Jum'at, 21 Januari 2022
Follow:
Home
Riau Segera Bentuk Satgas Penanggulangan Anak Putus Sekolah
Kamis, 06/01/2022 - 18:47:30 WIB
  Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau Kamsol
 
KLIKRIAU.COM (PEKANBARU) -  Pemprov Riau akan membentuk Satgas penanggulangan aak putus sekolah dalam waktu tidak berapa lama ini. Hal ini dianggap mendesak, sebab angka rata-rata lama sekolah berkorelasi dengan meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau Kamsol mengatakan, Satgas ini akan bekerja menanggulangi masalah anak putus sekolah yang menjadi hak dasar setiap anak untuk mendapat pendidikan.

"2022 ini kami akan bentuk Satgas penanggulangan anak putus sekolah. Satgas ini lah nantinya yang akan menyelesaikan empat pokok masalah dasar di sektor pendidikan di Riau," kata Kamsol Rabu (5/1/2022).

Dia mengatakan, ada emapat hal penting yang menjadi faktor penghambat terwujudnya hak anak untuk mendapatkan wajib belajar. Adapun keempat persoalan besar tersebut; persoalan geografis,sosial, ekonomi dan kesenjangan infrastruktur sekolah.

Kata Kamsol, keempat faktor tersebut bisa dilihat sangat jelas di sekolah-sekolah yang terdapat di berbagai daerah di Provinsi Riau.

"Makanya memang di Kabupaten Kepulauan Meranti dan Inhil itu rendah (partisipasi wajib belajar). Itu tidak lain hanya karena persoalan geografis wilayah yang mempengaruhi infrastruktur sekolah," jelasnya.

Satgas penanggulangan anak putus sekolah ini, kata Kamsol, nantinya akan dibentuk secara menyeluruh dan tersebar di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Riau. Kehadiran satgas ini dianggap mendesak mengingat ada banyak persoalan pendidikan di Riau yag harus dituntaskan segera.

Menurutnya, angka rata-rata lama sekolah di Riau perlu didongkrak mengingat hal ini berkolerasi terhadap meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Riau ke depan.

"Empat persoalan dasar itu tadu harus segera diselesaikan, kalau kita ingin angka rata-rata lama sekolah naik cepat. Karena makin naik angka rata-rata lama sekolah, makin naik IPM kita (Riau). Karena IPM itukan dua indikator yang didukung oleh sektor pendidikan," jelas Kamsol.(MCRiau)

 
Berita Terbaru >>
Herry Wirawan Terdakwa Pemerkosa 13 Santri Minta Keringanan Hukuman
Pascasarjana UIR Sosialisasikan Program S2 dan S3 ke Anggota DPRD Pelalawan
Perda BUMD Disahkan, PT TMP Kelola Seluruh Armada Trans Metro Pekanbaru
Pasir Laut Dikeruk PT LMU, Nelayan Pulau Rupat Ngadu ke Gubri
Menakar Peluang Firli Bahuri di Pilpres 2024
Jadi Konstituen Dewan Pers, Pengurus JMSI Riau Gelar Syukuran
Priamanaya Grup Gelar Turnamen Volleyball Se Kabupaten Lahat
Excellent! Zulmansyah Layak Dua Kali
Ikut Seleksi JPTP, 14 Pejabat Antar Lamaran ke UPT Asesmen
Kado Bagi JMSI Awal Tahun 2022
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com