Minggu, 01 08 2021
Follow:
Home
BUMD Jawa Barat MoU Bisnis dengan Blok Rokan Riau
Kamis, 29/10/2020 - 07:40:57 WIB
 
 
BANDUNG - Badan usaha milik daerah (BUMD)  PT Migas Hulu Jabar (MUJ) mengukuhkan bisnis jasa penunjang minyak dan gas di Wilayah Kerja (WK) Blok Rokan, Riau. Langkah ini akan mendukung nasionalisasi Blok Rokan dari kepemilikan Chevron Pacific Indonesia (CPI) ke PT Pertamina pada Agustus 2021.

Melalui anak perusahaan MUJ, PT Energi Negeri Mandiri (ENM), dilakukan penandatanganan perjanjian kerjasama (MoU) pengadaan empat unit mobile rig 550 HP bersama PT Petrodrill Manufaktur Indonesia (Petrodrill) di Bandung, antara Direktur ENM Ruli Adi Prasetia dan Direktur Petrodrill, Kas ur,disaksikan Direktur Utama MUJ Begin Troys, serta Direktur Keuangan dan Umum Punjul Prabowo.

Menurut Direktur ENM Ruli Adi Prasetia, penandatanganan perjanjian tersebut merupakan komitmen ENM untuk melaksanakan pekerjaan jasa penunjang energi yang selaras dengan bidang usaha MUJ selaku perusahaan induk.

"Dengan kerja sama inis emoga ENM bisa saling bersinergi dan menjadi opportunity (peluang) di lapangan migas lainnya, sekaligus sebagai upaya mengoptimalkan fungsi ENM dalam bidang jasa penunjang energi di wilayah kerja Blok Rokan dan mendorong kompetensi perusahaan ke level yang lebih tinggi," kata Ruli.

Kehadiran rig tersebut tersebut untuk mendukung pengeboran Blok Rokan yang ditargetkan dapat melakukan lifting atau eksploitasi migas ke atas permukaan tanah sebesar 170.700 barel per hari.

Menurut Ruli, kerja sama dengan Petrodrill sebagai perusahaan yang sudah berpengalaman di bidang manufaktur menjadi jawaban ENM sekaligus kontribusi dalam mendukung pemenuhan kebutuhan energi secara nasional.

Direktur Petrodrill, Kastur menyebut petrodrill telah mempunyai lisensi API Spec 4F, API Spec 7K, API Spec 8C dan API Q1, Perusahan yang bisa membangun dan atau memfabrikasi drilling dan workover RIG di Indonesia yang memiliki empat lisensi.

Sementara pengadaan mobile rig 550 HP dengan nilai investasi sekitar Rp 100 miliar yang difabrikasi sudah sesuai pesanan dr PT Pertamina Drilling Services (PDSI) untuk pemenuhan kebutuhan eksploitasi migas yang ditargetkan bisa menghasilkan 170.700 barel per hari.

"Minimum Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang dipersyaratkan adalah sebesar 25 persen dan dikerjakan 100 persen tenaga kerja yang adalah putra/putri Indonesia," kata Kastur.

Sementara itu, Direktur Utama MUJ Begin Troys mengatakan, kerjasama strategis ini semakin mengukuhkan, MUJ sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dapat mengembangkan bisnis usaha di luar pengelolaan PI 10 persen di wilayah kerja ONWJ.

MUJ merupakan perseroan daerah (Perseroda) yang seluruh sahamnya 100 persen dimiliki Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.***

 
Berita Terbaru >>
Rizki DA, Kembali Nikahi Nadya Mustika Rahayu
Himbauan MUI Pekanbaru Dukung PPKM Level IV
Kasus Covid Masih Tinggi, Ruang ICU di RS Rujukan Penuh
Akidi Tio, Ai Lap Yu Pul
Gempa M 6,7 Guncang Luzon Filipina
Tingkatkan Imunitas Tubuh, Selodang Perkenalkan Senam Bijuangsa
Gubri Syamsuar Minta Semua Anak Sabar dan Belajar di Rumah Dulu
Bulog Riau Salurkan 3.156.230 Kg Beras untuk 315.623 KPM di 12 Kabupaten Kota
Ayla: Alhamdulillah, Saya Sudah Divaksin!
Sejumlah RS di Riau Minta Pusat Bayarkan Klaim Penanganan Covid-19
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com