Minggu, 03 Maret 2024
Follow:
Home
Kabaharkam Polri Lepas 111 Personel Amankan TPS Luar Negeri
Senin, 29/Januari/2024 - 17:55:30 WIB
  Kabaharkam Polri Komjen Mohammad Fadil Imran
 
TERKAIT:
   
 
KLIKRIAU (JAKARTA)- Sebanyak 111 personel kepolisian diberangkatkan ke luar negeri untuk mengamankan Tempat Pemungutan Suara Luar Negeri (TPSLN), Senin (29/1/2024).

Kabaharkam Polri Komjen Mohammad Fadil Imran berpesan agar para anggota untuk menjalankan tugas dengan baik.

Fadil yang saat ini menjabat sebagai Kepala Operasi Mantap Brata 2024 mengatakan, bahwa sesuai yang diamanatkan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bahwa ratusan personel yang berangkat harus menjalankan tugas dengan baik. Tidak hanya mengamankan TPSLN, namun juga berkoordinasi dengan petugas TPSLN dan KBRI.

"Tadi sudah disampaikan pesan bapak Kapolri untuk betul-betul menjunjung tinggi tugas dengan baik, mengawal pengamanan dengan baik, ditambah dengan koordinasi karena tugas personel ini di TPSLN bukan hanya mengamankan proses pemungutan suara tapi juga melakukan koordinasi awal petugas TPSLN dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia," kata Fadil usai kegiatan Pre Departure Briefing (PDB) dan Apel Pemberangkatan Satgas PAM TPSLN Operasi Mantap Brata 2024 di Pusat Misi Internasional Polri Serpong, Banten.

Fadil mengatakan, 111 personel akan diberangkatkan ke Malaysia, Singapura, Taiwan, Hongkong, Australia, Belanda dan Arab Saudi.

Dikatakannya, lokasi TPSLN tidak hanya berada di KBRI dan Konsulat Jenderal, namun juga ada yang dilaksanakan di luar kedutaan.

Nah, untuk itu kata dia, pentingnya koordinasi dengan Kedubes dan pihak berwenang negara setempat.

Dengan segala keterbatasan yang ada di lokasi pemungutan suara di luar negeri, diharapkan proses Pemilu 2024 bisa berjalan baik. Ia mengungkapkan bahwa ada 2.3 juta WNI yang akan mencoblos di luar negeri.

Fadil menuturkan, seluruh personel sudah disiapkan dengan baik bilamana ada hal-hal kontijensi.

Pasalnya, dari Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri bersama KPU, Bawaslu dan Kementerian Luar Negeri telah memberikan bimbingan teknis.

"Sedikit gambaran mengenai penempatan personel pada masing-masing TPSLN tentu akan disesuaikan dengan karakteristik wilayah, jumlah pemilih, jarak dari kedutaan dan sebagainya,"ujarnya.

Polri kata Fadil, juga mempedomani segala aturan baik dari KPU dan regulasi negara-negara tetangga.

Misalnya, dalam proses pengamanan pemungutan suara, anggota tidak memakai seragam dinas, hanya menggunakan seragam sipil biasa dan dibekali rompi.

Dirinya berharap tidak ada kendala yang seperti dihadapi pada Pemilu 2019 lalu.

Dimana kekurangan surat suara dan antrean panjang masyarakat yang ingin mencoblos.

 "Tapi semua itu sudah diantsipasi oleh tim bersinergi dengan KPU, bersinergi dengan kementerian luar negeri agar persoalan seperti itu bisa diatasi,"tandas Fadil.(dako)

 
Berita Terbaru >>
Dirjen HAM Kemenkumhan Sambut Baik Revitalisasi KUA sebagai Sentra Pelayanan Keagamaan
LBH Boxer Group Beri Bantuan Hukum bagi Narapidana
UMRI Resmi Launching Sekolah Pascasarjana Prodi Magister Manajemen dan Kewirausahaan
Piala Kemenpora RI, Kejuaraan Taekwondo Andalan Indonesia Diikuti 2.220 Peserta
Kapolri Tekankan Persatuan-Kesatuan Modal Utama Wujudkan Indonesia Emas 2045 di Rapim Polri
Kasus Penganiayaan Wartawan, Kapolres Labuhanbatu Akhirnya Minta Maaf
Lagi! Kades di Kabupaten Parimo Ditetapkan Tersangka Tindak Pidana Pemilu 2024
Harga Cabai dan Ayam Potong di Pekanbaru Diharapkan Turun di Awal Ramadan
Firli Bahuri Kembali Mangkir dari Panggilan Penyidik
Kapolres Banggai Resmikan Rumah Imam dan Marbot Masjid Ar-Rahman
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2022 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com