BSP Ibarat Beli Kijang Seharga Alphard
PT SS dan PT SPS Teken MoU dengan Koperasi Kemenkopolhukam
SMPN 10 Pekanbaru Sembelih 2 Ekor Sapi dan 1 Ekor Kambing
Pembelajaran Penting dari Kapolres Sampang Soal Kompetensi Wartawan
Diduga Palsukan Surat Tanah, Mantan Camat Tenayan Raya Dipolisikan
Tak Kirim Kafilah di MTQ XL Rohil, Irwan Nasir Sayangkan Kebijakan Bupati Meranti
Konferprov PWI Riau, JMSI Riau Dukung DR H Syafriadi SH MH
Denny : Mafia Hukum dan Oligarki Korup Kalimantan Selatan
Beredar Polling 2 Pengusaha, Mardani Maming jadi Sosok Pilihan Warga
Rudal Yanto Hadir Ramaikan Gerai Kuliner Kota Pekanbaru
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com