Kamis, 06 Oktober 2022
Follow:
Home
Perkara Dugaan Pemalsuan Terlapor L
Hampir Setahun Dilaporkan, Polres Siak Masih Proses Melengkapi Berkas
Jumat, 19/Agustus/2022 - 05:34:32 WIB
 
 
TERKAIT:
   
 

PEKANBARU (Rakyat Riau) - Pasca gelar perkara yang dilakukan Polda Riau pada 12 Juli 2022 lalu, terkait dugaan pemalsuan surat yang dilakukan L (warga Pinggir, Bengkalis), Polres Siak saat ini sedang melengkapi berkas. Hal ini disampaikan Kanit Reskrim Polres Siak, IPDA Cristian Hadinata saat dihubungi media ini, Kamis (18/8).

Cristian yang dihubungi via whatsaap mengatakan, hingga kini belum ada kepastian hukum terhadap terlapor. "Belum ada. Kami sedang melengkapi berkas perkaranya," tulis Cristian.

Belum jelasnya status terlapor L inilah yang kini dipertanyakan kuasa hukum pelapor Supianto selaku (anak Almarhum Jumirin), yang mana dari hasil gelar Perkara tersebut kami belum mengetahui seperti apa hasil dan perkembangan dari gelar perkara tersebut pungkas Deky Wiranata Adha SH dan Robi Mardiko SH. 

"Kasus ini sudah sejak 2021 lalu, kok lamban penanganannya. Bayangkan saja hingga kini belum ada kepastian hukum terhadap terlapor," ucap Deky, yang dikonfirmasi Kamis (18/8).

Disebutkan kalau Polres Siak saat ini sedang melengkapi berkas, Deky sedikit gusar. "Kalau dari kami sepertinya semua berkas sudah lengkap. Berkas yang mana lagi?" tukasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Supianto sebagai pelapor mengadukan permasalahannya ke Polres Siak setelah Jumirin (ayah kandungnya) meninggal dunia pada Juni 2021. Dan diketahui, L (wanita yang pernah hidup bersama dengan almarhum), dan sudah pisah sejak 2020, tiba-tiba muncul menggungat harta peninggalan Jumirin.
 
Berbekal duplikat buku nikah, L mengajukan gugatan ke pengadilan agama. 
Pada sidang tingkat pertama di Pengadilan Agama Bengkalis, hakim memutuskan tidak dapat diterima (NO). Begitu juga ketika L mengajukan banding, hakim juga memutuskan NO. 

Terkait dengan penetapan tersangka terhadap K selaku Kepala KUA Sei Apit pada saat diterbitkannya buku nikah tersebut pihaknya juga belum mendapatkan kepastian hukum. Sampai dimana perkembangan perkara tersebut.

"Yang kami ketahui tersangka K ini sekarang masih menjabat sebagai Kepala KUA Sungai Apit. Disinilah kami selaku kuasa hukum bertanya-tanya ada apa dengan status tersangka K tersebut. Seseorang yang sudah ditetapkan tersangka kok masih menjabat sebagi kepala KUA. Kalau lah terbukti K tersebut seorang tersangka,  kita minta kepada penyidik untuk melakukan penahanan demi keadilan dan tegaknya hukum," ucap Robi Mardiko SH sembari berharap perkara yang masih berproses itu cepat selesai agar tidak mengalami kerugian yang lebih besar lagi terhadap klien mereka.

Sementara, salah seorang pejabat di Kanwil Kemenag Provinsi Riau, Dra Hj Idah Heridah yang dihubungi via selulernya enggan berkomentar. 

"Kalau bapak mau nanya perihal beliau coba tanya dulu di Kantor Kamenagnya. Atau bapak mau nanya ke kami silahkan berkirim surat supaya jelas permasalahannya dn jawabannya," tulis Idah yang dihubungi via WhatsApp, Kamis sore (18/8).(sier)

 
Berita Terbaru >>
November 2022, Seleksi PPPK Pemko Pekanbaru Dibuka
Buntut Tragedi Kanuruhan, 10 Anggota Polri Dicopot
Audiensi Bersama Bawaslu Sulut, PJS Komitmen Saling Dukung dalam Pengawasan Pemilu
PIN ATM Nasabah Tak Berfungsi, Bank Sulutgo Pohuwato Bermasalah
Anies Baswedan Terima Pinangan Partai Nasdem Jadi Capres 2024
Usai Munas November 2022 Mendatang, PJS Targetkan jadi Konstituen Dewan Pers
Obstruction of Press Freedom
Gubri Kukuhkan Dandrem 031 WB dan Istri Jadi Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting
Jokowi : Tahun Depan akan Gelap, Ada Badai Besar!
Terpapar Gula Terlalu Dini, Resiko Penyakit Tinggi Pada Anak
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2022 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com